Senin, 20 November 2017 | 12.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Integrasi INSW, Tol Laut Sebagai Solusi Radikal

Integrasi INSW, Tol Laut Sebagai Solusi Radikal

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 12 April 2017 - 18:07 WIB

IMG-21960

Integrasi INSW, Tol Laut Sebagai Solusi Radikal Dwelling Time (KiniNews/Riana)

Jakarta, kini.co.id – PT Pelabuhan Indonesia II (IPC), melalui Indonesia National Single Window (ISNW) dalam menjalankan fungsi ISRM (Indonesia Single Risk Management) yang berintegrasi profil risiko masyarakat usaha agar seragam antara satu instansi dengan yang lainnya diharapkan mampu menekan dwelling time atau waktu tunggu hingga 2 hari.

Namun demikian dalam penerapannya terdapat tantangan yang dihadapai IPC, guna mewujudkan percepatan layanan bongkar muatnya di Pelabuhan.

Senior Vice President Operations IPC, David Pondapatan Sirait menyebutkan, persoalan yang dihadapi IPC guna memaksimalkan integritas INSW adalah yakni terkait masalah logistik nasional.

“Ketidakmampuan mengurus sistem logistik nasional dapat mempengaruhi daya saing bangsa,” tegas David dalam sebuah seminar nasional yang digelar Kaukus Muda Indonesia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (12/4).

Dijelaskan David, integrasi INSW sebagai langkah penting yang harus digenjot. Dengan tujuan memotong banyak waktu pre-clearance yang selama ini terjadi.

Persoalan berikutnya, yang menjadi tantangan adalah End to end proses petikemas yang dimulai dari kapal bersandar sampai petikemas meninggalkan pelabuhan.

“Kegiatan ini mencakup tiga kegiatan, yakni proses bongkar, penumpukan, dan delivery,” tegasnya.

Persoalan yang terjadi di pelabuhan, kegiatan pertama bongkar muat yang membutuhkan maksimal 25 menit. Ditambah penumpukan yang memakan waktu 1-3 hari lebih hingga proses pengiriman memakan waktu 75 menit dianggap tidak efektif dengan tujuan dwelling time.

“Sebagai solusi dari itu adalah tol laut, yang sudah menjadi program strategis pemerintah dengan melibatkan berbagai BUMN maritim,” tandas David.

Masih dijelaskan David, dari berbagai sumber literatur umum dan hasil analisis konsultan eksternal berstandar Internasional, tol laut menjadi solusi dalam mengintegrasi ISNW itu dilihat dari dua hal, pertama pertumbuhan ekonomi yang berpusat di Jawa. Dan arus perdagangan yang sangat sedikit ke wilayah Timur.

Seperti diketahui bahwa perekonomian Indonesia yag didominasi kelompok provinsi Jawa dan Sumatera bisa menjadi gap secara tidak langsung antara Inonesia bagian Barat dan Timur.

Kemudian, tambahnya arus perdagangan sangat sedikit ke wilayah Timur karena hanya wilayah Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

“Maka dibutuhkan solusi radikal, yakni tol laut. Yang merupakan alur perdagangan degan menghubungkan wilayah Barat dan Timur Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan strategis, seperti Belawan, Tanjung Priok, Surabaya, Makassar, Sorong yang melalui koridor pendukung,” tukasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata
Politik - Senin, 20 November 2017 - 12:25 WIB

Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam membebaskan sandera di Papua.Namun, Bobby juga berharap agar para ...
Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur
Politik - Senin, 20 November 2017 - 11:38 WIB

Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengikuti proses hukum atas kasus dugaan ...
Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:13 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi ...
KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:05 WIB

KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Setya Novanto yakni Deisti Astriani Tagor, Senin, (20/11/2017).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi ...
KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 09:37 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari beberapa perkara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta ...
Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman
Pendidikan - Senin, 20 November 2017 - 09:30 WIB

Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman

Setelah serangkaian agenda di Jakarta, Minggu malam (19/11) Ketua MPR Zulkilfli Hasan langsung terbang ke Lampung untuk menghadiri acara ngobrol ...