Minggu, 24 September 2017 | 15.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mangkir dan Praperadilan, Miryam Ikuti Jejak Budi Gunawan

Mangkir dan Praperadilan, Miryam Ikuti Jejak Budi Gunawan

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 27 April 2017 - 20:09 WIB

IMG-22257

Miryam S Haryani saat dikonfrontir dengan tiga penyidik KPK (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Langkah anggota DPR, Miryam S Haryani memilih mangkir dari panggilan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kesaksian palsunya dalam skandal korupsi e-KTP nampaknya mengikuti jejak Jendral Polisi Budi Gunawan.

Budi Gunawan yang kini menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), saat itu terjerat kasus korupsi rekening gendut.

Budi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji saat dirinya menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri periode 2003-2006 memilih mangkir saat dipanggil KPK dan mengajukan praperadilan.

Kemudian pengadilan Jakarta Selatan memutuskan menganulir status penetapan tersangka Budi Gunawan.

Pengacara Miryam S Haryani, Aga Khan mengaku kliennya tidak mau memenuhi panggilan KPK ketika sudah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sama seperti apa yang dilakukan oleh Budi Gunawan sehingga akhirnya hakim tunggal menganulir penetapan tersangka terhadap Budi.

“Lho dulu kasus Komjen Budi Gunawan, Hadi Purnomo, mereka (KPK) kok bisa menahan diri, apa bedanya? Padahal jika dilihat dari kasusnya, Miryan hanya memberi kesaksian palsu di persidangan, bukan dugaan korupsi,” kata Aga Khan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/4).

Oleh karena itu, Aga meminta KPK agar tidak memaksa kliennya untuk hadir untuk diperiksa sebagai tersangka apalagi saat ini KPK menetapkan Miryam sebagai buronan.

“KPK punya hak tapi juga kami punya hak. Kami sudah memberitahukan secara baik-baik lewat surat tapi mereka (KPK) ngeyel. Jadi tolong dong KPK jangan tebang pilih,” pintanya.

Menyinggung dimasukannya Miryam sebagai buronan dan tengah diburu KPK dan Polisi. Aga mengaku Miryam tidak kabur.

“Miryam tidak kabur. Ada di Jawa lagi ada keperluan, khan kami sudah mengatakan tidak akan hadir, tolong hargai, jelas keberatan makanya tunggu dulu hasil praperadilan,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...