Rabu, 27 September 2017 | 01.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>ITW Berharap Anies-Sandi Mampu Atasi Kemacetan Jakarta

ITW Berharap Anies-Sandi Mampu Atasi Kemacetan Jakarta

Kamis, 20 April 2017 - 12:59 WIB

IMG-22115

Kemacetan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Indonesia Traffic Watch (ITW), berharap pasangan Anies-Sandi sudah siap untuk mengimplementasikan strategi efektif untuk mengatasai kemacetaan di Ibukota Jakarta.

Sehingga Jakarta tidak lagi berada pada posisi urutan ke tiga kota termacet di dunia.

“Warga Jakarta sudah sangat menderita akibat kemacetan yang setiap hari mendera ruas-ruas jalan di ibukota,” kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/4).

Menurut Edison, persoalan kemacetan Jakarta harus menjadi prioritas utama yang diatasi oleh Anies-Sandi.

Oleh karena itu, strategi yang disampaikan oleh pasangan calon saat kampanye seperti moratorium berjangka penjualan kendaraan bermotor di Jakarta harus diwujudkan.

Sebab, penyebab utama kemacetan adalah pertumbuhan kendaraan bermotor yang tidak terkontrol, sehingga ruas dan panjang jalan tidak lagi mampu menampung. Kemudian kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat yang masih sangat rendah serta lemahnya penegakan hukum.

“Pemimpin terpilih DKI Jakarta, harus berani melakukan upaya yang ekstrim serta meningkatkan kualitas koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian,” ujar Edison.

ITW menilai, selama ini Pemprov DKI menjadikan pembangunan infrastruktur serta upaya pembatasan gerak kendaraan sebagai upaya prioritas, sementara pembatasan jumlah kendaraan sama sekali tidak dilakukan, serta mengabaikan pembangunan kesadaran tertib lalu lintas masyarakat Jakarta.

Hasilnya, kesemrawutan dan kemacetan menjadi menu setiap hari bagi warga Jakarta.

Edison mengingatkan, upaya untuk mengatasi kemacetan harus dapat menjadi solusi efektif yang langsung pada substansi permasalahan, sedangkan pembangunan infrastruktur hendaknya harus berdasarkan kebutuhan, bukan karena keinginan.

“Kalau mengikuti keinginan, kita akan bangun jalan bertingkat delapan di langit Jakarta. Tetapi apakah itu sudah menjadi kebutuhan? Kan belum,” kata Edison.

ITW berharap kehadiran gubernur dan wakil gubernur terpilih menjadi energi baru bagi Pemprov DKI sehingga dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas di Ibukota Jakarta.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...