Minggu, 22 April 2018 | 11.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Ahok Mengaku Transparan Soal APBD, Anies Akan Rangkul DPRD

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 April 2017 - 20:47 WIB

IMG-21964

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Segmen pertama debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua diawali soal hubungan antara legislatif dan eksekutif di Pemprov DKI Jakarta.

Kedua paslon, diberikan pertanyaan oleh panelis bagaimana menyiasati alotnya hubungan antara Pemprov DKI DKI Jakarta dengan DPRD DKI khususnya dalam pembahasan APBD.

Setelah diberi pertanyaan, paslon Ahok-Djarot diberi kesempatan pertama untuk menjawab.

Kemudian, paslon Anies-Sandi diberi kesempatan untuk menanggapi dan setelah itu paslon nomor dua kembali diberi kesempatan untuk menanggapi.

Suasana panas belum terjadi dalam segmen ini.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diberi kesempatan untuk menjawab sebenarnya permasalahan yang disampaikan oleh panelis bukanlah perkara yang sulit. Sebab, selama menjadi Gubernur DKI, ia sudah beberapa kali menghadapi penolakan dari DPRD terkait APBD.

“Sebetulnya tidak terlalu susah karena saya sudah mengalami sendiri tahun 2015. Yang paling penting, bagaimana membuat transparansi. Semua masyarakat bisa melihat, semua data bisa dilihat di Jakarta Smart City,” kata Ahok saat memberikan jawaban di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).

Ahok juga menyoroti bahwa sebenarnya tidak semua anggota DPRD berniat untuk mengakali Pemprov DKI.

“Persoalan DPRD jangan suudzon karena banyak anggota DPRD yang baik. Hanya oknum tertentu saja,” sindirnya.

Ahok kembali menjelaskan permasalahan soal alotnya negosiasi soal APBD sudah terselesaikan pada tahun 2015. Solusinya, Gubernur DKI diberi kewenangan untuk membuat Pergub agar anggaran bisa tetap berjalan dan program tetap terealisasi.

“Akhirnya tahun 2016 kita dengan DPRD sama-sama sepakat membuat Perda APBD,” tutup Ahok.

Menanggapi jawaban apa yang disampaikan Ahok, Anies Baswedan yang diberi kesempatan menanggapi tidak memberikan serangan bagi Ahok. Ia justru berbagi tips soal bagaimana menyusun APBD.

“Prinsip utama dalam menyusun APBD yaitu melihat RPJMD. Lihat aspirasi warga yang terkait. Ketiga dalam penyusunan harus ada transparansi, komunikasi, saling menghormati dalam menegosiasikan konten RAPBD,” sebut Anies.

Anies kemudian menyebut bahwa alotnya pihak DPRD soal APBD disebabkan karena pemimpin yang kurang bisa merangkul. Ia berjanji, ketika terpilih menjadi Gubernur DKI, akan merangkul DPRD dengan hormat agar urusan lobi APBD tidak terhambat.

“Masalah yang muncul adalah bagaimana pemimpin bisa merangkul. Kami akan mendekati dengan hormat, bicara baik-baik, tidak mengorbankan prinsip. Laporkan pada publik,” tegas Anies.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...