Rabu, 24 Januari 2018 | 06.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Program Rp1 Miliar Tiap RW Dipertanyakan, Ini Jawaban Agus Yudhoyono

Program Rp1 Miliar Tiap RW Dipertanyakan, Ini Jawaban Agus Yudhoyono

Reporter : Yudi | Jumat, 13 Januari 2017 - 23:23 WIB

IMG-19907

Agus Harimurti Yudhono dalam debat cagub dan cawagub (KiniNews/Yudi)

Jakarta, kini.co.id – Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono akan memberikan bantuan kepada masyarakat jika terpilih menjadi pemimpin ibu kota.

Bantuan itu antara lain modal usaha Rp 50 juta dalam setahun setiap usaha kecil, bantuan langsung sementara Rp 5 juta untuk setiap satu keluarga miskin, serta bantuan pemberdayaan masyarakat Rp 1 miliar untuk tiap RW. Program kerja ini disampaikan Agus dalam debat cagub DKI yang digelar KPU DKI Jakarta, Jumat (13/1/2017) di Hotel Bidakara.

Agus menegaskan bantuan itu diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan dipastikan tidak melanggar konstitusi. Dalam kesempatan itu, Ahok mengungkapkan tidak setuju dengan pola bantuan langsung yang digagas Agus.

Ahok menilai bantuan langsung tersebut tidak mendidik. Djarot Syaiful Hidayat, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor 2, mempertanyakan pola penyaluran bantuan pemberdayaan masyarakat sebesar Rp 1 miliar untuk tiap RW.

Program Agus juga dipertanyakan cawagub Djarot, bagaiamana bagaimana mengelola dana Rp 10 miliar per RW.

“Bagaimana cara mengelola dana Rp 1 miliar per RW supaya mereka bisa mempertanggungjawabkan dan tidak masuk penjara,” kata Djarot.

Agus pun pertanyaan petahana tersebut bahwa bantuan itu tidak akan membebani APBD DKI Jakarta. Pasalnya APBD DKI 2017 mencapai Rp 70,19 triliun.

“Saya pikir tidak bijak jika pemimpin mau membantu rakyat miskin, tapi ada yang tidak setuju,” tegas Agus bersemangat.

Menurut Agus keluarga kurang mampu akan medapatkan BLS sebesar Rp 5 juta tiap tahun. Agus menghitung total pemberian BLS tiap tahunnya mencapai Rp 600 miliar.

Agus pun membantah program tersebut disebut sebagai bagi-bagi uang, namun hal itu lebih pada masalah kemanusiaan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...