Sabtu, 18 November 2017 | 17.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Sidang Pembacaan Tuntutan: Massa Pro-Kontra Ahok Padati Area Sidang

Sidang Pembacaan Tuntutan: Massa Pro-Kontra Ahok Padati Area Sidang

Reporter : Fadilah | Kamis, 20 April 2017 - 12:10 WIB

IMG-22109

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di sidang ke-18 (Ant)

JAKARTA, kini.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara kembali menggelar sidang kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, hari ini, Kamis, (20/4/2017).

Sidang yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan itu agendanya adalah pembacaan tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum).

Sama seperti persidangan sebelumnya, proses peradilan perkara ini selalu diiringi aksi demontrasi dari luar area Kementerian Pertanian.

Massa yang berunjuk rasa berasal dari dua kelompok, yakni pro dan kontra Ahok. Namun, jumlah massa yang berunjuk rasa di luar arena persidangan kali ini terlihat lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Hingga pukul 11.30 WIB, massa demonstran kontra-Ahok terlihat hanya memenuhi satu sisi Jalan RM Harsono. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang sidang-sidang sebelumnya.

Kubu yang kontra Ahok, meminta Ahok dituntut maksimal. Mereka juga meminta Ahok dituntut maksimal, massa itu juga meminta ada hukuman penjara yang menyusul.

“Jangan hanya dituntut tapi dipenjarakan,” kata orator massa kontra Ahok.

Sedangkan kubu pendukung Ahok yang tampak masih mengenakan baju kotak-kotak meminta agar Ahok dibebaskan. Mereka juga memperlihatkan kertas berisi kalimat permintaan kepada Ahok. “Dampak Politik Sara: Tidak mensolatkan jenazah, rumah dibakar, diusir kontrakan, anak kecil ditakut-takutin, merusak kerukunan. normalkan kembali Pak !” tertulis dalam permintaan kubu pro Ahok.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...