Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Reporter : Rakisa | Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

IMG-22166

Kecelakaan Bogor. (kininews/rakisa)

BOGOR, kini.co.id – Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Tanjakan Selarong, Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (22/4/) sore.

Berdasarkan laporan dari Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, dan enam korban lainnya mengalami luka-luka, tiga luka berat dan tiga luka ringan.

Adapun nama-nama korban meninggal dunia yakni, Dadang (45) Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua. Jainudin, warga Babakan Lebak RT-02/RW-06 Kecamatan Sinar Galih, Kabupaten Bogor, dan Okta Riyansyah Purnama Putra (26), warga Jl. Rawa 8 Nomor 634 RT-10/RW-02 Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Kota Palembang.

Sedangkan tiga orang korban luka berat, masing-masing yaitu Saiful Bahri (33), warga Jl. Menteng Atas Selatan, Jakarta Selatan, Aris Ris Beni (16) pelajar, warga Tanggerang, dan satu orang pengendara sepeda motor Vixion yang belum diketahui identitasnya.

Sedangkan korban luka ringan yakni, Hasanudin (21) warga Vila Tanggerang Idah, RT-10/RW-05 Kelurahan Gerbang Raya Kecamatan Priuk, Kota Tanggerang, kemudian Tommy Gunawan (36) pekerja swasta beralamat Kapung Sindang Sari RT-03/RW-02, Kelurahan Tanah Baru, Kota Bogor dan Darus Zaelani (4)) warga Kampung Cibereum RT-02/RW-01, Desa Cisarua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, tepatnya di Jl. Raya Puncak, tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor itu berawal dari sebuah unit bus pariwisata HS mengalami hilang kendali, diduga akibat rem blong.

Bus bertabrakan beruntun dengan sejumlah kendaraan, di antaranya mini bus Grand Livina Nomor Polisi B 7401 NDY, sepeda motor Vario B 4446 SBC, smart car Daihatsu Aila F 1423 NH, sepeda motor Yamaha Vixon warna hitam, mini bus Avanza B 1818 EFB, kendaraan Toyota Rush, angkot F 1976 MP, dan minibus Avanza warna hitam F 1851 CD.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...