Selasa, 26 September 2017 | 01.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 April 2017 - 20:47 WIB

IMG-21964

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Segmen pertama debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua diawali soal hubungan antara legislatif dan eksekutif di Pemprov DKI Jakarta.

Kedua paslon, diberikan pertanyaan oleh panelis bagaimana menyiasati alotnya hubungan antara Pemprov DKI DKI Jakarta dengan DPRD DKI khususnya dalam pembahasan APBD.

Setelah diberi pertanyaan, paslon Ahok-Djarot diberi kesempatan pertama untuk menjawab.

Kemudian, paslon Anies-Sandi diberi kesempatan untuk menanggapi dan setelah itu paslon nomor dua kembali diberi kesempatan untuk menanggapi.

Suasana panas belum terjadi dalam segmen ini.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diberi kesempatan untuk menjawab sebenarnya permasalahan yang disampaikan oleh panelis bukanlah perkara yang sulit. Sebab, selama menjadi Gubernur DKI, ia sudah beberapa kali menghadapi penolakan dari DPRD terkait APBD.

“Sebetulnya tidak terlalu susah karena saya sudah mengalami sendiri tahun 2015. Yang paling penting, bagaimana membuat transparansi. Semua masyarakat bisa melihat, semua data bisa dilihat di Jakarta Smart City,” kata Ahok saat memberikan jawaban di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).

Ahok juga menyoroti bahwa sebenarnya tidak semua anggota DPRD berniat untuk mengakali Pemprov DKI.

“Persoalan DPRD jangan suudzon karena banyak anggota DPRD yang baik. Hanya oknum tertentu saja,” sindirnya.

Ahok kembali menjelaskan permasalahan soal alotnya negosiasi soal APBD sudah terselesaikan pada tahun 2015. Solusinya, Gubernur DKI diberi kewenangan untuk membuat Pergub agar anggaran bisa tetap berjalan dan program tetap terealisasi.

“Akhirnya tahun 2016 kita dengan DPRD sama-sama sepakat membuat Perda APBD,” tutup Ahok.

Menanggapi jawaban apa yang disampaikan Ahok, Anies Baswedan yang diberi kesempatan menanggapi tidak memberikan serangan bagi Ahok. Ia justru berbagi tips soal bagaimana menyusun APBD.

“Prinsip utama dalam menyusun APBD yaitu melihat RPJMD. Lihat aspirasi warga yang terkait. Ketiga dalam penyusunan harus ada transparansi, komunikasi, saling menghormati dalam menegosiasikan konten RAPBD,” sebut Anies.

Anies kemudian menyebut bahwa alotnya pihak DPRD soal APBD disebabkan karena pemimpin yang kurang bisa merangkul. Ia berjanji, ketika terpilih menjadi Gubernur DKI, akan merangkul DPRD dengan hormat agar urusan lobi APBD tidak terhambat.

“Masalah yang muncul adalah bagaimana pemimpin bisa merangkul. Kami akan mendekati dengan hormat, bicara baik-baik, tidak mengorbankan prinsip. Laporkan pada publik,” tegas Anies.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) ...
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...