Selasa, 26 September 2017 | 16.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polda Metro Bantah Lamban Tangani Kasus Novel

Polda Metro Bantah Lamban Tangani Kasus Novel

Reporter : Rakisa | Rabu, 26 April 2017 - 17:00 WIB

IMG-22218

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan (kanan). (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Kinerja polisi dalam mengungkap kasus penyiraman penyidik KPK, Novel Baswedan dipertanyakan bahkan dinilai lamban. Sejumlah lembaga masyarakat sipil menilai, kasus ini seharusnya mudah untuk diusut oleh polisi.

Menanggapi hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan membantah pihaknya lamban menangani kasus tersebut. Iriawan memastikan pihaknya masih melakukan pendalaman dengan memanggil beberapa saksi.

Polisi juga kata Iriawan memeriksa belasan saksi serta rekaman CCTV yang ada di rumah Novel terkait perkara itu.

“Kita mendapatkan identitas dua orang yang fotonya telah dimiliki polisi sebelumnya. Kedua orang itu kemudian diperiksa petugas. Namun, berdasarkan pemeriksaan petugas memastikan dua orang itu tidak terkait dengan penyiraman Novel. Karena kedua orang itu merupakan mata elang alias cepu polisi unti Ranmor,” kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (26/4).

Iriawan menegaskan timnya terus bekerja mengungkap pelaku teror Novel Baswedan. Dimana diakui Iriawan sebagai penyidik KPK yang tengah menangani kasus-kasus besar sudah seharusnya mendapatkan pengawalan.

“Saya tegaskan lagi bahwa semestinya yang bersangkutan (Novel) mendapatkan namun karena menolak dikawal sejak awal, termasuk saat saya menengok di rumah sakit juga membicarakan soal itu,” tegas Iriawan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bekraf dorong ekonomi kreatif lewat program satu pintu
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 15:46 WIB

Bekraf dorong ekonomi kreatif lewat program satu pintu

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) memberian peluang kepada pelaku ekonomi kreatif untuk mengajukan proposal bantuan untuk Periode 2018 melalui website satu ...
KPK Akan Penuhi Panggilan Pansus, Ini Syaratnya
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 14:52 WIB

KPK Akan Penuhi Panggilan Pansus, Ini Syaratnya

KPK kembali datang memenuhi panggilan Komisi III DPR RI untuk rapat dengar pendapat (RDP) hari ini. Dalam rapat lanjutan ini ...
Pimpinan KPK Pantau Kesaksian 3 Ahli Kasus BG di Prapid Novanto
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 14:05 WIB

Pimpinan KPK Pantau Kesaksian 3 Ahli Kasus BG di Prapid Novanto

Sidang Praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, hari ini, Selasa, (26/9/2017).Pantauan Kini.co.id ...
Tujuh komisioner KIP disahkan paripurna DPR
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 13:42 WIB

Tujuh komisioner KIP disahkan paripurna DPR

Agenda paripurna masa persidangan I 2017-2017 ketiga, Selasa (26/9) mengesahkan tujuh anggota komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) periode 2017-2021.Dalam laporannya ...
Fahri Hamzah Dinilai Arogan, Alasan 3 Fraksi Walkout dari Rapat Paripurna
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 13:34 WIB

Fahri Hamzah Dinilai Arogan, Alasan 3 Fraksi Walkout dari Rapat Paripurna

Pimpinan sidang rapat paripurna dinilai arogan oleh beberapa fraksi yang berujung walkoutnya Fraksi PAN, PKS, dan Gerindra Sekertaris Fraksi PAN ...
Lima ‘wakil Tuhan’ yang dipilih wakil rakyat disahkan di paripurna DPR
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 13:13 WIB

Lima ‘wakil Tuhan’ yang dipilih wakil rakyat disahkan di paripurna DPR

Lima Hakim Agung baru hasil uji kelayakan dan kepatutan Komisi III disahkan dalam paripurna masa persidangangn I 2017-2018, Selasa (26/9).Ketua ...