Rabu, 26 Juli 2017 | 13.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Reporter : Fadilah | Rabu, 26 April 2017 - 16:07 WIB

IMG-22214

Pedangdut Saipul Jamil. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Pedangdut Saipul Jamil melalui kuasa hukumnya yakni Tito Hananta Kusuma mengaku akan mengajukan eksepsi atas dakwaan yang telah dibacakan JPU KPK (Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi) kepadanya.

“Kami akan mengajukan eksepsi baik dari Saipul Jamil maupun tim kuasa hukum,” tutur Tito, di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat.

Menurut Tito eksepsi diajukan lantaran kliennya merasa keberatan dengan isi dakwaan tersebut. Sebab ada banyak isi dakwaan jaksa yang dinilai tidak tepat.

Salah satunya adalah tuduhan jaksa yang seolah-olah mengarahkan bahwa berperan sebagai otak penyuapan.

Diketahui, Ipul didakwa bersama-sama dengan kakak kandungnya yakni Syamsul Hidayatullah dan dua pengacaranya Kasman Sangaji dan Berthanatalia Ruruk Kariman telah melakukan atau turut serta memberi atau menjanjikan sesuatu yakni uang Rp 250 juta kepada Ifa Sudewi.

Ifa Sudewi adalah hakim ketua majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara pencabulan yang dilakukan oleh Saipul Jamil di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Adapun uang tersebut akan diberikan kepada Ifa melalui Panitera Pengganti Rohadi.

Adapun uang tersebut diberikan dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili agar memperoleh putusan pidana yang seringan-ringannya.

Atas perbuatannya itu, Ipul didakwa dengan tiga pasal alternatif yaitu Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...