Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Di Hadapan Ulama Cirebon, Jokowi Ajak Jaga Persatuan

Di Hadapan Ulama Cirebon, Jokowi Ajak Jaga Persatuan

Kamis, 13 April 2017 - 20:53 WIB

IMG-21993

Presiden Jokowi di Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/4) (Biro Satpres)

Cirebon, kini.co.id – Dalam lawatan safarinya ke ke Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/4) sekaligus menghadiri Haul Al-Marhumin sesepuh Ponpes itu, Presiden Jokowi mengajak para ulama agar dapat saling beriringan menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka membangun negara yang makmur dan sejahtera.

Jokowi mengatakan, pondok pesantren bukan hanya tempat pusat pendidikan tetapi juga sebagai pusat kebajikan untuk menunjukkan Islam sebagai agama Rahmatan lil Alamin.

“Islam Indonesia ini Islam yang Rahmatan lil Alamin, bukan yang lainnya. Yang sangat menghargai, yang sangat menghormati perbedaan-perbedaan yang ada di kita,” kata Jokowi.

Jokowi juga menceritakan saat Sri Baginda Raja Salman mengunjungi Indonesia beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan raja Salman, pemerintah berupaya meningkatkan total investasi dari Arab Saudi untuk pembangunan di Indonesia. Namun investasi yang ditanam Arab Saudi di Indonesia hanya Rp89 triliun. Angka ini masih kecil bila dibandingkan dengan investasi Arab saudi di Cina yang tembus sekitar Rp870 triliun.

“Nanti setelah ini saya akan tindak lanjuti telpon kepada beliau, telepon kepada Pangeran Muhammad, putera dari Raja Salman, dan moga-moga Indonesia mendapatkan lebih dari yang diberikan kepada Tiongkok,” paparnya.

Dalam rangkain kunjungannya ke Cirebon, Jokowi juga meresmikan pembangunan Gelanggang Olah Raga Pondok Buntet Pesantren dan Auditorium Mbah Muqoyyim sekaligus meletakkan batu pertama di halaman pesantren.

Pembangunan itu merupakan bantuan dari sejumlah BUMN antara lain Bank Mandiri Syariah, BRI, RNI, dan Bulog serta dibangun oleh WIKA.

Setelah kunjungannya ke Ponpes Buntet yang didirikan oleh Mufti Keraton Cirebon KH Muqoyyim bin Abdul Hadi atau biasa orang Cirebon menyebut Mbah Muqoyyim, di abad ke 18 Masehi itu Jokowi melanjutkan ke acara penyerahan sertifikat di Lapangan Stadion Ranggajati, Jalan Sultan Malik Ibrahim, Kabupaten Cirebon.

Terakhir Jokowi mencicipi kuliner khas Kota Wali untuk makan siang yakni menyantap Empang Gentong Haji Apud di Battembat, Tengah Tani, Kabupaten Cirebon ditemani Iriana Jokowi dan rombongan sambil mendengarkan curhat warga Cirebon.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...