Sabtu, 18 November 2017 | 17.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita

Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita

Reporter : Rakisa | Rabu, 26 April 2017 - 16:21 WIB

IMG-22216

Ilustrasi Narkoba

JAKARTA, kini.co.id – Lagi seorang warga Nigeria penyelundup narkoba jenis sabu dari Guangzhou, Cina sebanyak 2 kilogram berinisial DHO (40) dan Evi alias Yani (40), diamankan Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya.

Keduanya diamankan ditempat terpisah, Evi alias Yani diamankan petugas gabungan Dit Resnarkoba dan Bea Cukai di sebuah tempat kost di Jl Cengkir Raya Blok CL No.8, Kamar C, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/4) lalu.

Sedangkan DHO (40), warga Nigeria yang diakui Evi alias Yani sebagai suaminya itu diamankan di Jl Baladewa Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Namun saat akan dilakukan pendalaman lebih lanjut, DHO berusaha melawan petugas dengan merebut senjata dan akhirnya terpaksa diganjar timah panas karena tak tertolong, DHO pun meninggal dunia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan, modus kedua tersangka dalam menyelundupkan narkotika jenis sabu melalui sandal wanita.

Iriawan menjelaskan kronologis kejadian bahwa informasi berawal dari petugas Bea Cukai Pusat yang mencurigai adanya paket berupa sabu yang dikirimkan dari Pelabuhan Laut Talang Duku, Jambi melalui jasa ekspedisi ke Jakarta Utara.

Setelah melalui pengembangan lebih lanjut, petugas akhirnya berhasil mengetahui pemilik paket tersebut dan menangkap keduanya.

“Modus ini baru karena tersangka memasukan sabunya ke dalam lapisan sandal wanita yang sudah dipersiapkan, total barang bukti yang diamankan 2 kilogram sabu dan 5 koli sandal,” ungkap Iriawan dalam keterangan persnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/4).

Iriawan menambahkan pengakuan Evi alias Yani, DHO, suaminya tersebut sengaja menitipkan barangnya tersebut untuk diedarkan di Jakarta. Akan tetapi sebelum diedarkan barang tersebut disimpan di kamar kostnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...