Rabu, 26 Juli 2017 | 03.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jika Polisi Tak Mampu Tangkap Iwan Bopeng, Fadli Zon Siap Gelar Sayembara

Jika Polisi Tak Mampu Tangkap Iwan Bopeng, Fadli Zon Siap Gelar Sayembara

Reporter : Rakisa | Senin, 17 April 2017 - 20:45 WIB

IMG-22059

Iwan Bopeng

JAKARTA, kini.co.id – Belum jelas seperti apa langka aparat kepolisian terhadap Iwan Bopeng, pelaku kerusuhan di TPS 26, Kelurahan Palmeriam, Jakarta Timur saat pencoblosan Pilkada DKI putaran pertama, membuat Wakil Ketua DPR Fadli Zon tampak geram. Politisi Partai Gerindra itu tak segan-segan mengaku akan menggelar sayembara untuk mencari Iwan Bopeng.

“Jika mencari seorang Iwan bopeng saja tidak mampu. Apa perlu nyarinya dengan sayembara. Kalau tidak, saya bikin sayembaranya, saya kasih hadiahnya mencari Iwan Bopeng,” kata Fadli Zon kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/4).

Menurut Fadli, berbeda dengan perlakuan Polri terhadap Sekjen FUI, KH Muhammad Al Khaththath yang begitu mudahnya ditangkap dan dijebloskan ke tahanan dengan tuduhan makar.

Untuk itu, Fadli juga mengaku akan mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok bersama anggota Komisi III terkait keluhan adanya sulitnya pihak keluarga yang dituduh makar itu.

“Hampir dua minggu lebih tidak ada kejelasan, dan ada kesulitan bagi mereka yang mau membesuk. Karena itu, kami sepakat dengan beberapa orang besok akan ke Mako Brimob, sebagai sidak bentuk pengawasan dari DPR,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...