Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Hasil Survey LSI Denny JA, Anies-Sandi 51,4 Persen, Ahok-Djarot 42,7 Persen

Hasil Survey LSI Denny JA, Anies-Sandi 51,4 Persen, Ahok-Djarot 42,7 Persen

Reporter : Rakisa | Kamis, 13 April 2017 - 14:32 WIB

IMG-21985

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, melansir hasil temuannya jelang pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hasilnya, elektabilitas pasangan Anies Baswedan – Sandiaga S Uno unggul atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama ‘Ahok’ – Djarot Saiful Hidayat.

Elektabilitas pasangan Anies-Sandi sebesar 51.4% sedangkan pasangan Ahok-Djarot 42.7%. “Yang belum menentukan 5.9%,” ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (13/4).

Survei ini dilakukan pada tanggal 7 – 10 April 2017 di Jakarta, secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4.8%.

Dibandingkan dengan survei LSI Denny JA pada bulan sebelumnya, Maret 2017, kedua pasang calon sama-sama mengalami kenaikan. Di bulan Maret 2017 elektabilitas pasangan Anies-Sandi sebesar 49.7%. Di bulan April 2017, mengalami kenaikan sebesar 1.7% menjadi 51.4%.

Sementara pasangan Ahok-Djarot, di bulan Maret 2017, elektabilitasnya sebesar 40.5%. Di bulan April 2017 kenaikan sebesar 2.2% menjadi 42.7%.

“Ketika data elektabilitas dibreakdown ke beberapa segmen pemilih penting, terlihat kedua pasangan calon saling mengalahkan di kategori pemilih tertentu,” ulas Ardian.

Di segmen pemilih muslim, populasi pemilih terbesar, pasangan Anies-Sandi unggul dari pasangan Ahok Djarot. Anies-Sandi memperoleh dukungan sebesar 56.6%, sementara pasangan Ahok Djarot memperoleh dukungan sebesar 37.2%.

Tapi di segmen pemilih non muslim, pasangan Ahok-Djarot unggul mutlak. Pasangan ini memperoleh dukungan sebesar 91.3%. Sementara Anies-Sandi hanya memperoleh dukungan sebesar 5.7%.

Pemilih minoritas jauh lebih solid (di atas 90 persen) mendukung Ahok-Djarot, ketimbang pemilih Muslim (di bawah 60 persen) mendukung Anies-Sandi. Walau yang nampak permukaan dan menjadi berita acapkali mobilisasi pemilih Muslim, namun hasil nyata justru pemilih non- Muslim yang lebih solid berkubu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...