Senin, 24 April 2017 | 22.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nusantara Mengaji Sasar Puluhan Ribuan Warga Binaan se Indonesia

Nusantara Mengaji Sasar Puluhan Ribuan Warga Binaan se Indonesia

Kamis, 20 April 2017 - 14:14 WIB

IMG-22120

Menkum dan HAM, Yasona didampingi Inisiator Nusantara Mengaji di Rutan Kelas 1 Cipinang membuka khataman bagi warga binaan se Indonesia (Humas Ditjen Pemasyarakatakan)

Jakarta, kini.co.id – Dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-53, Kementrian Hukum dan HAM, menggelar acara Nusantara Mengaji khataman Al quran dengan melibatkan seluruh warga binaan lapas dan rumah tahanan di seluruh Indonesia secara serentak.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly yang membuka acara di Rutan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur didampingi inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar atau biasa Cak Imin beserta elit politisi dan menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap kegiatan ini dapat menjadi titik balik bagi para narapidana untuk menyesali dan menyadari serta bersedia memperbaiki diri. Selain itu berjanji untuk tidak mengulangi kembali tindak pidana yang pernah dilakukan.

“Marilah kita menggerakkan hati dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana introspeksi diri, serta momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan selalu berdoa,” ujar Laoly dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/4).

Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan K. Dusak menegaskan acara Khataman Al-Quran itu merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan kepribadian bagi narapidana yang beragama Islam.

“Ini adalah implementasi revolusi mental sesuai Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 bagi narapidana beragama Islam untuk menjadi manusia seutuhnya dan lebih mendekatkan diri pada Allah, sekaligus memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW,” kata Dusak.

Dikatakananya, saat kegiatan mengaji berlangsung, setiap lapas, rutan, dan LPKA membentuk kelompok sebanyak 120 orang narapidana yang berperan sebagai pembaca utama untuk menyelesaikan 30 juz Al-Quran minimal satu kali, sedangkan narapidana lainnya masing-masing menyelesaikan pembacaan Al-Quran satu kali.

“Semoga dengan kegiatan ini para narapidana dapat lebih memaknai hidup, selanjutnya memperdalam kajian-kajian tentang kitab suci Al-Quran dan ilmu agama Islam untuk menjadi muslim yang sejati,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...