Minggu, 28 Mei 2017 | 05.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mangkir dan Praperadilan, Miryam Ikuti Jejak Budi Gunawan

Mangkir dan Praperadilan, Miryam Ikuti Jejak Budi Gunawan

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 27 April 2017 - 20:09 WIB

IMG-22257

Miryam S Haryani saat dikonfrontir dengan tiga penyidik KPK (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Langkah anggota DPR, Miryam S Haryani memilih mangkir dari panggilan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kesaksian palsunya dalam skandal korupsi e-KTP nampaknya mengikuti jejak Jendral Polisi Budi Gunawan.

Budi Gunawan yang kini menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), saat itu terjerat kasus korupsi rekening gendut.

Budi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji saat dirinya menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri periode 2003-2006 memilih mangkir saat dipanggil KPK dan mengajukan praperadilan.

Kemudian pengadilan Jakarta Selatan memutuskan menganulir status penetapan tersangka Budi Gunawan.

Pengacara Miryam S Haryani, Aga Khan mengaku kliennya tidak mau memenuhi panggilan KPK ketika sudah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sama seperti apa yang dilakukan oleh Budi Gunawan sehingga akhirnya hakim tunggal menganulir penetapan tersangka terhadap Budi.

“Lho dulu kasus Komjen Budi Gunawan, Hadi Purnomo, mereka (KPK) kok bisa menahan diri, apa bedanya? Padahal jika dilihat dari kasusnya, Miryan hanya memberi kesaksian palsu di persidangan, bukan dugaan korupsi,” kata Aga Khan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/4).

Oleh karena itu, Aga meminta KPK agar tidak memaksa kliennya untuk hadir untuk diperiksa sebagai tersangka apalagi saat ini KPK menetapkan Miryam sebagai buronan.

“KPK punya hak tapi juga kami punya hak. Kami sudah memberitahukan secara baik-baik lewat surat tapi mereka (KPK) ngeyel. Jadi tolong dong KPK jangan tebang pilih,” pintanya.

Menyinggung dimasukannya Miryam sebagai buronan dan tengah diburu KPK dan Polisi. Aga mengaku Miryam tidak kabur.

“Miryam tidak kabur. Ada di Jawa lagi ada keperluan, khan kami sudah mengatakan tidak akan hadir, tolong hargai, jelas keberatan makanya tunggu dulu hasil praperadilan,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...
KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 20:57 WIB

KPK Beberkan Krnologi OTT BPK-Kemendes

KPK memaparkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di kantor BPK dan Kemendes PDTT, pada Jumat (26/5).Dalam OTT tersebut, ...
TransJakarta  Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:24 WIB

TransJakarta Belum Pastikan Kapan Halte Kampung Melayu Beroperasi

Kondisi bangunan Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terkena dampak ledakan sebagian besar kerusakan cukup parah, terutama kaca. ...