Rabu, 26 Juli 2017 | 13.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Siapkan Gedung Lama untuk TPS Para Koruptor Memilih

KPK Siapkan Gedung Lama untuk TPS Para Koruptor Memilih

Reporter : Rakisa | Selasa, 18 April 2017 - 18:51 WIB

IMG-22074

Jubir KPK, Febri Diansyah. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan TPS (Tempat Pumungutan Suara) bagi para tahanan koruptor yang memiliki KTP DKI untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pilkada yang digelar esok, Rabu (19/04/2017).

Untuk pelaksanaan pencoblosan tersebut hasil koordinasi KPK dengan Panitia Pemilihan Suara (PPS) Karet, Setiabudi, sebanyak 13 tahanan koruptor akan mencoblos di Gedung Lama KPK.

“Iya di Gedung C1. KPK koordinasi dengan TPS 19 Karet‎ untuk penyelenggaraan pencoblosan para tahanan KPK,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jl.Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/4).

Menurut Febri dari 13 orang koruptor di dalam tahanan KPK yang memiliki KTP DKI. Baru satu tahanan yang telah mengembalikan formulir untuk melaksanakan pencoblosan di Gedung KPK.

“Kami masih menunggu kiriman formulir untuk memilih dari keluarga mereka,” tukasnya.

Pada putaran pertama Pilkada DKI lalu, KPK juga memberikan fasilitas bagi tahanan yang memiliki hak suara. Mereka yang ikut nyoblos pada 15 Februari lalu adalah Choel Mallarangeng, mantan Ketua Komisi D DPRD DKI M. Sanusi, mantan anggota Komisi V DPR RI Andi Taufan Tiro, Dirut PT Merial Esa Fahmi Dharmawansyah, M Adami Okta yang merupakan anak buah Fahmi. Serta Dirut CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman dan Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia R. Rajamohanan Nair.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...