Selasa, 20 Februari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>ITW Berharap Anies-Sandi Mampu Atasi Kemacetan Jakarta

ITW Berharap Anies-Sandi Mampu Atasi Kemacetan Jakarta

Kamis, 20 April 2017 - 12:59 WIB

IMG-22115

Kemacetan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Indonesia Traffic Watch (ITW), berharap pasangan Anies-Sandi sudah siap untuk mengimplementasikan strategi efektif untuk mengatasai kemacetaan di Ibukota Jakarta.

Sehingga Jakarta tidak lagi berada pada posisi urutan ke tiga kota termacet di dunia.

“Warga Jakarta sudah sangat menderita akibat kemacetan yang setiap hari mendera ruas-ruas jalan di ibukota,” kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/4).

Menurut Edison, persoalan kemacetan Jakarta harus menjadi prioritas utama yang diatasi oleh Anies-Sandi.

Oleh karena itu, strategi yang disampaikan oleh pasangan calon saat kampanye seperti moratorium berjangka penjualan kendaraan bermotor di Jakarta harus diwujudkan.

Sebab, penyebab utama kemacetan adalah pertumbuhan kendaraan bermotor yang tidak terkontrol, sehingga ruas dan panjang jalan tidak lagi mampu menampung. Kemudian kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat yang masih sangat rendah serta lemahnya penegakan hukum.

“Pemimpin terpilih DKI Jakarta, harus berani melakukan upaya yang ekstrim serta meningkatkan kualitas koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian,” ujar Edison.

ITW menilai, selama ini Pemprov DKI menjadikan pembangunan infrastruktur serta upaya pembatasan gerak kendaraan sebagai upaya prioritas, sementara pembatasan jumlah kendaraan sama sekali tidak dilakukan, serta mengabaikan pembangunan kesadaran tertib lalu lintas masyarakat Jakarta.

Hasilnya, kesemrawutan dan kemacetan menjadi menu setiap hari bagi warga Jakarta.

Edison mengingatkan, upaya untuk mengatasi kemacetan harus dapat menjadi solusi efektif yang langsung pada substansi permasalahan, sedangkan pembangunan infrastruktur hendaknya harus berdasarkan kebutuhan, bukan karena keinginan.

“Kalau mengikuti keinginan, kita akan bangun jalan bertingkat delapan di langit Jakarta. Tetapi apakah itu sudah menjadi kebutuhan? Kan belum,” kata Edison.

ITW berharap kehadiran gubernur dan wakil gubernur terpilih menjadi energi baru bagi Pemprov DKI sehingga dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas di Ibukota Jakarta.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...