Selasa, 20 Februari 2018 | 08.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nusantara Mengaji Sasar Puluhan Ribuan Warga Binaan se Indonesia

Nusantara Mengaji Sasar Puluhan Ribuan Warga Binaan se Indonesia

Kamis, 20 April 2017 - 14:14 WIB

IMG-22120

Menkum dan HAM, Yasona didampingi Inisiator Nusantara Mengaji di Rutan Kelas 1 Cipinang membuka khataman bagi warga binaan se Indonesia (Humas Ditjen Pemasyarakatakan)

Jakarta, kini.co.id – Dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-53, Kementrian Hukum dan HAM, menggelar acara Nusantara Mengaji khataman Al quran dengan melibatkan seluruh warga binaan lapas dan rumah tahanan di seluruh Indonesia secara serentak.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly yang membuka acara di Rutan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur didampingi inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar atau biasa Cak Imin beserta elit politisi dan menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap kegiatan ini dapat menjadi titik balik bagi para narapidana untuk menyesali dan menyadari serta bersedia memperbaiki diri. Selain itu berjanji untuk tidak mengulangi kembali tindak pidana yang pernah dilakukan.

“Marilah kita menggerakkan hati dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana introspeksi diri, serta momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan selalu berdoa,” ujar Laoly dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/4).

Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan K. Dusak menegaskan acara Khataman Al-Quran itu merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan kepribadian bagi narapidana yang beragama Islam.

“Ini adalah implementasi revolusi mental sesuai Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 bagi narapidana beragama Islam untuk menjadi manusia seutuhnya dan lebih mendekatkan diri pada Allah, sekaligus memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW,” kata Dusak.

Dikatakananya, saat kegiatan mengaji berlangsung, setiap lapas, rutan, dan LPKA membentuk kelompok sebanyak 120 orang narapidana yang berperan sebagai pembaca utama untuk menyelesaikan 30 juz Al-Quran minimal satu kali, sedangkan narapidana lainnya masing-masing menyelesaikan pembacaan Al-Quran satu kali.

“Semoga dengan kegiatan ini para narapidana dapat lebih memaknai hidup, selanjutnya memperdalam kajian-kajian tentang kitab suci Al-Quran dan ilmu agama Islam untuk menjadi muslim yang sejati,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...