Selasa, 24 April 2018 | 00.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Saipul Jamil Gelar Doa Bersama Usai Didakwa

Saipul Jamil Gelar Doa Bersama Usai Didakwa

Reporter : Fadilah | Rabu, 26 April 2017 - 21:26 WIB

IMG-22224

Pedangdut Saipul Jamil. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Para terdakwa korupsi biasanya langsung pergi meninggalkan ruang sidang, bahkan enggan menanggapi pertanyaan awak media usai di dakwa oleh Jaksa KPK. Hal tersebut namun tak berlaku bagi pedangdut Saipul Jamil.

Usai mendengar dakwaan, Ipul mengajak awak media bersama tiga puluh pengacaranya untuk menggelar doa bersama.

“Mari teman-teman kita panjatkan doa bersama untuk sahabat saya Jupe dan penyidik KPK Novel Baswedan,” seru Ipul di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Rabu, (26/4/2017).

Doa tersebut dipanjatkan bukan hanya agar proses hukumnya berjalan lancar, namun juga dipanjatkan untuk penyidik KPK Novel Baswedan dan rekannya Julia Peres (Jupe) yang tengah menjalani perawatan di RS (Rumah Sakit)

Sebagai informasi, Ipul didakwa bersama-sama dengan kakak kandungnya yakni Syamsul Hidayatullah dan dua pengacaranya Kasman Sangaji dan Berthanatalia Ruruk Kariman telah melakukan atau turut serta memberi atau menjanjikan sesuatu yakni uang Rp 250 juta kepada Ifa Sudewi.

Ifa Sudewi adalah hakim ketua majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara pencabulan yang dilakukan oleh Saipul Jamil di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Adapun uang tersebut akan diberikan kepada Ifa melalui Panitera Pengganti Rohadi.

Adapun uang tersebut diberikan dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili agar memperoleh putusan pidana yang seringan-ringannya.

Atas perbuatannya itu, Ipul didakwa dengan tiga pasal alternatif yaitu Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...