Jumat, 24 November 2017 | 10.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ahok Dituntut 1 Tahun Penjara, 2 Tahun Masa Percobaan

Ahok Dituntut 1 Tahun Penjara, 2 Tahun Masa Percobaan

Reporter : Fadilah | Kamis, 20 April 2017 - 11:57 WIB

IMG-22108

Ahok berdiskusi dengan kuasa hukumnya (Ant)

Jakarta, kini.co.id – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dituntut 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun dalam kasus dugaan penodaan agama.

Tuntutan tersebut dibacakan tim jaksa penuntut umum (JPU) yang dipimpin Ali Mukartono dalam sidang pembacaan tuntutan.

“Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili perkara ini, menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama terbukti bersalah menyatakan perasaan kebencian,” ujar Ali Mukartono saat membacakan tuntutan dalam sidang lanjutan Ahok di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4).

Jaksa menilai Ahok tidak terbukti melakukan tindakan yang melanggar Pasal 156a KUHP dalam dakwaan primer. Namun, Ahok dinyatakan secara sah dan terbukti melanggar Pasal 156 KUHP dalam dakwaan alternatif.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun,” ujar jaksa. Kalimat Ahok yang dianggap menodai agama yakni “Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu nggak bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak bapak-ibu ya. Jadi kalau Bapak-Ibu perasaan nggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, enggak apa-apa.”

Agenda selanjutnya pembacaan pembelaan (pledoi) dari pihak kuasa hukum pada Selasa (25/4) depan.

“Sidang ditunda dengan agenda pembacaan pledoi, Selasa depan tanggal 25 April 2017,” tegas Dwiarso menutup sidang.

Sementara itu massa elemen umat Islam yang melakukan aksi di luar lokasi sidang, melakukan protes menganggap tuntutan terlalu ringan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polisi Ungkap Penyebab Benjolnya Kepala Setnov Saat Insiden Tiang Listrik
Hukum - Jumat, 24 November 2017 - 09:54 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Benjolnya Kepala Setnov Saat Insiden Tiang Listrik

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR RI, Setya Novanto terkait kecelakaan menabrak tiang listrik beberapa waktu lalu.Dalam pemeriksaan ...
Kondisi Mulai Kondusif, 806 Pengungsi Papua Bakal Dipulangkan
Peristiwa - Jumat, 24 November 2017 - 09:21 WIB

Kondisi Mulai Kondusif, 806 Pengungsi Papua Bakal Dipulangkan

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menilai suasana setelah insiden Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sudah mulai kondusif.Untuk itu, 806 ...
Horas! 30 Raja Manortor di Horja Godang Kahiyang-Bobby
Peristiwa - Jumat, 24 November 2017 - 09:09 WIB

Horas! 30 Raja Manortor di Horja Godang Kahiyang-Bobby

Acara ngunduh mantu anak Presiden Jokowi digelar hari ini, Jumat (24/11/2017).Tabuhan gordang sambilan pun mulai terdengar tanda dimulainya prosesi manyantani ...
Dirjen Dukcapil: Daerah bisa beli printer sendiri jika ingin cepat cetak e-KTP
Peristiwa - Kamis, 23 November 2017 - 22:44 WIB

Dirjen Dukcapil: Daerah bisa beli printer sendiri jika ingin cepat cetak e-KTP

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan pihaknya fokus mengerjakan tiga hal ...
Setnov dicecar 21 pertanyaan terkait kecelakaan tabrak tiang listrik
Peristiwa - Kamis, 23 November 2017 - 22:16 WIB

Setnov dicecar 21 pertanyaan terkait kecelakaan tabrak tiang listrik

Penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya memeriksa Setya Novanto selama kurang lebih dua jam.Setya Novanto diperiksa sebagai saksi ...
Kemenperin perdalam struktur industri farmasi nasional
Ekonomi - Kamis, 23 November 2017 - 19:33 WIB

Kemenperin perdalam struktur industri farmasi nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya ...