Senin, 24 April 2017 | 22.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menanti Janji Anies Menutup ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh

Menanti Janji Anies Menutup ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh

Reporter : Rakisa | Kamis, 20 April 2017 - 17:44 WIB

IMG-22129

Hotel Alexis (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Janji pasangan Anies-Sandi untuk menutup ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh atau tempat hiburan malam Alexis jika memegang kuasa di Jakarta saat ini ramai diperbincangkan netizen.

Anies saat kampanye lalu mengatakan, tempat yang dikenal dengan spesialisasi penyedia pekerja seks dari mancanegara itu selama ini selalu lolos karena pembuat aturannya hanya diam.

Keberadaan bisnis esek-esek kelas kakap di Hotel Alexis juga sempat disindir dalam Debat Perdana KPU DKI Jakarta di Hotel Bidakara, 13 Januari silam.

Hotel tersebut jadi perdebatan karena saat kepemimpinan Ahok di Jakarta dianggap membiarkan.

Dalam debat tersebut, Ahok diserang tentang penggusuran yang dilakukan olehnya selama jabat Ibu Kota. Tidak cuma Anies, Agus juga serang Ahok soal penggusuran.

Hotel Alexis disindir oleh pasangan nomor urut tiga Anies dan Sandi. Menurutnya Ahok hanya berani menggusur rakyat. Tapi jika melawan korporasi besar dunia prostitusi Ahok tidak berkutik.

“Untuk urusan penggusuran tegas, tapi untuk urusan Alexis, lemah,” kata Anies saat debat di Hotel Bidakara, Jakarta silam.

Alexis jadi ajang kampanye oleh Anies. Dia janji akan menggusur Prostitusi tersebut.

Alexis pun dibuat menjadi ajang kampanye oleh Anies. Dia berjanji akan memberantas prostitusi di hotel mewah, termasuk Alexis jika terpilih jadi orang nomor 1 di DKI.

“Kita akan tegas,” terang Anies.

Ahok hanya senyum saat disindir soal Alexis. Dia lebih bangga jika telah menutup diskotek sekelas Stadium di Kota karena sudah ada pengunjung yang tewas akibat narkoba.

“Di hotel-hotel itu ada enggak prostitusi? Ada, prostitusi artis di mana? di hotel. Di Alexis itu lantai 7 nya surga dunia loh (prostitusi). Di Alexis itu bukan surga di telapak kaki ibu loh, tapi lantai 7,” kata Ahok di Balaikota Jakarta setahun silam.

Ahok beralasan tidak mudah mendapatkan bukti otentik adanya praktik prostitusi berkedok hotel berbintang itu.

Ahok berkilah bahwa di apartemen Kalibata City juga ada. Dia sempat menantang, jika ada pihak yang rela menyusup dan memfoto adanya praktik prostitusi di tempat-tempat mewah di Jakarta, dia akan menjadikannya dasar untuk melakukan tindakan.

Akan tetapi, meskipun benar-benar ada hotel yang terbukti menjalankan pratik prostitusi, Ahok tidak mau langsung menutup bisnis mereka.

“Saya katakan saya enggak pernah mau tutup karena ada prostitusi, seperti di apartemen, hotel. Ketangkap tidak yang kemarin artis di hotel. Ketangkap toh? Kalau begitu mesti tutup hotelnya tidak? Tidak bisa,” kata Ahok saat itu.

Saat disindir seterunya, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, bahwa gubernur tak adil terhadap Alexis (padahal Kalijodo digusur), Ahok menjawab dengan percaya diri bahwa penutupan tidak mungkin.

“Itu nggak mungkin bisa! Nggak usah hotel deh, emang kamu kira rumah nggak ada perzinahan? Kan terbukti itu hotel-hotel mewah. Nah itu kita nggak mau tanggung,” tambah Ahok.

Komisi III DPR RI pada Februari 2016 silam sempat menindaklanjuti ramainya soal Alexis dengan melakukan sidak, dengan dasar dugaan perdagangan orang. Beberapa legislator fokus pada para pekerja asing yang mengumpulkan rupiah di sana.

Namun kesimpulan dari inspeksi panitia kerja penegakan hukum DPR tersebut adalah hanya WNA terapis di Hotel Alexis itu telah memegang surat bekerja dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan kata lain,  tidak ada masalah dengan bule-bule yang lalu lalang di tempat hiburan di hotel bintang tiga itu.

Kesimpulannya DPR sampai saat ini menyatakan legalitas bisnis hiburan kelas kakap itu tidak ada yang melanggar peraturan yang berlaku.

Nah akankah pasangan Anies-Sandi setelah nanti resmi dinyatakan menang oleh KPUD DKI Jakarta dan dilantik mampu menunaikan janjinya menutup surga dunia lantai tujuh hotel alexis yang jujur saja dinikmati kalangan atas.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...