Kamis, 22 Februari 2018 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Saksi e-KTP Sebut Perusahaan Setnov Ikut Tender Proyek e-KTP

Saksi e-KTP Sebut Perusahaan Setnov Ikut Tender Proyek e-KTP

Reporter : Fadilah | Kamis, 27 April 2017 - 13:26 WIB

IMG-22247

Wirawan Tanzil menjadi saksi pertama yang didengarkan keterangannya dalam sidang lanjutan e-KTP dengan terdakwa Sugiharto dan Irman. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Direktur (Presdir) PT Avidisc Crestec Interindo; Wirawan Tanzil menjadi saksi pertama yang didengarkan keterangannya dalam sidang lanjutan e-KTP dengan terdakwa Sugiharto dan Irman.

Dalam kesaksiannnya, Wirawan membeberkan peran Setya Novanto (Setnov) dalam proyek e-KTP. Menurutnya, ada PT Murakabi Sejahtera yang ikut tender proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu.

“Isunya PT Murakabi ini ada hubungannya dengan petinggi di DPR Setya Novanto (Setnov),” beber Wirawan di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Kamis, (27/4/2017).

Ia berkata isu tersebut diketahuinya dari tim teknis konsorsium Murakabi; Johanes Ricard Tanjaya.

“Ketika dia (Johanes Tan) sebut perusahaan itu (PT Murakabi Sehahtera) ada hubungan sama Setya Novanto. Saya bilang wah tidak ikut-ikutan deh,” ucap dia.

Ditanya lebih jauh oleh Jaksa KPK seberapa jauh peran Setnov?

“Saya tidak tahu kalau masalah itu,” jawabnya.

Sebelumnya Ia menjelaskan, pernah diajak untuk bergabung dalam konsorsium pelaksana proyek pengadaan e-KTP oleh Johanes Tan.

“Tapi saya tolak, saya mengundurkan diri. Saya lihat situasinya tidak enak,” jelasnya.

Sebagai imformasi, dalam kasus e-KTP, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong secara sengaja membentuk tiga konsorsium untuk mengikuti lelang proyek pengadaan e-KTP.

Beberapa saksi dalam persidangan sebelumnya menjelaskan bahwa mendekati pengumuman pembukaan lelang, Andi dan sejumlah pengusaha yang berkumpul di Ruko Fatmawati, mengumpulkan 10 perusahaan yang disiapkan menangani proyek e-KTP.

Saat itu, mereka yang disebut sebagai Tim Fatmawati mempercepat pembuatan akta notaris konsorsium. Andi kemudian membuat tiga konsorsium yakni, Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), Konsorsium Astragraphia, dan Konsorsium Murakabi Sejahtera.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...
Sinabung Erupsi, DPR Sarankan BNPB dengan BPBD Berkoordinasi
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:56 WIB

Sinabung Erupsi, DPR Sarankan BNPB dengan BPBD Berkoordinasi

Ratusan warga Selandi Lama, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang berjarak sekitar radius 4 Kilometer dari puncak Gunung Sinabung ...
Pimpinan KPK Harap Pelaku Teror Air Keras Novel Segera Ditangkap
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:49 WIB

Pimpinan KPK Harap Pelaku Teror Air Keras Novel Segera Ditangkap

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif mengucapkan terimakasih atas doa, dukungan dan simpati yang diberikan oleh masyarakat ...
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...