Sabtu, 23 September 2017 | 06.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengacara Habib: Polisi Tak Usah Ancam Jemput Paksa

Pengacara Habib: Polisi Tak Usah Ancam Jemput Paksa

Kamis, 27 April 2017 - 19:31 WIB

IMG-22255

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab (KiniNews/Yudi Permana)

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian Polda Metro Jaya akan menjemput paksa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab jika pada panggilan kedua awal Mei nanti kembali mangkir.

Sebelumnya Habib Rizieq pada Selasa (25/4) tidak hadir pada panggilan pertama sebagai saksi kasus balada cinta firza berkonten porno.

Tak hanya Habib, tiga orang lainnya, yakni Habib Muchsin Alatas, Fatima alias Ime dan Istri Habib, Syarifah Fadlun Yahya juga tidak hadir dalam panggilan tersebut.

Menanggapi rencana akan penjemputan paksa terhadap Habib Rizieq, pengacara FPI, Sugito Atmo Pawiro mengatakan aparat kepolisian tidak perlu mengancam hal itu.

“Ga usah pakai ngancam akan jemput paksa, beliau khan masih sebagai saksi, komunikasikan baik-baik lah, sebagai pengacara tentu saya akan bela,” terangnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/4).

Ditambahkan Sugito, kliennya akan hadir pada panggilan kedua yang direncanakan setelah Hari Buruh 1 Mei nanti.

“Insya Allah akan hadir karena kami kan perlu mengklarifikasi juga,” tukasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan mengancam akan memanggil paksa Habib Rizieq Shihab jika kembali mangkir dalam panggilan kedua yang sebagai saksi kasus penyebaran konten pornografi.

Menurut Iriawan, penyidik memerlukan konfirmasi dari Imam Besar FPI itu lantaran memiliki bukti keterkaitan antara foto Firza Husein dengan bentuk tubuhnya.

Foto yang diduga diambil dari kamar mandi rumah Firza itu disebut atas permintaan Habib Rizieq.

“Sekarang saya tanya saat kasus Ariel-Luna apakah keduanya mengakui, jadi kita tidak perlu ada pengakuan karena kita memiliki bukti-bukti itu, biar nanti dipengadilan,” ujarnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...