Selasa, 26 September 2017 | 18.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Bakal Diserang Soal Reklamasi Dalam Debat, Ini Tanggapan Ketua Timses Ahok

Bakal Diserang Soal Reklamasi Dalam Debat, Ini Tanggapan Ketua Timses Ahok

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 April 2017 - 20:19 WIB

IMG-21963

Ahok-Djarot. (Ant)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua tim sukses paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Prastyo Edi Marsudi mengaku yakin program reklamasi akan menjadi bahan yang akan ditanyakan dalam debat putaran kedua termasuk juga diserang oleh paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Namun demikian, Prasetyo mengaku tidak terlalu mempermasalahkan hal itu karena menurutnya izin prinsip reklamasi sudah ada sejak zaman Presiden Soeharto dan merupakan program pemerintah pusat.

Pemprov DKI, kata Prasetyo hanya menjalankan izin tata ruang, karena sudah ada sejak era Soeharto dan juga SBY.

“Nggak ada masalah, ini kan bukan kerjaan DKI Jakarta. Ini ada pada perpres. Sejak zamannya Pak Harto, SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) , itu kan tanda tangan. Kita cuma mengatur masalah tata ruangnya, tidak izin reklamasi,” ungkap Prasetyo di hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).

Menurutnya, paslon Anies-Sandi mencurigai reklamasi akan dikuasai para pengembang. Namun ia menjamin hal itu tidak akan terjadi karena adanya izin tata ruang dari pemerintah.

“Apa yang dicurigai oleh paslon lain (reklamasi) akan dikuasai oleh para pengembang-pengembang akan terjadi, tapi kalau gak ada tata ruang gimana pemerintahan, gimana rumah nelayan, dimana nelayan bisa mencati nafkah, kan ada, itu aja kok,” jelasnya.

Selain reklamasi, Pras juga yakin pertanyaan lain seputar transportasi dan nelayan juga akan ditanya.

“Kan pertanyaan-pertanyaannya sekitar masalah reklamasi, transportasi, nelayan, nah mereka akan menjawab,” kata Pras.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...