Senin, 23 April 2018 | 23.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mangkir dan Praperadilan, Miryam Ikuti Jejak Budi Gunawan

Mangkir dan Praperadilan, Miryam Ikuti Jejak Budi Gunawan

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 27 April 2017 - 20:09 WIB

IMG-22257

Miryam S Haryani saat dikonfrontir dengan tiga penyidik KPK (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Langkah anggota DPR, Miryam S Haryani memilih mangkir dari panggilan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kesaksian palsunya dalam skandal korupsi e-KTP nampaknya mengikuti jejak Jendral Polisi Budi Gunawan.

Budi Gunawan yang kini menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), saat itu terjerat kasus korupsi rekening gendut.

Budi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji saat dirinya menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri periode 2003-2006 memilih mangkir saat dipanggil KPK dan mengajukan praperadilan.

Kemudian pengadilan Jakarta Selatan memutuskan menganulir status penetapan tersangka Budi Gunawan.

Pengacara Miryam S Haryani, Aga Khan mengaku kliennya tidak mau memenuhi panggilan KPK ketika sudah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sama seperti apa yang dilakukan oleh Budi Gunawan sehingga akhirnya hakim tunggal menganulir penetapan tersangka terhadap Budi.

“Lho dulu kasus Komjen Budi Gunawan, Hadi Purnomo, mereka (KPK) kok bisa menahan diri, apa bedanya? Padahal jika dilihat dari kasusnya, Miryan hanya memberi kesaksian palsu di persidangan, bukan dugaan korupsi,” kata Aga Khan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/4).

Oleh karena itu, Aga meminta KPK agar tidak memaksa kliennya untuk hadir untuk diperiksa sebagai tersangka apalagi saat ini KPK menetapkan Miryam sebagai buronan.

“KPK punya hak tapi juga kami punya hak. Kami sudah memberitahukan secara baik-baik lewat surat tapi mereka (KPK) ngeyel. Jadi tolong dong KPK jangan tebang pilih,” pintanya.

Menyinggung dimasukannya Miryam sebagai buronan dan tengah diburu KPK dan Polisi. Aga mengaku Miryam tidak kabur.

“Miryam tidak kabur. Ada di Jawa lagi ada keperluan, khan kami sudah mengatakan tidak akan hadir, tolong hargai, jelas keberatan makanya tunggu dulu hasil praperadilan,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...