Minggu, 19 November 2017 | 02.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jurnalis di KPK Gelar Doa Bersama Prihatin Teror ke Novel Baswedan

Jurnalis di KPK Gelar Doa Bersama Prihatin Teror ke Novel Baswedan

Reporter : Fadilah | Rabu, 12 April 2017 - 20:57 WIB

IMG-21966

Jurnalis hidupkan lilin untuk Novel Baswedan. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Puluhan wartawan dari masing-masing media yang ada di Indonesia secara spontan berkumpul dan menghidupkan puluhan lilin di depan Gedung KPK baru, hari ini, Rabu, (12/4/2017).

Aksi tersebut, sebagai wujud keprihatinan terkait aksi teror yang menimpa salah satu penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Selain menyalakan lilin, para wartawan juga berdoa bersama untuk kesembuhan pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu.

Dalam aksi tersebut, para wartawan berharap agar kasus serupa tak lagi terjadi. Pun demikian aparat penegak hukum diharapkan bisa segera mengungkap tuntas dibalik peristiwa tersebut.

Sebagai informasi, kejadian teror terhadap Novel terjadi pukul 05.10 WIB di Jalan Deposito Selasa, (11/4/2017) kemarin. Tepatnya di depan Masjid Al Iksan, RT 03 RW 10, Pegangsaan Dua Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Saat itu, Novel usai melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid tersebut. Tiba-tiba, dihampiri oleh dua orang laki-laki tidak dikenal dengan menggunakan motor, dan langsung menyiram dengan menggunakan air keras dan mengenai mukanya.

Akibat kejadian tersebut, menyebabkan beberapa bagian tubuh Novel cidera. Antara lain, yakni kelopak mata bagian bawah kiri bengkak dan berwarna kebiruan, serta bengkak di dahi sebelah kiri dikarenakan terbentur pohon.

Setelah kejadian itu, Novel langsung dibawa ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk menjalani perawatan. Kemudian pria kelahiran Semarang, Jawa tengah itu langsung dipindahkan ke RS JEC (Jakarta Eye Center) di Menteng, Jakarta Pusat.

Di JEC kondisi matanya sedikit membaik, namun demikian atas keputusan dan kesepakatan keluarga, Novel langsung dibawa ke salah satu RS di Singapura. Disana Ia juga ditemani oleh salah satu dokter dari internal KPK.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...