Senin, 24 April 2017 | 22.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Reporter : Rakisa | Rabu, 19 April 2017 - 19:01 WIB

IMG-22099

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyesalkan insiden aksi koboi anggota Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), yang memberondong mobil berisi satu keluarga yang menghindari razia, Selasa kemarin (18/4).

Menurut Tito, hal itu menandakan kemampuan diskresi anggota kepolisian sangat rendah dalam menindaklanjuti suatu perkara.

“Saya sangat menyesalkan peristiwa ini. Sebetulnya penting kemampuan diskresi kepolisian,” kata Tito kepada wartawan di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Menurut informasi yang diterimanya Tito mengatakan semula anggotanya bermaksud menghentikan laju kendaraan tersebut.

Namun, saat kendaraan distop, kendaraan nyaris menabrak anggota polisi. Kemudian anggota kepolisian tersebut menduga kendaraan berisi penumpang yang diduga terlibat tindak pidana yang selanjutnya menembaki kendaraan tersebut sebelum memeriksa kondisi penumpang di dalamnya.

Setelah memberondong mobil korban dengan peluru, polisi tidak mendapatkan kejahatan yang dilakukan korban. Sebaliknya, satu orang tidak bersalah menjadi korban penembakan.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini dan inilah sebetulnya pentingnya kemampuan diskresi kepolisian. Anggota harus mempunyai kemampuan menilai secara subjektif apa yang dihadapinya,” lanjut Tito.

Tito menjelaskan sebelum melakukan tindakan polisi harus mampu menilai secara subjektif kemudian baru melakukan tindakan yang tepat dalam rangka untuk menjaga keselamatan publik.

“Ini mungkin ada tindakan diskresi, kurang tepat. Saya belum bisa mengambil kesimpulan resmi karena ada pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumsel yang disupervisi Mabes Polri,” lanjutnya.

Jika nanti tindakannya benar maka tentunya Polri tidak melakukan tindakan hukum ke yang bersangkutan tapi kalau seandainya anggota itu tidak tepat dalam menilai dan melakukan tindakan berlebihan maka akan dilakukan tindakan.

“Baik hukum secara internal maupun secara pidana. Pak Kapolda Sumsel sudah saya perintahkan untuk menetralisir situasi terutama dengan keluarga korban kemudian dengan masyarakat setempat,” sambungnya.

Tito berjanji beberapa waktu ke depan hasil pemeriksaan itu akan disampaikan ke masyarakat.

Seperti ramai diberitakan, sejumlah anggota polisi Polres Lubuk Linggau, Sumatera Selatan memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat tengah melakukan razia, Selasa (18/4).

Polisi melepaskan tembakan setelah mobil tak kunjung berhenti walau sudah diberi tembakan peringatan. Akibatnya satu orang orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Korban tewas adalah Surini (54) dengan tiga luka tembak di dada.

Sedangkan, korban luka antara lain Dewi Erlina (40), luka tembak di bahu kiri atas, Novianti (30) tertembak di pundak kanan, Indra (33) tertembak di leher, dan Diki (30) tertembak di perut kiri. Sedangkan satu korban balita yakni Genta (2) mengalami luka-luka dan masih trauma.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...