Rabu, 27 September 2017 | 01.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Tunggu Janji Anies Tutup Alexis

Ahok Tunggu Janji Anies Tutup Alexis

Reporter : Rakisa | Jumat, 21 April 2017 - 14:10 WIB

IMG-22146

Hotel Alexis (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku menunggu rencana penutupan ‘Surga Dunia ‘ Hotel dan Spa Alexis kepada Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan.

“Saya juga nunggu itu (Alexis) ditutup,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/4).

Selama menjadi Gubernur, Ahok yang tidak pernah menutup Alexis beralasan tidak menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di ‘Surga Dunia’, yang ia populerkan namanya itu.

Pemerintah Provinsi DKI dinilai hanya berani penutup diskotek Milles dan Stadium karena menemukan adanya kasus penggunaan narkoba, sementara keberadaan Alexis yang menjadi tempat hiburan yang konon bagi mereka yang berkantong tebal bisa menikmati layanan plus-plus tidak dipermasalahkan.

Masih dengan dalih, karena dianggap belum menemukan bukti kuat yang mendukung untuk penutupan.

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang unggul dalam hitung cepat dan rekap C1 KPU menyebutkan nasib ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh atau Hotel dan Spa Alexis sangat bergantung pada Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Jika keberadaan ‘Surga Dunia’ itu dinilai melanggar, maka tentunya akan ditutup oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kalau memang melanggar Perda ya ditutuplah. Kan aturannya begitu. Menutup itu karena ada pelanggaran,” tegas Anies di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).

Anies menegaskan komitmennya setelah nanti dilantik resmi sebagai Gubernur DKI Jakarta akan melaksanakan perda dalam setiap kebijakan. “Komitmen kita melaksanakan perda. Jadi semua pelanggaran akan kita tindak dan perda itulah yang menjadi pegangan,” ujarnya.

Wacana penutupan ‘Surga Dunia’ itu mengemuka dalam debat Pilgub DKI pada 13 Januari 207. Dimana Anies menyebutkan dalam Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Anies berjanji untuk melaksanakan perda tersebut tanpa pandang bulu, termasuk soal penutupan ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh Hotel Alexis itu.

Perda DKI Jakarta tentang Ketertiban Umum No 8 tahun 2007 dalam pasal 42 ayat (2) disebutkan bahwa setiap orang dilarang (a) menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi penjaja seks komersial, (b) menjadi penjaja seks komersial dan (c) memakai jasa penjaja seks komersial.

Perda DKI Jakarta No.10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan, juga disebutkan dalam Pasal 35 ayat (2) huruf (a) bahwa setiap penyelenggaraan kepariwisataan dilarang memanfaatkan tempat kegiatan untuk melakukan perjudian, asusila, peredaran dan pemakaian narkoba, membawa senjata api/tajam serta tindakan pelanggaran hukum lainnya, (b) menggunakan tenaga kerja dibawa umur, (c) menggunakan tenaga kerja warga negara asing.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...