Rabu, 25 April 2018 | 17.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini

Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini

Reporter : Fadilah | Rabu, 26 April 2017 - 10:57 WIB

IMG-22209

Sidang tuntutan dengan terdakwa Anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Andi Taufan Tiro. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Sidang lanjutan perkara dugaan suap dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) APBN TA 2016 atas terdakwa Andi Taufan Tiro kembali digelar hari ini, Rabu, (26/4/2017), di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat.

Adapun agenda sidang hari ini adalah pembacaan putusan dari majelis hakim atas perbuatan Andi tersebut.

“Sidang akan digelar pukul 10.00 WIB,” ujar Humas PN Jakpus Waluyo saat dikonfirmasi.

Sebelumnya berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti, JPU KPK (Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi) menuntut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu dengan pidana penjara 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dengan subsidair enam bulan kurungan penjara.

Selain itu, JPU KPK juga menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik bagi Andi untuk dipilih sebagai pejabat publik selama lima tahun. Atas tuntutannya itu Andi terancam tak bisa dipilih maupun memilih dalam gelaran pemilihan umum (Pemilu).

Dalam mengajukan tuntutan, JPU KPK memiliki beberapa pertimbangan yang meringankan dan memberatkan. Hal yang meringankan adalah karena terdakwa belum pernah dihukum, berlaku sopan selama persidangan, serta mengakui perbuatannya.

Sedangkan hal-hal yang memberatkan adalah,telah bersalah dan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang giat memberantas korupsi, menyalahgunakan wewenangnya sebagai penyelenggara negara dan juga berkeinginan untuk memperkaya diri sendiri, dan orang lain. Selain itu, Andi juga telah menikmati uang suap ini untuk kepentingan dirinya dan partai.

Akibat perbuatannya itu, Andi dikenai pasal 12 huruf a Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...