Jumat, 26 Mei 2017 | 21.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Saksi e-KTP Sebut Perusahaan Setnov Ikut Tender Proyek e-KTP

Saksi e-KTP Sebut Perusahaan Setnov Ikut Tender Proyek e-KTP

Reporter : Fadilah | Kamis, 27 April 2017 - 13:26 WIB

IMG-22247

Wirawan Tanzil menjadi saksi pertama yang didengarkan keterangannya dalam sidang lanjutan e-KTP dengan terdakwa Sugiharto dan Irman. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Direktur (Presdir) PT Avidisc Crestec Interindo; Wirawan Tanzil menjadi saksi pertama yang didengarkan keterangannya dalam sidang lanjutan e-KTP dengan terdakwa Sugiharto dan Irman.

Dalam kesaksiannnya, Wirawan membeberkan peran Setya Novanto (Setnov) dalam proyek e-KTP. Menurutnya, ada PT Murakabi Sejahtera yang ikut tender proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu.

“Isunya PT Murakabi ini ada hubungannya dengan petinggi di DPR Setya Novanto (Setnov),” beber Wirawan di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Kamis, (27/4/2017).

Ia berkata isu tersebut diketahuinya dari tim teknis konsorsium Murakabi; Johanes Ricard Tanjaya.

“Ketika dia (Johanes Tan) sebut perusahaan itu (PT Murakabi Sehahtera) ada hubungan sama Setya Novanto. Saya bilang wah tidak ikut-ikutan deh,” ucap dia.

Ditanya lebih jauh oleh Jaksa KPK seberapa jauh peran Setnov?

“Saya tidak tahu kalau masalah itu,” jawabnya.

Sebelumnya Ia menjelaskan, pernah diajak untuk bergabung dalam konsorsium pelaksana proyek pengadaan e-KTP oleh Johanes Tan.

“Tapi saya tolak, saya mengundurkan diri. Saya lihat situasinya tidak enak,” jelasnya.

Sebagai imformasi, dalam kasus e-KTP, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong secara sengaja membentuk tiga konsorsium untuk mengikuti lelang proyek pengadaan e-KTP.

Beberapa saksi dalam persidangan sebelumnya menjelaskan bahwa mendekati pengumuman pembukaan lelang, Andi dan sejumlah pengusaha yang berkumpul di Ruko Fatmawati, mengumpulkan 10 perusahaan yang disiapkan menangani proyek e-KTP.

Saat itu, mereka yang disebut sebagai Tim Fatmawati mempercepat pembuatan akta notaris konsorsium. Andi kemudian membuat tiga konsorsium yakni, Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), Konsorsium Astragraphia, dan Konsorsium Murakabi Sejahtera.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:41 WIB

Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..

Menanggapi pemberitaan yang beredar bahwa salah satu terduga pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) lalu adalah ...
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:13 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei

Pemerintah resmi menetapkan awal puasa 1438 Hijriyah/2017 Masehi pada Sabtu, 27 Mei 2017, berdasaran hasil sidang isbat yang digelar di ...
Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 18:02 WIB

Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath

Presidium alumni 212 meminta Pemerintahan Jokowi agar memberikan jaminan keamanan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq dan keluarganya, dari segala ...
Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia
Politik - Jumat, 26 Mei 2017 - 15:43 WIB

Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia

Ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam lalu yang menewaskan tiga anggota polisi, dua orang pelaku ...
Densus 88 Ringkus Tiga Orang Terduga Terkait Ledakan Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 15:10 WIB

Densus 88 Ringkus Tiga Orang Terduga Terkait Ledakan Kampung Melayu

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda Jawa Barat mengamankan tiga orang yang diduga terkait ledakan di Terminal Kampung ...
Pengakuan ISIS Atas Ledakan Kampung Melayu, Pengamat: Salah Satu Organ
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 11:06 WIB

Pengakuan ISIS Atas Ledakan Kampung Melayu, Pengamat: Salah Satu Organ

Pihak ISIS mengaku bertanggungjawab atas ledakan yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) malam lalu. Kantor berita kelompok ...