Sabtu, 23 September 2017 | 07.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Reporter : Rakisa | Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

IMG-22166

Kecelakaan Bogor. (kininews/rakisa)

BOGOR, kini.co.id – Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Tanjakan Selarong, Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (22/4/) sore.

Berdasarkan laporan dari Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, dan enam korban lainnya mengalami luka-luka, tiga luka berat dan tiga luka ringan.

Adapun nama-nama korban meninggal dunia yakni, Dadang (45) Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua. Jainudin, warga Babakan Lebak RT-02/RW-06 Kecamatan Sinar Galih, Kabupaten Bogor, dan Okta Riyansyah Purnama Putra (26), warga Jl. Rawa 8 Nomor 634 RT-10/RW-02 Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Kota Palembang.

Sedangkan tiga orang korban luka berat, masing-masing yaitu Saiful Bahri (33), warga Jl. Menteng Atas Selatan, Jakarta Selatan, Aris Ris Beni (16) pelajar, warga Tanggerang, dan satu orang pengendara sepeda motor Vixion yang belum diketahui identitasnya.

Sedangkan korban luka ringan yakni, Hasanudin (21) warga Vila Tanggerang Idah, RT-10/RW-05 Kelurahan Gerbang Raya Kecamatan Priuk, Kota Tanggerang, kemudian Tommy Gunawan (36) pekerja swasta beralamat Kapung Sindang Sari RT-03/RW-02, Kelurahan Tanah Baru, Kota Bogor dan Darus Zaelani (4)) warga Kampung Cibereum RT-02/RW-01, Desa Cisarua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, tepatnya di Jl. Raya Puncak, tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor itu berawal dari sebuah unit bus pariwisata HS mengalami hilang kendali, diduga akibat rem blong.

Bus bertabrakan beruntun dengan sejumlah kendaraan, di antaranya mini bus Grand Livina Nomor Polisi B 7401 NDY, sepeda motor Vario B 4446 SBC, smart car Daihatsu Aila F 1423 NH, sepeda motor Yamaha Vixon warna hitam, mini bus Avanza B 1818 EFB, kendaraan Toyota Rush, angkot F 1976 MP, dan minibus Avanza warna hitam F 1851 CD.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...