Selasa, 30 Mei 2017 | 05.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>FPR Desak Hentikan Kerjasama Kemitraan Strategis dengan Amerika

FPR Desak Hentikan Kerjasama Kemitraan Strategis dengan Amerika

Kamis, 20 April 2017 - 12:29 WIB

IMG-22112

Aksi FPR menolak kedatangan Wapres AS, Mike Pence (Ali)

Jakarta, kini.co.id – Front Perjuangan Rakyat (FPR), menolak kedatangan Wakil Presiden AS, Mike Pence ke Indonesia pada 19-20 April 2017, karena dinilai merupakan usaha imperialis AS untuk semakin mengokohkan dominasi dan kontrolnya terhadap Indonesia serta regional Asia Pasifik.

Pertemuan Mike Pence dengan Presiden Jokowi dalam membahas kelanjutan Kemitraan Strategis AS-Indonesia (yang pernah ditandatangani di tahun 2015) hanya bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negeri yang harus patuh terhadap dikte ekonomi, politik, dan keamanan imperialis AS.

Selain menolak kedatangan Mike Pence, FPR juga mendesak Pemerintah agara menghentikan kelanjutan kerjasama komprehensif strategis (Kemitraan Strategis) antara AS Indonesia yang khianat terhadap rakyat Indonesia.

“Hentikan campur tangan dan intervensi militer AS di Suriah serta provokasi perang imperialis AS terhadap rakyat Republik Demokrasi Rakyat Korea (DPRK),” ujar Koordinator FPR, Rudi HB Daman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/4).

Ditambahkannya, pihaknya meminta agar AS menghentikan seluruh agresi, intervensi, dan provokasi perang imperialisnya terhadap negeri-negeri yang mempertahankan kedaulatan negerinya.

“Kami juga mendukung perjuangan buruh dan rakyat Amerika Serikat menentang kebijakan neo-fasisme, anti orang asing, rasis, Islam Phobia oleh Donad Trump, serta mendukung seluruh perjuangan rakyat tertindas dunia menentang agresi dan intervensi AS,”

“Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia bersatu dalam perjuangan Anti-Imperialis AS tanpa henti dan seluruh kebijakan pemerintah (ekonomi, politik, kebudayaan, dan keamanan) yang merupakan implementasi skema neo-liberal dan neo-fasis imperialis Amerika Serikat yang ingin mengokohkan dominasi dan kontrolnya terhadap rakyat Indonesia,” tambahnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal e-KTP, Setnov Kirim Pesan pada Mantan Sekjen Kemendagri
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 22:23 WIB

Soal e-KTP, Setnov Kirim Pesan pada Mantan Sekjen Kemendagri

Ketua DPR, Setya Novanto rupanya mengirimkan pesan kepada mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraini soal proyek e-KTP.Pesan tersebut disampaikan Zudan Arif ...
30 Titik Bangli Masih Berdiri di Kota Bekasi
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 21:48 WIB

30 Titik Bangli Masih Berdiri di Kota Bekasi

Sebanyak 30 titik bangunan liar (bangli) masih berdiri kokoh di Kota Bekasi. Jenis bangunannya beragam, dari semi permanen hingga permanen.Lokasinya ...
Habib Rizieq Praperadilankan Penetapan Tersangka
Hukum - Senin, 29 Mei 2017 - 19:48 WIB

Habib Rizieq Praperadilankan Penetapan Tersangka

Kuasa hukum Imam Besar (FPI) Habib Rizieq Syihab menyatakan akan mengajukan gugatan praperadilan terhadap penetapan tersangka dugaan penyebaran percakapan dan ...
Habib Rizieq Tersangka Dugaan Percakapan Pornografi
Hukum - Senin, 29 Mei 2017 - 19:21 WIB

Habib Rizieq Tersangka Dugaan Percakapan Pornografi

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto pornografi ...
Ini Peringatan Pemkot Bekasi untuk The Jakmania
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 19:21 WIB

Ini Peringatan Pemkot Bekasi untuk The Jakmania

Pemerintah Kota Bekasi memberi peringatan kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persija Jakarta kontra Arema FC dalam lanjutan liga 1, di ...
Andi Narogong Mengaku Pernah Dilempar Piring
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 19:19 WIB

Andi Narogong Mengaku Pernah Dilempar Piring

Terdakwa pertama kasus e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik); Irman membantah tudingan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang menyebut dirinya ...