Jumat, 26 Mei 2017 | 22.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pengamat: Banjir Karangan Bunga Siasat Ahok Agar Jadi Menteri

Pengamat: Banjir Karangan Bunga Siasat Ahok Agar Jadi Menteri

Reporter : Rakisa | Rabu, 26 April 2017 - 19:35 WIB

IMG-22222

Papan bunga di Balaikota DKI Jakarta. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Pengamat Kebijakan Publik Budgeting Metropolitan Watch, Amir Hamzah menilai, banjirnya karangan bunga di Balai Kota sebagai siasat politik agar Ahok menjadi menteri.

“Isu reshuffle kabinet jilid III bukan berdiri sendiri. Meskipun sudah dibantah sendiri oleh Jokowi,” kata Amir Hamzah di Jakarta, Rabu (26/4).

“Jadi, usai babak belur di Pilgub DKI, melalui karangan bunga itu framing Ahok agar bisa dapat kursi menteri. Ahok dan Ahoker berupaya untuk memoles agar terlihat ‘barang bagus’. Yang kalah mereka, yang ngirim mereka sendiri, dan untuk kepentingan mereka juga,” ungkapnya.

Pengiriman karangan bunga untuk Ahok-Djarot terus berdatangan ke Balaikota DKI Jakarta. Kiriman bunga tersebut tidak menyertakan identitasnya. Mereka umumnya hanya menuliskan sebagai fans Ahok lantaran belum bisa menerima kekalahan telak pujaannya tersebut dari Anies-Sandi.

Mayoritas karangan bunga sendiri berasal dari sejumlah perusahaan penyedia jasa bunga yaitu, toko Istana Bunga, Cyntia Floris.

Selain dari DKI, tidak sedikit juga pengirim bunga itu mengaku berasal dari luar kota, seperti Solo, Semarang dan Surabaya. Bahkan ada yang dari luar negeri, seperti Malaysia dan Selandia Baru.

“Informasinya sekarang sekitar 1.000 lebih karangan bunga, namun sedang didata dulu. Sama nanti ada tim, tapi informasi ke saya sudah ada 1.000 karangan bunga,” kata Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri dan Daerah (KDH dan KLN) DKI Jakarta Muhammad Mawardi, kepada wartawan, di Balaikota DKI Jakarta.

Karangan bunga yang datang dalam bentuk papan, buket, hingga standing flower. Mawardi belum mengetahui tindaklanjut yang akan dilakukan mengenai banyaknya karangan bunga ini.

“Untuk sementara belum ada perintah khusus dari gubernur. Nanti akan dikomunikasikan lagi,” kata Mawardi.

Sementara itu, Marwan, staf tata usaha Balai Kota DKI Jakarta mengatakan ada sekitar 750 bunga yang datang ke Balaikota.

“Semalam ada 250 bunga yang datang. Hari ini diperkirakan ada 750 bunga, tapi belum dihitung dari yang diterima Pamdal,” kata Marwan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pasangan Suami Istri di Garut Diamankan Densus
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:58 WIB

Pasangan Suami Istri di Garut Diamankan Densus

Tim Densus 88 Mabes Polri kembali mengamankan sejumlah orang yang diduga terkait peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.Kali ini ...
Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:57 WIB

Pesan Berantai Balas Dendam Gangster Dibantah Kapolres

Terkait pesan berantai aksi balas dendam Gangster di Bekasi mendapat tanggapan dari Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi ...
Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:55 WIB

Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi melakukan razia miras di sejumlah pedagang ...
Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:41 WIB

Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..

Menanggapi pemberitaan yang beredar bahwa salah satu terduga pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) lalu adalah ...
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:13 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei

Pemerintah resmi menetapkan awal puasa 1438 Hijriyah/2017 Masehi pada Sabtu, 27 Mei 2017, berdasaran hasil sidang isbat yang digelar di ...
Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 18:02 WIB

Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath

Presidium alumni 212 meminta Pemerintahan Jokowi agar memberikan jaminan keamanan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq dan keluarganya, dari segala ...