Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini

Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini

Reporter : Fadilah | Rabu, 26 April 2017 - 10:57 WIB

IMG-22209

Sidang tuntutan dengan terdakwa Anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Andi Taufan Tiro. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Sidang lanjutan perkara dugaan suap dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) APBN TA 2016 atas terdakwa Andi Taufan Tiro kembali digelar hari ini, Rabu, (26/4/2017), di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat.

Adapun agenda sidang hari ini adalah pembacaan putusan dari majelis hakim atas perbuatan Andi tersebut.

“Sidang akan digelar pukul 10.00 WIB,” ujar Humas PN Jakpus Waluyo saat dikonfirmasi.

Sebelumnya berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti, JPU KPK (Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi) menuntut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu dengan pidana penjara 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dengan subsidair enam bulan kurungan penjara.

Selain itu, JPU KPK juga menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik bagi Andi untuk dipilih sebagai pejabat publik selama lima tahun. Atas tuntutannya itu Andi terancam tak bisa dipilih maupun memilih dalam gelaran pemilihan umum (Pemilu).

Dalam mengajukan tuntutan, JPU KPK memiliki beberapa pertimbangan yang meringankan dan memberatkan. Hal yang meringankan adalah karena terdakwa belum pernah dihukum, berlaku sopan selama persidangan, serta mengakui perbuatannya.

Sedangkan hal-hal yang memberatkan adalah,telah bersalah dan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang giat memberantas korupsi, menyalahgunakan wewenangnya sebagai penyelenggara negara dan juga berkeinginan untuk memperkaya diri sendiri, dan orang lain. Selain itu, Andi juga telah menikmati uang suap ini untuk kepentingan dirinya dan partai.

Akibat perbuatannya itu, Andi dikenai pasal 12 huruf a Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...