Senin, 20 November 2017 | 22.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 April 2017 - 20:47 WIB

IMG-21964

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Segmen pertama debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua diawali soal hubungan antara legislatif dan eksekutif di Pemprov DKI Jakarta.

Kedua paslon, diberikan pertanyaan oleh panelis bagaimana menyiasati alotnya hubungan antara Pemprov DKI DKI Jakarta dengan DPRD DKI khususnya dalam pembahasan APBD.

Setelah diberi pertanyaan, paslon Ahok-Djarot diberi kesempatan pertama untuk menjawab.

Kemudian, paslon Anies-Sandi diberi kesempatan untuk menanggapi dan setelah itu paslon nomor dua kembali diberi kesempatan untuk menanggapi.

Suasana panas belum terjadi dalam segmen ini.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diberi kesempatan untuk menjawab sebenarnya permasalahan yang disampaikan oleh panelis bukanlah perkara yang sulit. Sebab, selama menjadi Gubernur DKI, ia sudah beberapa kali menghadapi penolakan dari DPRD terkait APBD.

“Sebetulnya tidak terlalu susah karena saya sudah mengalami sendiri tahun 2015. Yang paling penting, bagaimana membuat transparansi. Semua masyarakat bisa melihat, semua data bisa dilihat di Jakarta Smart City,” kata Ahok saat memberikan jawaban di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).

Ahok juga menyoroti bahwa sebenarnya tidak semua anggota DPRD berniat untuk mengakali Pemprov DKI.

“Persoalan DPRD jangan suudzon karena banyak anggota DPRD yang baik. Hanya oknum tertentu saja,” sindirnya.

Ahok kembali menjelaskan permasalahan soal alotnya negosiasi soal APBD sudah terselesaikan pada tahun 2015. Solusinya, Gubernur DKI diberi kewenangan untuk membuat Pergub agar anggaran bisa tetap berjalan dan program tetap terealisasi.

“Akhirnya tahun 2016 kita dengan DPRD sama-sama sepakat membuat Perda APBD,” tutup Ahok.

Menanggapi jawaban apa yang disampaikan Ahok, Anies Baswedan yang diberi kesempatan menanggapi tidak memberikan serangan bagi Ahok. Ia justru berbagi tips soal bagaimana menyusun APBD.

“Prinsip utama dalam menyusun APBD yaitu melihat RPJMD. Lihat aspirasi warga yang terkait. Ketiga dalam penyusunan harus ada transparansi, komunikasi, saling menghormati dalam menegosiasikan konten RAPBD,” sebut Anies.

Anies kemudian menyebut bahwa alotnya pihak DPRD soal APBD disebabkan karena pemimpin yang kurang bisa merangkul. Ia berjanji, ketika terpilih menjadi Gubernur DKI, akan merangkul DPRD dengan hormat agar urusan lobi APBD tidak terhambat.

“Masalah yang muncul adalah bagaimana pemimpin bisa merangkul. Kami akan mendekati dengan hormat, bicara baik-baik, tidak mengorbankan prinsip. Laporkan pada publik,” tegas Anies.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...