Selasa, 16 Januari 2018 | 17.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Sidang Pembacaan Tuntutan: Massa Pro-Kontra Ahok Padati Area Sidang

Sidang Pembacaan Tuntutan: Massa Pro-Kontra Ahok Padati Area Sidang

Reporter : Fadilah | Kamis, 20 April 2017 - 12:10 WIB

IMG-22109

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di sidang ke-18 (Ant)

JAKARTA, kini.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara kembali menggelar sidang kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, hari ini, Kamis, (20/4/2017).

Sidang yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan itu agendanya adalah pembacaan tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum).

Sama seperti persidangan sebelumnya, proses peradilan perkara ini selalu diiringi aksi demontrasi dari luar area Kementerian Pertanian.

Massa yang berunjuk rasa berasal dari dua kelompok, yakni pro dan kontra Ahok. Namun, jumlah massa yang berunjuk rasa di luar arena persidangan kali ini terlihat lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Hingga pukul 11.30 WIB, massa demonstran kontra-Ahok terlihat hanya memenuhi satu sisi Jalan RM Harsono. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang sidang-sidang sebelumnya.

Kubu yang kontra Ahok, meminta Ahok dituntut maksimal. Mereka juga meminta Ahok dituntut maksimal, massa itu juga meminta ada hukuman penjara yang menyusul.

“Jangan hanya dituntut tapi dipenjarakan,” kata orator massa kontra Ahok.

Sedangkan kubu pendukung Ahok yang tampak masih mengenakan baju kotak-kotak meminta agar Ahok dibebaskan. Mereka juga memperlihatkan kertas berisi kalimat permintaan kepada Ahok. “Dampak Politik Sara: Tidak mensolatkan jenazah, rumah dibakar, diusir kontrakan, anak kecil ditakut-takutin, merusak kerukunan. normalkan kembali Pak !” tertulis dalam permintaan kubu pro Ahok.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...
Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti
Pendidikan - Selasa, 16 Januari 2018 - 14:49 WIB

Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti

Cuti melahirkan kini tak hanya diperbolehkan untuk wanita. Para pegawai negeri sipil (PNS) pria di Indonesia kini juga bisa mengajukan ...
Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 13:39 WIB

Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto

Telah dilantiknya Ketua DPR RI baru tentunya membawa suasana dan semangat baru di lingkungan Parlemen.Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto ...