Minggu, 19 November 2017 | 02.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menolak Forum Khilafah Internasional

Menolak Forum Khilafah Internasional

Reporter : Rakisa | Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

IMG-22160

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). (ist)

JAKARTA, kini.co.id – Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu elemen, yakni Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Sesuai rencana jadwal Forum Khilafah Internasional itu akan digelar di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan. Namun diduga karena ada penolakan dari GP Anshor DKI Jakarta tersebut, panitia mengalihkanya ke Aula Khadijah Masjid Adz-Dzikra, Sentul, Bogor.

Ketua PW GP Ansor DKI, Abdul Aziz, menegaskan, pihaknya menolak keras rencana kegiatan itu dan berjanji akan membubarkan acara bila aparat kepolisian tak bertindak.

“Bagi kami, HTI tidak boleh ada di bumi Indonesia karena tidak menerima Pancasila dan NKRI,” kata Abdul Aziz di Jakarta, Sabtu (22/4).

GP Ansor DKI Jakarta, kata Azis akan berada di depan untuk menolak dan membubarkan kegiatan HTI di wilayah Jakarta. Tak hanya GP Ansor DKI Jakarta, GP Ansor Kabupaten Bogor juga menolak kegiatan atau kampanye apapun yang mengatasnamakan serta menyebarkan gagasan Khilafah di Indonesia.

Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor, Kiai Abdullah Nawawi menegaskan, bahwa NKRI adalah Final dan tak bisa ditawar-tawar lagi.

“Jangan sampai melukai jasa para ulama dan Pahlawan yang sudah mati-matian berjuang menegakkan NKRI dengan pengorbanan yang sangat banyak,” kata Kiai Abdullah dalam rilisnya, Sabtu (22/4).

Dijelaskannya komitmen dari awal dengan berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI beberapa waktu lalu, bahwa bagi GP Ansor Kabupaten Bogor NKRI adalah harga akhirat yang harus dipertanggungjawabkan di Akhirat nanti.

“Kami bukan anti dengan Islam, jangan samakan Islam dengan Khilafah. Ini Indonesia. Jika mereka mengatakan Demokasi ini salah karena tak sesuai dengan Al-Qur’an, maka salahkah semua Ulama yang ketika itu menyetujui berdirinya Negara ini dengan berasaskan kepada Pancasila?.”

Pihaknya berharap kepada DKM Masjid Az-Zikra agar membatalkan kegiatan tersebut dan meminta Polres Bogor untuk tidak memberikan ijin.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...