Selasa, 26 September 2017 | 17.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Bendung Hoax, Ratusan Media Online Deklarasikan AMSI

Bendung Hoax, Ratusan Media Online Deklarasikan AMSI

Senin, 17 April 2017 - 13:51 WIB

IMG-22036

Hoax. (ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengelola dan pimpinan media digital online membentuk Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dalam membendung berita palsu atau hoax yang sulit dikendalikan.

Rencananya, AMSI akan dideklarasikan pada Selasa (18/04) di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat.

AMSI yang diprakarsai oleh 26 media pendiri yang saat ini anggotanya sudah mencapai 143 media digital.

“AMSI concern terhadap konten yang akurat, tidak berniat buruk, serta sesuai dengan UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Media Siber,” ujar Maryadie, Steering Comittee Deklarasi AMSI dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (17/4).

Dalam deklarasinya besok, akan dibacakan pernyataan Komunike Bersama dari para pendiri dan anggota, yang selanjutnya menjadi dasar visi, misi, dan program AMSI. Menurut Maryadie, AMSI ditargetkan menjadi wadah diksusi untuk mendorong jurnalisme siber yang tak hanya sesuai etik tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

AMSI saat ini masih dalam bentuk Dewan Presidium yang diketuai oleh Pemimpin Redaksi merdeka.com Wenseslaus Manggut dengan 24 anggota yang merupakan pemimpin redaksi media online.

Paling lambat tiga bulan usai deklarasi, Dewan Presidium bakal menggelar Musyawarah Nasional untuk membentuk pengurus, menyusun AD/ART, dan program kerja.

“AMSI akan menjadi stakeholder Dewan Pers, dan diharapkan terlibat aktif membahas regulasi dan tata kelola media digital,” kata Maryadie.

Sebelum deklarasi, akan diselenggarakan diskusi bertema “Profesionalisme Media Siber di Tengah Belantara Hoax”, dengan lima pemateri. Mereka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Direktur Cyber Crime Bareskrim Polri Komisaris Besar Fadil Imran, Wensaslaus, dan Public Policy Lead Twitter Indonesia Agung Yudha.

Organisasi ini, lanjut Maryadie, akan memiliki kedudukan yang setara dengan stakeholder Dewan Pers yang sudah lebih dulu ada seperti Serikat Penerbitan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

AMSI juga diharapkan terlibat aktif dalam membahas berbagai regulasi dan tata kelola media digital bersama dengan pemegang kepentingan lainnnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...