Senin, 23 Oktober 2017 | 22.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Program Rp1 Miliar Tiap RW Dipertanyakan, Ini Jawaban Agus Yudhoyono

Program Rp1 Miliar Tiap RW Dipertanyakan, Ini Jawaban Agus Yudhoyono

Reporter : Yudi | Jumat, 13 Januari 2017 - 23:23 WIB

IMG-19907

Agus Harimurti Yudhono dalam debat cagub dan cawagub (KiniNews/Yudi)

Jakarta, kini.co.id – Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono akan memberikan bantuan kepada masyarakat jika terpilih menjadi pemimpin ibu kota.

Bantuan itu antara lain modal usaha Rp 50 juta dalam setahun setiap usaha kecil, bantuan langsung sementara Rp 5 juta untuk setiap satu keluarga miskin, serta bantuan pemberdayaan masyarakat Rp 1 miliar untuk tiap RW. Program kerja ini disampaikan Agus dalam debat cagub DKI yang digelar KPU DKI Jakarta, Jumat (13/1/2017) di Hotel Bidakara.

Agus menegaskan bantuan itu diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan dipastikan tidak melanggar konstitusi. Dalam kesempatan itu, Ahok mengungkapkan tidak setuju dengan pola bantuan langsung yang digagas Agus.

Ahok menilai bantuan langsung tersebut tidak mendidik. Djarot Syaiful Hidayat, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor 2, mempertanyakan pola penyaluran bantuan pemberdayaan masyarakat sebesar Rp 1 miliar untuk tiap RW.

Program Agus juga dipertanyakan cawagub Djarot, bagaiamana bagaimana mengelola dana Rp 10 miliar per RW.

“Bagaimana cara mengelola dana Rp 1 miliar per RW supaya mereka bisa mempertanggungjawabkan dan tidak masuk penjara,” kata Djarot.

Agus pun pertanyaan petahana tersebut bahwa bantuan itu tidak akan membebani APBD DKI Jakarta. Pasalnya APBD DKI 2017 mencapai Rp 70,19 triliun.

“Saya pikir tidak bijak jika pemimpin mau membantu rakyat miskin, tapi ada yang tidak setuju,” tegas Agus bersemangat.

Menurut Agus keluarga kurang mampu akan medapatkan BLS sebesar Rp 5 juta tiap tahun. Agus menghitung total pemberian BLS tiap tahunnya mencapai Rp 600 miliar.

Agus pun membantah program tersebut disebut sebagai bagi-bagi uang, namun hal itu lebih pada masalah kemanusiaan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...