Senin, 24 April 2017 | 22.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>FPR Desak Hentikan Kerjasama Kemitraan Strategis dengan Amerika

FPR Desak Hentikan Kerjasama Kemitraan Strategis dengan Amerika

Kamis, 20 April 2017 - 12:29 WIB

IMG-22112

Aksi FPR menolak kedatangan Wapres AS, Mike Pence (Ali)

Jakarta, kini.co.id – Front Perjuangan Rakyat (FPR), menolak kedatangan Wakil Presiden AS, Mike Pence ke Indonesia pada 19-20 April 2017, karena dinilai merupakan usaha imperialis AS untuk semakin mengokohkan dominasi dan kontrolnya terhadap Indonesia serta regional Asia Pasifik.

Pertemuan Mike Pence dengan Presiden Jokowi dalam membahas kelanjutan Kemitraan Strategis AS-Indonesia (yang pernah ditandatangani di tahun 2015) hanya bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negeri yang harus patuh terhadap dikte ekonomi, politik, dan keamanan imperialis AS.

Selain menolak kedatangan Mike Pence, FPR juga mendesak Pemerintah agara menghentikan kelanjutan kerjasama komprehensif strategis (Kemitraan Strategis) antara AS Indonesia yang khianat terhadap rakyat Indonesia.

“Hentikan campur tangan dan intervensi militer AS di Suriah serta provokasi perang imperialis AS terhadap rakyat Republik Demokrasi Rakyat Korea (DPRK),” ujar Koordinator FPR, Rudi HB Daman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/4).

Ditambahkannya, pihaknya meminta agar AS menghentikan seluruh agresi, intervensi, dan provokasi perang imperialisnya terhadap negeri-negeri yang mempertahankan kedaulatan negerinya.

“Kami juga mendukung perjuangan buruh dan rakyat Amerika Serikat menentang kebijakan neo-fasisme, anti orang asing, rasis, Islam Phobia oleh Donad Trump, serta mendukung seluruh perjuangan rakyat tertindas dunia menentang agresi dan intervensi AS,”

“Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia bersatu dalam perjuangan Anti-Imperialis AS tanpa henti dan seluruh kebijakan pemerintah (ekonomi, politik, kebudayaan, dan keamanan) yang merupakan implementasi skema neo-liberal dan neo-fasis imperialis Amerika Serikat yang ingin mengokohkan dominasi dan kontrolnya terhadap rakyat Indonesia,” tambahnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...