Selasa, 26 September 2017 | 01.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Sidang Pembacaan Tuntutan: Massa Pro-Kontra Ahok Padati Area Sidang

Sidang Pembacaan Tuntutan: Massa Pro-Kontra Ahok Padati Area Sidang

Reporter : Fadilah | Kamis, 20 April 2017 - 12:10 WIB

IMG-22109

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di sidang ke-18 (Ant)

JAKARTA, kini.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara kembali menggelar sidang kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, hari ini, Kamis, (20/4/2017).

Sidang yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan itu agendanya adalah pembacaan tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum).

Sama seperti persidangan sebelumnya, proses peradilan perkara ini selalu diiringi aksi demontrasi dari luar area Kementerian Pertanian.

Massa yang berunjuk rasa berasal dari dua kelompok, yakni pro dan kontra Ahok. Namun, jumlah massa yang berunjuk rasa di luar arena persidangan kali ini terlihat lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Hingga pukul 11.30 WIB, massa demonstran kontra-Ahok terlihat hanya memenuhi satu sisi Jalan RM Harsono. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang sidang-sidang sebelumnya.

Kubu yang kontra Ahok, meminta Ahok dituntut maksimal. Mereka juga meminta Ahok dituntut maksimal, massa itu juga meminta ada hukuman penjara yang menyusul.

“Jangan hanya dituntut tapi dipenjarakan,” kata orator massa kontra Ahok.

Sedangkan kubu pendukung Ahok yang tampak masih mengenakan baju kotak-kotak meminta agar Ahok dibebaskan. Mereka juga memperlihatkan kertas berisi kalimat permintaan kepada Ahok. “Dampak Politik Sara: Tidak mensolatkan jenazah, rumah dibakar, diusir kontrakan, anak kecil ditakut-takutin, merusak kerukunan. normalkan kembali Pak !” tertulis dalam permintaan kubu pro Ahok.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) ...
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...