Selasa, 30 Mei 2017 | 05.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Reporter : Rakisa | Rabu, 19 April 2017 - 19:01 WIB

IMG-22099

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyesalkan insiden aksi koboi anggota Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), yang memberondong mobil berisi satu keluarga yang menghindari razia, Selasa kemarin (18/4).

Menurut Tito, hal itu menandakan kemampuan diskresi anggota kepolisian sangat rendah dalam menindaklanjuti suatu perkara.

“Saya sangat menyesalkan peristiwa ini. Sebetulnya penting kemampuan diskresi kepolisian,” kata Tito kepada wartawan di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Menurut informasi yang diterimanya Tito mengatakan semula anggotanya bermaksud menghentikan laju kendaraan tersebut.

Namun, saat kendaraan distop, kendaraan nyaris menabrak anggota polisi. Kemudian anggota kepolisian tersebut menduga kendaraan berisi penumpang yang diduga terlibat tindak pidana yang selanjutnya menembaki kendaraan tersebut sebelum memeriksa kondisi penumpang di dalamnya.

Setelah memberondong mobil korban dengan peluru, polisi tidak mendapatkan kejahatan yang dilakukan korban. Sebaliknya, satu orang tidak bersalah menjadi korban penembakan.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini dan inilah sebetulnya pentingnya kemampuan diskresi kepolisian. Anggota harus mempunyai kemampuan menilai secara subjektif apa yang dihadapinya,” lanjut Tito.

Tito menjelaskan sebelum melakukan tindakan polisi harus mampu menilai secara subjektif kemudian baru melakukan tindakan yang tepat dalam rangka untuk menjaga keselamatan publik.

“Ini mungkin ada tindakan diskresi, kurang tepat. Saya belum bisa mengambil kesimpulan resmi karena ada pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumsel yang disupervisi Mabes Polri,” lanjutnya.

Jika nanti tindakannya benar maka tentunya Polri tidak melakukan tindakan hukum ke yang bersangkutan tapi kalau seandainya anggota itu tidak tepat dalam menilai dan melakukan tindakan berlebihan maka akan dilakukan tindakan.

“Baik hukum secara internal maupun secara pidana. Pak Kapolda Sumsel sudah saya perintahkan untuk menetralisir situasi terutama dengan keluarga korban kemudian dengan masyarakat setempat,” sambungnya.

Tito berjanji beberapa waktu ke depan hasil pemeriksaan itu akan disampaikan ke masyarakat.

Seperti ramai diberitakan, sejumlah anggota polisi Polres Lubuk Linggau, Sumatera Selatan memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat tengah melakukan razia, Selasa (18/4).

Polisi melepaskan tembakan setelah mobil tak kunjung berhenti walau sudah diberi tembakan peringatan. Akibatnya satu orang orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Korban tewas adalah Surini (54) dengan tiga luka tembak di dada.

Sedangkan, korban luka antara lain Dewi Erlina (40), luka tembak di bahu kiri atas, Novianti (30) tertembak di pundak kanan, Indra (33) tertembak di leher, dan Diki (30) tertembak di perut kiri. Sedangkan satu korban balita yakni Genta (2) mengalami luka-luka dan masih trauma.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal e-KTP, Setnov Kirim Pesan pada Mantan Sekjen Kemendagri
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 22:23 WIB

Soal e-KTP, Setnov Kirim Pesan pada Mantan Sekjen Kemendagri

Ketua DPR, Setya Novanto rupanya mengirimkan pesan kepada mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraini soal proyek e-KTP.Pesan tersebut disampaikan Zudan Arif ...
30 Titik Bangli Masih Berdiri di Kota Bekasi
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 21:48 WIB

30 Titik Bangli Masih Berdiri di Kota Bekasi

Sebanyak 30 titik bangunan liar (bangli) masih berdiri kokoh di Kota Bekasi. Jenis bangunannya beragam, dari semi permanen hingga permanen.Lokasinya ...
Habib Rizieq Praperadilankan Penetapan Tersangka
Hukum - Senin, 29 Mei 2017 - 19:48 WIB

Habib Rizieq Praperadilankan Penetapan Tersangka

Kuasa hukum Imam Besar (FPI) Habib Rizieq Syihab menyatakan akan mengajukan gugatan praperadilan terhadap penetapan tersangka dugaan penyebaran percakapan dan ...
Habib Rizieq Tersangka Dugaan Percakapan Pornografi
Hukum - Senin, 29 Mei 2017 - 19:21 WIB

Habib Rizieq Tersangka Dugaan Percakapan Pornografi

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto pornografi ...
Ini Peringatan Pemkot Bekasi untuk The Jakmania
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 19:21 WIB

Ini Peringatan Pemkot Bekasi untuk The Jakmania

Pemerintah Kota Bekasi memberi peringatan kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persija Jakarta kontra Arema FC dalam lanjutan liga 1, di ...
Andi Narogong Mengaku Pernah Dilempar Piring
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 19:19 WIB

Andi Narogong Mengaku Pernah Dilempar Piring

Terdakwa pertama kasus e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik); Irman membantah tudingan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang menyebut dirinya ...