Rabu, 26 Juli 2017 | 03.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Tiga Pesan Wiranto untuk Pilkada DKI Putaran Kedua

Tiga Pesan Wiranto untuk Pilkada DKI Putaran Kedua

Reporter : Fadilah | Selasa, 18 April 2017 - 13:18 WIB

IMG-22065

Wiranto (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Menko Polhukam, Wiranto mengikuti pembekalan dan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Putaran kedua yang digelar di Econvention Ancol, Jakarta Utara, hari ini, Selasa, (18/4/2017). Didepan 22.000 Anggota TNI dan Polri, Wiranto menyampaikan beberapa arahan.

Pertama Ia berpesan, selama pelaksanaan Pilkada serentak di 101 titik di seluruh Indonesia bisa berjalan dengan aman dan tertib tanpa adanya gangguan berarti.

Kedua Ia meminta agar masyarakat DKI Jakarta bisa melaksanakan pemungutan suara pada esok hari bisa dijalankan dengan hati yang gembira dan ceria tanpa adanya rasa takut atau intimidasi.

“Kita laksanakan pemilu dengan hati gembira dan ceria. Jangan sampai ada pihak manapun yang melakukan intervensi, mengganggu, ancaman, intimidasi untuk membuat suasana demokrasi di TPS bisa terganggu,” ucapnya.

Terakhir, Wiranto meminta masyarakat di luar DKI Jakarta untuk tidak berbondong-bondong masuk ke DKI. Sebab kehadiran mereka yang terlalu banyak dikhawatirkan justru mengganggu kondusifitas Pilgub Jakarta putaran kedua ini.

Saat memberikan sambutan, Wiranto juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dititipkan kepadanya.

Dia bilang, Presiden Jokowi telah memerintahkan agar Pilkada DKI benar-benar dilakukan secara baik, jujur dan bebas dari intimidasi.

“Beliau sampaikan pesan biarkanlah masyarakat DKI melaksanakan hak pilihnya dengan baik dengan aman. Tidak ada intimidasi dan ancaman dari pihak manapun,” tutup Wiranto.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...