Selasa, 16 Januari 2018 | 17.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Kapolri Sesalkan Asal Tembak Anggotanya Terhadap Satu Keluarga di Lubuklinggau

Reporter : Rakisa | Rabu, 19 April 2017 - 19:01 WIB

IMG-22099

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyesalkan insiden aksi koboi anggota Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), yang memberondong mobil berisi satu keluarga yang menghindari razia, Selasa kemarin (18/4).

Menurut Tito, hal itu menandakan kemampuan diskresi anggota kepolisian sangat rendah dalam menindaklanjuti suatu perkara.

“Saya sangat menyesalkan peristiwa ini. Sebetulnya penting kemampuan diskresi kepolisian,” kata Tito kepada wartawan di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Menurut informasi yang diterimanya Tito mengatakan semula anggotanya bermaksud menghentikan laju kendaraan tersebut.

Namun, saat kendaraan distop, kendaraan nyaris menabrak anggota polisi. Kemudian anggota kepolisian tersebut menduga kendaraan berisi penumpang yang diduga terlibat tindak pidana yang selanjutnya menembaki kendaraan tersebut sebelum memeriksa kondisi penumpang di dalamnya.

Setelah memberondong mobil korban dengan peluru, polisi tidak mendapatkan kejahatan yang dilakukan korban. Sebaliknya, satu orang tidak bersalah menjadi korban penembakan.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini dan inilah sebetulnya pentingnya kemampuan diskresi kepolisian. Anggota harus mempunyai kemampuan menilai secara subjektif apa yang dihadapinya,” lanjut Tito.

Tito menjelaskan sebelum melakukan tindakan polisi harus mampu menilai secara subjektif kemudian baru melakukan tindakan yang tepat dalam rangka untuk menjaga keselamatan publik.

“Ini mungkin ada tindakan diskresi, kurang tepat. Saya belum bisa mengambil kesimpulan resmi karena ada pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumsel yang disupervisi Mabes Polri,” lanjutnya.

Jika nanti tindakannya benar maka tentunya Polri tidak melakukan tindakan hukum ke yang bersangkutan tapi kalau seandainya anggota itu tidak tepat dalam menilai dan melakukan tindakan berlebihan maka akan dilakukan tindakan.

“Baik hukum secara internal maupun secara pidana. Pak Kapolda Sumsel sudah saya perintahkan untuk menetralisir situasi terutama dengan keluarga korban kemudian dengan masyarakat setempat,” sambungnya.

Tito berjanji beberapa waktu ke depan hasil pemeriksaan itu akan disampaikan ke masyarakat.

Seperti ramai diberitakan, sejumlah anggota polisi Polres Lubuk Linggau, Sumatera Selatan memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat tengah melakukan razia, Selasa (18/4).

Polisi melepaskan tembakan setelah mobil tak kunjung berhenti walau sudah diberi tembakan peringatan. Akibatnya satu orang orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Korban tewas adalah Surini (54) dengan tiga luka tembak di dada.

Sedangkan, korban luka antara lain Dewi Erlina (40), luka tembak di bahu kiri atas, Novianti (30) tertembak di pundak kanan, Indra (33) tertembak di leher, dan Diki (30) tertembak di perut kiri. Sedangkan satu korban balita yakni Genta (2) mengalami luka-luka dan masih trauma.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...
Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti
Pendidikan - Selasa, 16 Januari 2018 - 14:49 WIB

Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti

Cuti melahirkan kini tak hanya diperbolehkan untuk wanita. Para pegawai negeri sipil (PNS) pria di Indonesia kini juga bisa mengajukan ...
Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 13:39 WIB

Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto

Telah dilantiknya Ketua DPR RI baru tentunya membawa suasana dan semangat baru di lingkungan Parlemen.Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto ...