Jumat, 21 Juli 2017 | 15.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Reporter : Rakisa | Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

IMG-22166

Kecelakaan Bogor. (kininews/rakisa)

BOGOR, kini.co.id – Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Tanjakan Selarong, Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (22/4/) sore.

Berdasarkan laporan dari Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, dan enam korban lainnya mengalami luka-luka, tiga luka berat dan tiga luka ringan.

Adapun nama-nama korban meninggal dunia yakni, Dadang (45) Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua. Jainudin, warga Babakan Lebak RT-02/RW-06 Kecamatan Sinar Galih, Kabupaten Bogor, dan Okta Riyansyah Purnama Putra (26), warga Jl. Rawa 8 Nomor 634 RT-10/RW-02 Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Kota Palembang.

Sedangkan tiga orang korban luka berat, masing-masing yaitu Saiful Bahri (33), warga Jl. Menteng Atas Selatan, Jakarta Selatan, Aris Ris Beni (16) pelajar, warga Tanggerang, dan satu orang pengendara sepeda motor Vixion yang belum diketahui identitasnya.

Sedangkan korban luka ringan yakni, Hasanudin (21) warga Vila Tanggerang Idah, RT-10/RW-05 Kelurahan Gerbang Raya Kecamatan Priuk, Kota Tanggerang, kemudian Tommy Gunawan (36) pekerja swasta beralamat Kapung Sindang Sari RT-03/RW-02, Kelurahan Tanah Baru, Kota Bogor dan Darus Zaelani (4)) warga Kampung Cibereum RT-02/RW-01, Desa Cisarua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, tepatnya di Jl. Raya Puncak, tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor itu berawal dari sebuah unit bus pariwisata HS mengalami hilang kendali, diduga akibat rem blong.

Bus bertabrakan beruntun dengan sejumlah kendaraan, di antaranya mini bus Grand Livina Nomor Polisi B 7401 NDY, sepeda motor Vario B 4446 SBC, smart car Daihatsu Aila F 1423 NH, sepeda motor Yamaha Vixon warna hitam, mini bus Avanza B 1818 EFB, kendaraan Toyota Rush, angkot F 1976 MP, dan minibus Avanza warna hitam F 1851 CD.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...