Jumat, 26 Mei 2017 | 21.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Saksi Sebut Andi Narogong Pernah Minta Harga e-KTP Dimahalkan

Saksi Sebut Andi Narogong Pernah Minta Harga e-KTP Dimahalkan

Reporter : Fadilah | Kamis, 27 April 2017 - 15:21 WIB

IMG-22253

Wirawan Tanzil menjadi saksi pertama yang didengarkan keterangannya dalam sidang lanjutan e-KTP dengan terdakwa Sugiharto dan Irman. (kininews/fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Direktur (Presdir) PT Avidisc Crestec Interindo, Wirawan Tanzil dihadirkan Jaksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai saksi untuk terdakwa Irman dan Sugiharto dalam sidang lanjutan perkara korupsi pengadaan proyek e-KTP.

Dalam kesaksiannya, Wirawan mengungkapkan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong pernah memintanya untuk mengatur harga e-KTP sehingga menjadi terlalu mahal. Namun Ia menolak dan lebih memilih mundur dari lelang proyek e-KTP itu.

Mendapat penolakan tersebut, Andi kemudian seringkali bilang ‘Biayanya Gue Gede lho’.

“Cuma saya tidak tahu maksud biaya besar itu apa,” ujar Wirawan di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Kamis, (27/4/2017).

Sebelumnya Ia juga mengaku pernah ditawari untuk bergabung dalam konsorsium pelaksana proyek pengadaan e-KTP oleh Johanes Ricard Tanjaya. Johanes merupakan tim teknis konsorsium Murakabi.

“Tapi saya tolak (penawaran tersebut), saya mengundurkan diri. Saya lihat situasinya tidak enak,” katanya.

Penolakan tersebut karena ada PT Murakabi Sejahtera yang ikut tender proyek e-KTP di Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) itu.

“Isunya PT Murakabi ini ada hubungannya dengan petinggi di DPR Setya Novanto (Setnov). Namun saya tidak tahu kalau masalah itu (seberapa jauh peran Setnov di PT Murakabi Sejahtera),” pungkasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 21:55 WIB

Masih Ada yang Jual Miras Jelang Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi melakukan razia miras di sejumlah pedagang ...
Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:41 WIB

Darul Anshor Poso Bantah Tak Kenal Solihin,Tapi..

Menanggapi pemberitaan yang beredar bahwa salah satu terduga pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5) lalu adalah ...
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei
Nasional - Jumat, 26 Mei 2017 - 19:13 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Sabtu 27 Mei

Pemerintah resmi menetapkan awal puasa 1438 Hijriyah/2017 Masehi pada Sabtu, 27 Mei 2017, berdasaran hasil sidang isbat yang digelar di ...
Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 18:02 WIB

Alumni 212 Minta Jaminan Keamanan Habib Rizieq dan Pembebasan Al-Khaththath

Presidium alumni 212 meminta Pemerintahan Jokowi agar memberikan jaminan keamanan kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq dan keluarganya, dari segala ...
Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia
Politik - Jumat, 26 Mei 2017 - 15:43 WIB

Anggota DPR Ini Ingatkan Serangan Teror Menyasar Asia

Ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam lalu yang menewaskan tiga anggota polisi, dua orang pelaku ...
Densus 88 Ringkus Tiga Orang Terduga Terkait Ledakan Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 15:10 WIB

Densus 88 Ringkus Tiga Orang Terduga Terkait Ledakan Kampung Melayu

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda Jawa Barat mengamankan tiga orang yang diduga terkait ledakan di Terminal Kampung ...