Minggu, 22 April 2018 | 11.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Hasil Survey LSI Denny JA, Anies-Sandi 51,4 Persen, Ahok-Djarot 42,7 Persen

Hasil Survey LSI Denny JA, Anies-Sandi 51,4 Persen, Ahok-Djarot 42,7 Persen

Reporter : Rakisa | Kamis, 13 April 2017 - 14:32 WIB

IMG-21985

Debat kedua pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Rabu (12/4). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, melansir hasil temuannya jelang pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hasilnya, elektabilitas pasangan Anies Baswedan – Sandiaga S Uno unggul atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama ‘Ahok’ – Djarot Saiful Hidayat.

Elektabilitas pasangan Anies-Sandi sebesar 51.4% sedangkan pasangan Ahok-Djarot 42.7%. “Yang belum menentukan 5.9%,” ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (13/4).

Survei ini dilakukan pada tanggal 7 – 10 April 2017 di Jakarta, secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4.8%.

Dibandingkan dengan survei LSI Denny JA pada bulan sebelumnya, Maret 2017, kedua pasang calon sama-sama mengalami kenaikan. Di bulan Maret 2017 elektabilitas pasangan Anies-Sandi sebesar 49.7%. Di bulan April 2017, mengalami kenaikan sebesar 1.7% menjadi 51.4%.

Sementara pasangan Ahok-Djarot, di bulan Maret 2017, elektabilitasnya sebesar 40.5%. Di bulan April 2017 kenaikan sebesar 2.2% menjadi 42.7%.

“Ketika data elektabilitas dibreakdown ke beberapa segmen pemilih penting, terlihat kedua pasangan calon saling mengalahkan di kategori pemilih tertentu,” ulas Ardian.

Di segmen pemilih muslim, populasi pemilih terbesar, pasangan Anies-Sandi unggul dari pasangan Ahok Djarot. Anies-Sandi memperoleh dukungan sebesar 56.6%, sementara pasangan Ahok Djarot memperoleh dukungan sebesar 37.2%.

Tapi di segmen pemilih non muslim, pasangan Ahok-Djarot unggul mutlak. Pasangan ini memperoleh dukungan sebesar 91.3%. Sementara Anies-Sandi hanya memperoleh dukungan sebesar 5.7%.

Pemilih minoritas jauh lebih solid (di atas 90 persen) mendukung Ahok-Djarot, ketimbang pemilih Muslim (di bawah 60 persen) mendukung Anies-Sandi. Walau yang nampak permukaan dan menjadi berita acapkali mobilisasi pemilih Muslim, namun hasil nyata justru pemilih non- Muslim yang lebih solid berkubu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...