Senin, 24 Juli 2017 | 03.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pemkab Lamongan Anggarkan Rp3 Milyar untuk Dukung Budaya Baca

Pemkab Lamongan Anggarkan Rp3 Milyar untuk Dukung Budaya Baca

Reporter : Rakisa | Kamis, 20 April 2017 - 17:46 WIB

LAMONGAN , kini.co.id – Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati menyatakan akan memback-up penuh pelaksanaan keberlanjutan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Lamongan.

Pernyataan ini tertuang dalam komitmen stakeholder yang dituliskan oleh Kartika bersamaan dengan stakeholder pendidikan lainnya pada kegiatan “Penutupan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Lamongan” yang digelar hari ini (20/4) di Pemkab Lamongan.

Setelah bermitra dengan USAID PRIORITAS dalam bidang pendidikan sejak 2014, tahun ini USAID PRIORITAS akan segera berakhir.

Dijelaskan oleh Adi Suwito Kepala Dinas Kab Lamongan, sejak Lamongan terpilih menjadi mitra USAID PRIORITAS, respon Dinas Pendidikan sangat pro aktif.

Terbukti dengan adanya komitmen Dinas Pendidikan Kab Lamongan untuk menindaklanjuti program dengan melakukan penyebarluasan praktik baik yang telah dilakukan oleh sekolah mitra ke sekolah non mitra sebanyak 436 sekolah di Kab Lamongan telah melakukan diseminasi dengan dana mandiri dan BOS.

Komitmen lain menurut Adi, yang jelas terlihat setelah bermitra dengan USAID PRIORITAS dimana salah satu program untuk sekolah mitra adalah budaya baca, maka Pemkab Lamongan merespon cepat dengan berlakunya jam wajib membaca melalui Gerakan 18-21.

“Gerakan 18-21”, yakni mematikan televisi dan handphone antara pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Dimana setiap keluarga wajib mematikan televisi dan mendampingi putra-putri mereka membaca apa saja. Bisa membaca Al Quran, buku bacaan atau buku pelajaran,” terang Adi.

“Untuk menjadikan keluarga sakinah mawaddah warrahmah dilakukan dengan 3B. Pertama, berjamaah. Kedua, belajar. Ketiga, berkomunikasi. Untuk itulah kami berkomitmen mengembangkan Gerakan 18-21,” tambah Kartika.

Karena Adi melihat banyak sekolah-sekolah yang sudah berhasil menerapkan budaya baca hasil dari pendampingan dari USAID PRIORITAS dan dalam rangka melaksanakan keberlanjutan program dan berkomitmen Gerakan 18-21, Dinas Pendidikan Kab Lamongan telah mengalokasikan anggaran hampir Rp 3 milyar.

“Dana tersebut akan dipergunakan untuk menyupport kegiatan budaya baca, pembelian buku-buku bacaan, dan mendukung Gerakan 18-21,” ungkap Adi.

Sementara itu Kabupaten Bangkalan disaat yang sama juga melaksanakan kegiatan “Penutupan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Bangkalan.

Dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Mohni, acara yang dipusatkan di SDN Kemayoran 1 Kab Bangkalan membahas strategi keberlanjutan program yang disusun oleh para fasilitator daerah dan stakeholder pendidikan di Kabupaten Bangkalan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertahankan Setya Novanto Disesalkan
Politik - Senin, 24 Juli 2017 - 01:59 WIB

Pertahankan Setya Novanto Disesalkan

Sejumlah kader muda internal Partai Golongan Kaarya (Golkar) menyayangkan sikap dewan pakar partai yang masih tetap mempertahankan Setya Novanto sebagai ...
Cak Imin: Reshuffle Hak Presiden, PKB  Tak Ikut -Ikutan
Politik - Senin, 24 Juli 2017 - 00:30 WIB

Cak Imin: Reshuffle Hak Presiden, PKB Tak Ikut -Ikutan

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyebutkan perombakan kabinet atau 'reshuffle' merupakan hak prerogatif dari Presiden, untuk ia partainya tidak ...
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...