Rabu, 26 Juli 2017 | 03.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi

Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi

Reporter : Rakisa | Rabu, 26 April 2017 - 12:01 WIB

IMG-22210

Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi. (kininews/usaid)

SIDOARJO, kini.co.id – Seiring dengan akan berakhirnya Program USAID PRIORITAS khususnya di Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten mitra telah menyiapkan beragam strategi untuk menindaklanjuti praktik baik dari program yang sudah terlaksana. Hal ini disampaikan oleh Tirto Adi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo saat menghadiri kegiatan Penutupan program USAID PRIORITAS di Kabupaten Sidoarjo (25/4) kemarin.

Tirto Adi menjelaskan, kerjasama dengan USAID yang terbina sejak 2005 telah menghasilkan beragam praktik baik yang pada akhirnya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.

“Salah satu praktik baik yang sudah terlihat adalah terpilihnya Kab Sidoarjo mendapatkan penghargaan literasi Prioritas tingkat nasional pada Bulan Maret. Hal ini merupakan capaian yang juga mendapatkan dorongan dari Program USAID PRIORITAS agar Sidoarjo segera mewujudkan Kabupaten Literasi,” ungkapnya.

Untuk itu, Tirto Adi sudah menyiapkan beberapa strategi agar kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo tetap terjaga meskipun Program USAID PRIORITAS yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar sudah selesai. Salah satu strategi yang dirancang oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo adalah fasilitator daerah yang telah dilatih oleh USAID PRIORITAS akan dibentuk sebagai tim teknis dan tim pengembang pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk itu kami harus menyiapkan payung hukum agar tim teknis dan tim pengembang ini dapat bekerja secara maksimal,” ungkapnya.

Kegiatan lainnya adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,2 Milyar terutama untuk mendukung kegiatan literasi di Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Tirto, seluruh sekolah di Kabupaten Sidoarjo sudah menerapkan budaya baca. Meski begitu masih ada saja pemahaman yang kurang terkait literasi di kalangan kepala sekolah dan guru. Untuk itu Tirto berupaya untuk meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah terkait literasi melalui beragam pelatihan. “Kebetulan USAID PRIORITAS sudah memiliki modul lengkap tentang literasi khususnya budaya baca di sekolah, dan fasilitator daerah kami sudah dilatih sehingga tinggal mendiseminasikan kepada guru dan kepala sekolah di Sidoarjo,” terangnya dari siaran pers, Rabu (26/4).

Silvana Erlina Koordinator USAID PRIORITAS Jawa Timur mengungkapkan, Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten yang antusias meningkatkan kualitas pendidikannya. Bahkan untuk program diseminasi, Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten yang tertinggi yang telah melakukan diseminasi dengan anggaran bos dan mandiri lebih dari Rp 4 Milyar.

“Keistimewaan Sidoarjo dibanding dengan kabupaten lainnya di Jatim adalah adanya Perbup Nomor 38/2013 tentang Pembinaan dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dimana guru wajib menyisihkan 5% dana tunjangan profesi pendidik (TPP) untuk penguatan profesionalismenya. Sehingga para guru di Sidoarjo bisa melaksanakan pelatihan secara mandiri dengan dana tersebut,” ungkap Silvana.

Sementara itu kegiatan Penutupan Program USAID PRIORITAS juga dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk (26/04). Kegiatan ini dipimpin oleh Sujito, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk. Dalam sambutannya, Sujito juga mengungkapkan dukungannya terhadap keberlanjutan Program USAID PRIORITAS dalam rangka meningkatkan kualitas pendidik di Kabupaten Nganjuk.*

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...