Minggu, 28 Mei 2017 | 06.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 April 2017 - 20:47 WIB

IMG-21964

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Segmen pertama debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua diawali soal hubungan antara legislatif dan eksekutif di Pemprov DKI Jakarta.

Kedua paslon, diberikan pertanyaan oleh panelis bagaimana menyiasati alotnya hubungan antara Pemprov DKI DKI Jakarta dengan DPRD DKI khususnya dalam pembahasan APBD.

Setelah diberi pertanyaan, paslon Ahok-Djarot diberi kesempatan pertama untuk menjawab.

Kemudian, paslon Anies-Sandi diberi kesempatan untuk menanggapi dan setelah itu paslon nomor dua kembali diberi kesempatan untuk menanggapi.

Suasana panas belum terjadi dalam segmen ini.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diberi kesempatan untuk menjawab sebenarnya permasalahan yang disampaikan oleh panelis bukanlah perkara yang sulit. Sebab, selama menjadi Gubernur DKI, ia sudah beberapa kali menghadapi penolakan dari DPRD terkait APBD.

“Sebetulnya tidak terlalu susah karena saya sudah mengalami sendiri tahun 2015. Yang paling penting, bagaimana membuat transparansi. Semua masyarakat bisa melihat, semua data bisa dilihat di Jakarta Smart City,” kata Ahok saat memberikan jawaban di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).

Ahok juga menyoroti bahwa sebenarnya tidak semua anggota DPRD berniat untuk mengakali Pemprov DKI.

“Persoalan DPRD jangan suudzon karena banyak anggota DPRD yang baik. Hanya oknum tertentu saja,” sindirnya.

Ahok kembali menjelaskan permasalahan soal alotnya negosiasi soal APBD sudah terselesaikan pada tahun 2015. Solusinya, Gubernur DKI diberi kewenangan untuk membuat Pergub agar anggaran bisa tetap berjalan dan program tetap terealisasi.

“Akhirnya tahun 2016 kita dengan DPRD sama-sama sepakat membuat Perda APBD,” tutup Ahok.

Menanggapi jawaban apa yang disampaikan Ahok, Anies Baswedan yang diberi kesempatan menanggapi tidak memberikan serangan bagi Ahok. Ia justru berbagi tips soal bagaimana menyusun APBD.

“Prinsip utama dalam menyusun APBD yaitu melihat RPJMD. Lihat aspirasi warga yang terkait. Ketiga dalam penyusunan harus ada transparansi, komunikasi, saling menghormati dalam menegosiasikan konten RAPBD,” sebut Anies.

Anies kemudian menyebut bahwa alotnya pihak DPRD soal APBD disebabkan karena pemimpin yang kurang bisa merangkul. Ia berjanji, ketika terpilih menjadi Gubernur DKI, akan merangkul DPRD dengan hormat agar urusan lobi APBD tidak terhambat.

“Masalah yang muncul adalah bagaimana pemimpin bisa merangkul. Kami akan mendekati dengan hormat, bicara baik-baik, tidak mengorbankan prinsip. Laporkan pada publik,” tegas Anies.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...
KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 20:57 WIB

KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes

KPK memaparkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di kantor BPK dan Kemendes PDTT, pada Jumat (26/5).Dalam OTT tersebut, ...
TransJakarta  Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:24 WIB

TransJakarta Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi

Kondisi bangunan Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terkena dampak ledakan sebagian besar kerusakan cukup parah, terutama kaca. ...