Jumat, 21 Juli 2017 | 15.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Saling Menjatuhkan saat Kampanye Pilgub, Ini kata Pengamat

Saling Menjatuhkan saat Kampanye Pilgub, Ini kata Pengamat

Reporter : Rakisa | Kamis, 13 April 2017 - 10:17 WIB

IMG-21971

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Pengamat politik Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Indonesia Arif Susanto mengatakan upaya saling menjatuhkan dalam masa kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017 telah keterlaluan. Hingga program satu pasangan calon dinilai salah oleh pasangan lawannya.

“Saling menjatuhkan selama masa kampanye sudah melampaui batas. Hampir semua yang dilakukan oleh satu Paslon dipandang keliru oleh Paslon lain,” ujar Arif, Kamis (13/4).

Arif menyatakan pandangan buruk yang sudah tertanam ini harus cepat dihentikan. Agar tidak memperkeruh kondisi masyarakat Jakarta.

“Prasangka sosial ini harus dihentikan supaya Pilkada tidak memperparah polarisasi masyarakat,” ucap Arif.

Bahkan, kritik yang berlebihan juga dirasa tak lagi menyerang program kerjanya saja tapi sudah kasar.

“Kritik sebaiknya dialamatkan pada alternatif program kedua Paslon, bukan pada hal-hal kurang substansial seperti video atau lagu,” ucap Arif.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...