Jumat, 21 Juli 2017 | 15.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengacara Habib: Polisi Tak Usah Ancam Jemput Paksa

Pengacara Habib: Polisi Tak Usah Ancam Jemput Paksa

Kamis, 27 April 2017 - 19:31 WIB

IMG-22255

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab (KiniNews/Yudi Permana)

Jakarta, kini.co.id – Aparat kepolisian Polda Metro Jaya akan menjemput paksa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab jika pada panggilan kedua awal Mei nanti kembali mangkir.

Sebelumnya Habib Rizieq pada Selasa (25/4) tidak hadir pada panggilan pertama sebagai saksi kasus balada cinta firza berkonten porno.

Tak hanya Habib, tiga orang lainnya, yakni Habib Muchsin Alatas, Fatima alias Ime dan Istri Habib, Syarifah Fadlun Yahya juga tidak hadir dalam panggilan tersebut.

Menanggapi rencana akan penjemputan paksa terhadap Habib Rizieq, pengacara FPI, Sugito Atmo Pawiro mengatakan aparat kepolisian tidak perlu mengancam hal itu.

“Ga usah pakai ngancam akan jemput paksa, beliau khan masih sebagai saksi, komunikasikan baik-baik lah, sebagai pengacara tentu saya akan bela,” terangnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/4).

Ditambahkan Sugito, kliennya akan hadir pada panggilan kedua yang direncanakan setelah Hari Buruh 1 Mei nanti.

“Insya Allah akan hadir karena kami kan perlu mengklarifikasi juga,” tukasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan mengancam akan memanggil paksa Habib Rizieq Shihab jika kembali mangkir dalam panggilan kedua yang sebagai saksi kasus penyebaran konten pornografi.

Menurut Iriawan, penyidik memerlukan konfirmasi dari Imam Besar FPI itu lantaran memiliki bukti keterkaitan antara foto Firza Husein dengan bentuk tubuhnya.

Foto yang diduga diambil dari kamar mandi rumah Firza itu disebut atas permintaan Habib Rizieq.

“Sekarang saya tanya saat kasus Ariel-Luna apakah keduanya mengakui, jadi kita tidak perlu ada pengakuan karena kita memiliki bukti-bukti itu, biar nanti dipengadilan,” ujarnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...