Selasa, 26 September 2017 | 17.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jurnalis di KPK Gelar Doa Bersama Prihatin Teror ke Novel Baswedan

Jurnalis di KPK Gelar Doa Bersama Prihatin Teror ke Novel Baswedan

Reporter : Fadilah | Rabu, 12 April 2017 - 20:57 WIB

IMG-21966

Jurnalis hidupkan lilin untuk Novel Baswedan. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Puluhan wartawan dari masing-masing media yang ada di Indonesia secara spontan berkumpul dan menghidupkan puluhan lilin di depan Gedung KPK baru, hari ini, Rabu, (12/4/2017).

Aksi tersebut, sebagai wujud keprihatinan terkait aksi teror yang menimpa salah satu penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Selain menyalakan lilin, para wartawan juga berdoa bersama untuk kesembuhan pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu.

Dalam aksi tersebut, para wartawan berharap agar kasus serupa tak lagi terjadi. Pun demikian aparat penegak hukum diharapkan bisa segera mengungkap tuntas dibalik peristiwa tersebut.

Sebagai informasi, kejadian teror terhadap Novel terjadi pukul 05.10 WIB di Jalan Deposito Selasa, (11/4/2017) kemarin. Tepatnya di depan Masjid Al Iksan, RT 03 RW 10, Pegangsaan Dua Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Saat itu, Novel usai melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid tersebut. Tiba-tiba, dihampiri oleh dua orang laki-laki tidak dikenal dengan menggunakan motor, dan langsung menyiram dengan menggunakan air keras dan mengenai mukanya.

Akibat kejadian tersebut, menyebabkan beberapa bagian tubuh Novel cidera. Antara lain, yakni kelopak mata bagian bawah kiri bengkak dan berwarna kebiruan, serta bengkak di dahi sebelah kiri dikarenakan terbentur pohon.

Setelah kejadian itu, Novel langsung dibawa ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk menjalani perawatan. Kemudian pria kelahiran Semarang, Jawa tengah itu langsung dipindahkan ke RS JEC (Jakarta Eye Center) di Menteng, Jakarta Pusat.

Di JEC kondisi matanya sedikit membaik, namun demikian atas keputusan dan kesepakatan keluarga, Novel langsung dibawa ke salah satu RS di Singapura. Disana Ia juga ditemani oleh salah satu dokter dari internal KPK.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...