Jumat, 26 Mei 2017 | 21.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Lieus Mengaku Heran dengan Hukum di Indonesia

Lieus Mengaku Heran dengan Hukum di Indonesia

Rabu, 19 April 2017 - 00:47 WIB

IMG-22077

Ketua Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma mengaku heran ada orang yang seharusnya dihukum karena jelas melakukan pelanggaran namun hingga saat ini masih bebas berkeliaran.

Bahkan ada yang jelas tidak bersalah karena hanya ingin menyampaikan pendapatnya justru sebaliknya mendapatkan hukuman seperti yang dialami oleh para tersangka makar jilid 1 dan 2.

“Inilah hukum yang terjadi saat ini di Indonesia, hanya ingin menyampaikan pendapatnya dituduh makar. Begitu pula dengan yang nemimpa sosok Dahlan Iskan yang menghadapi proses hukum dengan kasus yang mengada-ada,” ujar Liues dalam acara bertajuk ‘Tumpeng Cinta untuk Dahlan’ di di Resto Tjikinii Lima, Jakarta, Selasa (18/4) malam.

Menurutnya apa yang dialami mantan Menteri BUMN itu bisa saja karena memang ‘dikerjain’ oleh penguasa saat ini.

Namun demikian, Lieus mengaku masih menaruh harapan besar kepada penegak hukum.

Pasalnya, penegak hukum ada yang masih mempunyai hati nurani. Seperti gugatan proyek reklamasi Teluk Jakarta yang dilakukan oleh nelayan di mana enam kasus dimenangkan oleh nelayan.

“Artinya masih ada harapan. Kalau saja hakim Pengadilan Tata Usaha Negara itu silau dengan uang, bisa saja nelayan dikalahkan. Begitu pula untuk kasus Dahlan Iskan, semoga masih ada hati nurani dari penegak hukum. Tapi jangan menjadikannya sebagai korban.”

“Maka dari itu, jika boleh memberikan saran sebaiknya agar posisi Jaksa Agung jangan lagi diisi oleh kader partai politik. Karena bisa kacau hukum di negeri ini,” tambahnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:57 WIB

Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres

Terkait pesan berantai aksi balas dendam Gangster di Bekasi mendapat tanggapan dari Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi ...
Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:55 WIB

Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi melakukan razia miras di sejumlah pedagang ...
Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:41 WIB

Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..

Menanggapi pemberitaan yang beredar bahwa salah satu terduga pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) lalu adalah ...
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:13 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei

Pemerintah resmi menetapkan awal puasa 1438 Hijriyah/2017 Masehi pada Sabtu, 27 Mei 2017, berdasaran hasil sidang isbat yang digelar di ...
Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 18:02 WIB

Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath

Presidium alumni 212 meminta Pemerintahan Jokowi agar memberikan jaminan keamanan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq dan keluarganya, dari segala ...
Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia
Politik - Jumat, 26 Mei 2017 - 15:43 WIB

Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia

Ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam lalu yang menewaskan tiga anggota polisi, dua orang pelaku ...