Minggu, 23 Juli 2017 | 05.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jokowi Putuskan Pengobatan Penyidik Novel Baswedan Dibiayai Negara

Jokowi Putuskan Pengobatan Penyidik Novel Baswedan Dibiayai Negara

Reporter : Fadilah | Senin, 17 April 2017 - 15:19 WIB

IMG-22040

Johan Budi Jenguk Penyidik Novel Baswedan di RS. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Biaya pengobatan penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Novel Baswedan dibiayai oleh negara. Hal tersebut setelah adanya keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Presiden telah memutuskan untuk membiayai pengobatan dan perawatan penyidik KPK Novel Baswedan. Sedangkan dana diambil dari pos anggaran yang ada di kepresidenan,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi SP melalui pesan singkat kepada awak media, di Jakarta, Senin, (17/4/2017).

Johan menjelaskan, keputusan tersebut berawal dari surat yang dikirimkan Ketua KPK, Agus Rahardjo kepada pihak istana. Surat tersebut berisi tentang permintaan bantuan pembiayaan pengobatan penyidik senior KPK itu.

“Surat yang disampaikan oleh ketua KPK adalah permohonan dan permintaan agar negara membiayai pengobatan dan perawatan saudara Novel Baswedan,” jelasnya.

Sebagai informasi, kini Novel sedang menjalani perawatan secara intensif guna pengobatan kedua matanya yang kena air keras. Sebelumnya, Novel sempat dirawat di Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center, Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, Novel disiram air keras hingga kulit wajahnya melepuh dan daya penglihatan mata kiri terganggu. Peristiwa itu terjadi saat Novel keluar dari masjid seusai salat Subuh di dekat rumahnya, Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017). Hingga kini, polisi belum bisa mengungkap pelaku dan motif kasus penyerangan Novel.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...