Rabu, 27 September 2017 | 01.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pemkab Lamongan Anggarkan Rp3 Milyar untuk Dukung Budaya Baca

Pemkab Lamongan Anggarkan Rp3 Milyar untuk Dukung Budaya Baca

Reporter : Rakisa | Kamis, 20 April 2017 - 17:46 WIB

LAMONGAN , kini.co.id – Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati menyatakan akan memback-up penuh pelaksanaan keberlanjutan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Lamongan.

Pernyataan ini tertuang dalam komitmen stakeholder yang dituliskan oleh Kartika bersamaan dengan stakeholder pendidikan lainnya pada kegiatan “Penutupan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Lamongan” yang digelar hari ini (20/4) di Pemkab Lamongan.

Setelah bermitra dengan USAID PRIORITAS dalam bidang pendidikan sejak 2014, tahun ini USAID PRIORITAS akan segera berakhir.

Dijelaskan oleh Adi Suwito Kepala Dinas Kab Lamongan, sejak Lamongan terpilih menjadi mitra USAID PRIORITAS, respon Dinas Pendidikan sangat pro aktif.

Terbukti dengan adanya komitmen Dinas Pendidikan Kab Lamongan untuk menindaklanjuti program dengan melakukan penyebarluasan praktik baik yang telah dilakukan oleh sekolah mitra ke sekolah non mitra sebanyak 436 sekolah di Kab Lamongan telah melakukan diseminasi dengan dana mandiri dan BOS.

Komitmen lain menurut Adi, yang jelas terlihat setelah bermitra dengan USAID PRIORITAS dimana salah satu program untuk sekolah mitra adalah budaya baca, maka Pemkab Lamongan merespon cepat dengan berlakunya jam wajib membaca melalui Gerakan 18-21.

“Gerakan 18-21”, yakni mematikan televisi dan handphone antara pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Dimana setiap keluarga wajib mematikan televisi dan mendampingi putra-putri mereka membaca apa saja. Bisa membaca Al Quran, buku bacaan atau buku pelajaran,” terang Adi.

“Untuk menjadikan keluarga sakinah mawaddah warrahmah dilakukan dengan 3B. Pertama, berjamaah. Kedua, belajar. Ketiga, berkomunikasi. Untuk itulah kami berkomitmen mengembangkan Gerakan 18-21,” tambah Kartika.

Karena Adi melihat banyak sekolah-sekolah yang sudah berhasil menerapkan budaya baca hasil dari pendampingan dari USAID PRIORITAS dan dalam rangka melaksanakan keberlanjutan program dan berkomitmen Gerakan 18-21, Dinas Pendidikan Kab Lamongan telah mengalokasikan anggaran hampir Rp 3 milyar.

“Dana tersebut akan dipergunakan untuk menyupport kegiatan budaya baca, pembelian buku-buku bacaan, dan mendukung Gerakan 18-21,” ungkap Adi.

Sementara itu Kabupaten Bangkalan disaat yang sama juga melaksanakan kegiatan “Penutupan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Bangkalan.

Dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Mohni, acara yang dipusatkan di SDN Kemayoran 1 Kab Bangkalan membahas strategi keberlanjutan program yang disusun oleh para fasilitator daerah dan stakeholder pendidikan di Kabupaten Bangkalan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...