Senin, 24 Juli 2017 | 03.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Tunggu Janji Anies Tutup Alexis

Ahok Tunggu Janji Anies Tutup Alexis

Reporter : Rakisa | Jumat, 21 April 2017 - 14:10 WIB

IMG-22146

Hotel Alexis (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku menunggu rencana penutupan ‘Surga Dunia ‘ Hotel dan Spa Alexis kepada Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan.

“Saya juga nunggu itu (Alexis) ditutup,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/4).

Selama menjadi Gubernur, Ahok yang tidak pernah menutup Alexis beralasan tidak menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di ‘Surga Dunia’, yang ia populerkan namanya itu.

Pemerintah Provinsi DKI dinilai hanya berani penutup diskotek Milles dan Stadium karena menemukan adanya kasus penggunaan narkoba, sementara keberadaan Alexis yang menjadi tempat hiburan yang konon bagi mereka yang berkantong tebal bisa menikmati layanan plus-plus tidak dipermasalahkan.

Masih dengan dalih, karena dianggap belum menemukan bukti kuat yang mendukung untuk penutupan.

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang unggul dalam hitung cepat dan rekap C1 KPU menyebutkan nasib ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh atau Hotel dan Spa Alexis sangat bergantung pada Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Jika keberadaan ‘Surga Dunia’ itu dinilai melanggar, maka tentunya akan ditutup oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kalau memang melanggar Perda ya ditutuplah. Kan aturannya begitu. Menutup itu karena ada pelanggaran,” tegas Anies di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4).

Anies menegaskan komitmennya setelah nanti dilantik resmi sebagai Gubernur DKI Jakarta akan melaksanakan perda dalam setiap kebijakan. “Komitmen kita melaksanakan perda. Jadi semua pelanggaran akan kita tindak dan perda itulah yang menjadi pegangan,” ujarnya.

Wacana penutupan ‘Surga Dunia’ itu mengemuka dalam debat Pilgub DKI pada 13 Januari 207. Dimana Anies menyebutkan dalam Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Anies berjanji untuk melaksanakan perda tersebut tanpa pandang bulu, termasuk soal penutupan ‘Surga Dunia’ Lantai Tujuh Hotel Alexis itu.

Perda DKI Jakarta tentang Ketertiban Umum No 8 tahun 2007 dalam pasal 42 ayat (2) disebutkan bahwa setiap orang dilarang (a) menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi penjaja seks komersial, (b) menjadi penjaja seks komersial dan (c) memakai jasa penjaja seks komersial.

Perda DKI Jakarta No.10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan, juga disebutkan dalam Pasal 35 ayat (2) huruf (a) bahwa setiap penyelenggaraan kepariwisataan dilarang memanfaatkan tempat kegiatan untuk melakukan perjudian, asusila, peredaran dan pemakaian narkoba, membawa senjata api/tajam serta tindakan pelanggaran hukum lainnya, (b) menggunakan tenaga kerja dibawa umur, (c) menggunakan tenaga kerja warga negara asing.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertahankan Setya Novanto Disesalkan
Politik - Senin, 24 Juli 2017 - 01:59 WIB

Pertahankan Setya Novanto Disesalkan

Sejumlah kader muda internal Partai Golongan Kaarya (Golkar) menyayangkan sikap dewan pakar partai yang masih tetap mempertahankan Setya Novanto sebagai ...
Cak Imin: Reshuffle Hak Presiden, PKB  Tak Ikut -Ikutan
Politik - Senin, 24 Juli 2017 - 00:30 WIB

Cak Imin: Reshuffle Hak Presiden, PKB Tak Ikut -Ikutan

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyebutkan perombakan kabinet atau 'reshuffle' merupakan hak prerogatif dari Presiden, untuk ia partainya tidak ...
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...