Selasa, 26 September 2017 | 01.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Polisi Buru Pemilik Mobil yang Teror Pengajian Habib Rizieq

Polisi Buru Pemilik Mobil yang Teror Pengajian Habib Rizieq

Minggu, 16 April 2017 - 12:54 WIB

IMG-22025

Mobil tanpa plat nomor terbakar dilokasi pengajian Habib Rizieq (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian mengaku tengah memburu pemilik mobil Toyota Avanza tanpa plat nomor yang diduga sengaja dibakar di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (16/4), dini hari yang berbarengan tablig akbar yang dihadiri Habib Rizieq Shihab.

Jamaah pengajian yang berada dilokasi kejadian ramai-ramai berusaha memadamkan api sambil menunggu mobil pemadam yang datang.

Karena tak kunjung datang, api baru bias dipadamkan jamaah pengajian sekitar 30 menit kemudian.

Kabag Humas Polres Jakarta Timur, Komisaris Wasiyem mengatakan, peristiwa itu bermula saat sebuah mobil Toyota Avanza tanpa nomor kendaraan melintas di Jl MT Haryono sekitar pukul 00:30.

“Tiba-tiba mobil itu mengeluarkan percikan api dan langsung melahap seluruh mobil,” katanya, Minggu (16/4).

Mobil yang terbakar itu, dalam keadaan rem tangannya tidak ditarik. Sehingga kendaraan yang sudah terbakar itu tetap berjalan dan mengarah ke jamaah yang tengah menghadiri pengajian.

“Jamaah pengajian yang berada dilokasi banyak panik dan berupaya memadamkan api dari mobil yang terbakar itu,” ujarnya. Wasiyem mengaku pihaknya masih memburu siapa pemilik mobil tanpa plat nomor yang terbakar tersebut.

Sebelumnya Juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Slamet Ma’arif mengatakan terbakarnya mobil yang tidak jauh dari lokasi pengajian yang dihadiri Habib Rizieq itu diduga merupakan teror yang sengaja di setting dan ingin mencelakai Imam Besar FPI dan umat Islam yang hadir pada pengajian.

Dugaan itu berdasarkan temuan delapan drigen bensin di dalam dua mobil, yakni Toyota Kijang Grand berplat nomor B 1552 AH dan Toyota Kijang Bernopol B 7208 EQ yang ada di area pengajian.

Slamet juga menyebutkan tak ada satu pun anggota kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi pengajian sebelum mobil terbakar. Selain itu tim gegana baru datang tiga jam setelah kejadian yakni pukul 03.00 WIB.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) ...
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...