Jumat, 21 Juli 2017 | 13.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Reporter : Rakisa | Rabu, 19 April 2017 - 19:01 WIB

IMG-22099

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyesalkan insiden aksi koboi anggota Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), yang memberondong mobil berisi satu keluarga yang menghindari razia, Selasa kemarin (18/4).

Menurut Tito, hal itu menandakan kemampuan diskresi anggota kepolisian sangat rendah dalam menindaklanjuti suatu perkara.

“Saya sangat menyesalkan peristiwa ini. Sebetulnya penting kemampuan diskresi kepolisian,” kata Tito kepada wartawan di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Menurut informasi yang diterimanya Tito mengatakan semula anggotanya bermaksud menghentikan laju kendaraan tersebut.

Namun, saat kendaraan distop, kendaraan nyaris menabrak anggota polisi. Kemudian anggota kepolisian tersebut menduga kendaraan berisi penumpang yang diduga terlibat tindak pidana yang selanjutnya menembaki kendaraan tersebut sebelum memeriksa kondisi penumpang di dalamnya.

Setelah memberondong mobil korban dengan peluru, polisi tidak mendapatkan kejahatan yang dilakukan korban. Sebaliknya, satu orang tidak bersalah menjadi korban penembakan.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini dan inilah sebetulnya pentingnya kemampuan diskresi kepolisian. Anggota harus mempunyai kemampuan menilai secara subjektif apa yang dihadapinya,” lanjut Tito.

Tito menjelaskan sebelum melakukan tindakan polisi harus mampu menilai secara subjektif kemudian baru melakukan tindakan yang tepat dalam rangka untuk menjaga keselamatan publik.

“Ini mungkin ada tindakan diskresi, kurang tepat. Saya belum bisa mengambil kesimpulan resmi karena ada pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumsel yang disupervisi Mabes Polri,” lanjutnya.

Jika nanti tindakannya benar maka tentunya Polri tidak melakukan tindakan hukum ke yang bersangkutan tapi kalau seandainya anggota itu tidak tepat dalam menilai dan melakukan tindakan berlebihan maka akan dilakukan tindakan.

“Baik hukum secara internal maupun secara pidana. Pak Kapolda Sumsel sudah saya perintahkan untuk menetralisir situasi terutama dengan keluarga korban kemudian dengan masyarakat setempat,” sambungnya.

Tito berjanji beberapa waktu ke depan hasil pemeriksaan itu akan disampaikan ke masyarakat.

Seperti ramai diberitakan, sejumlah anggota polisi Polres Lubuk Linggau, Sumatera Selatan memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat tengah melakukan razia, Selasa (18/4).

Polisi melepaskan tembakan setelah mobil tak kunjung berhenti walau sudah diberi tembakan peringatan. Akibatnya satu orang orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Korban tewas adalah Surini (54) dengan tiga luka tembak di dada.

Sedangkan, korban luka antara lain Dewi Erlina (40), luka tembak di bahu kiri atas, Novianti (30) tertembak di pundak kanan, Indra (33) tertembak di leher, dan Diki (30) tertembak di perut kiri. Sedangkan satu korban balita yakni Genta (2) mengalami luka-luka dan masih trauma.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...