Jumat, 26 Mei 2017 | 21.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menolak Forum Khilafah Internasional

Menolak Forum Khilafah Internasional

Reporter : Rakisa | Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

IMG-22160

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). (ist)

JAKARTA, kini.co.id – Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu elemen, yakni Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Sesuai rencana jadwal Forum Khilafah Internasional itu akan digelar di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan. Namun diduga karena ada penolakan dari GP Anshor DKI Jakarta tersebut, panitia mengalihkanya ke Aula Khadijah Masjid Adz-Dzikra, Sentul, Bogor.

Ketua PW GP Ansor DKI, Abdul Aziz, menegaskan, pihaknya menolak keras rencana kegiatan itu dan berjanji akan membubarkan acara bila aparat kepolisian tak bertindak.

“Bagi kami, HTI tidak boleh ada di bumi Indonesia karena tidak menerima Pancasila dan NKRI,” kata Abdul Aziz di Jakarta, Sabtu (22/4).

GP Ansor DKI Jakarta, kata Azis akan berada di depan untuk menolak dan membubarkan kegiatan HTI di wilayah Jakarta. Tak hanya GP Ansor DKI Jakarta, GP Ansor Kabupaten Bogor juga menolak kegiatan atau kampanye apapun yang mengatasnamakan serta menyebarkan gagasan Khilafah di Indonesia.

Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor, Kiai Abdullah Nawawi menegaskan, bahwa NKRI adalah Final dan tak bisa ditawar-tawar lagi.

“Jangan sampai melukai jasa para ulama dan Pahlawan yang sudah mati-matian berjuang menegakkan NKRI dengan pengorbanan yang sangat banyak,” kata Kiai Abdullah dalam rilisnya, Sabtu (22/4).

Dijelaskannya komitmen dari awal dengan berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI beberapa waktu lalu, bahwa bagi GP Ansor Kabupaten Bogor NKRI adalah harga akhirat yang harus dipertanggungjawabkan di Akhirat nanti.

“Kami bukan anti dengan Islam, jangan samakan Islam dengan Khilafah. Ini Indonesia. Jika mereka mengatakan Demokasi ini salah karena tak sesuai dengan Al-Qur’an, maka salahkah semua Ulama yang ketika itu menyetujui berdirinya Negara ini dengan berasaskan kepada Pancasila?.”

Pihaknya berharap kepada DKM Masjid Az-Zikra agar membatalkan kegiatan tersebut dan meminta Polres Bogor untuk tidak memberikan ijin.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:57 WIB

Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres

Terkait pesan berantai aksi balas dendam Gangster di Bekasi mendapat tanggapan dari Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi ...
Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:55 WIB

Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi melakukan razia miras di sejumlah pedagang ...
Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:41 WIB

Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..

Menanggapi pemberitaan yang beredar bahwa salah satu terduga pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) lalu adalah ...
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:13 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei

Pemerintah resmi menetapkan awal puasa 1438 Hijriyah/2017 Masehi pada Sabtu, 27 Mei 2017, berdasaran hasil sidang isbat yang digelar di ...
Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 18:02 WIB

Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath

Presidium alumni 212 meminta Pemerintahan Jokowi agar memberikan jaminan keamanan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq dan keluarganya, dari segala ...
Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia
Politik - Jumat, 26 Mei 2017 - 15:43 WIB

Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia

Ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam lalu yang menewaskan tiga anggota polisi, dua orang pelaku ...