Minggu, 23 Juli 2017 | 17.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Habib Rizieq Diincar Sniper, Ungsikan Keluarga ke Madinah

Habib Rizieq Diincar Sniper, Ungsikan Keluarga ke Madinah

Reporter : Rakisa | Jumat, 28 April 2017 - 16:47 WIB

IMG-22282

Habib Rizieq Shihab. (KiniNews/Dok)

JAKARTA, kini.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengungsikan keluarganya ke luar negeri pada Rabu (26/4) kemarin.

Langkah itu diambil bukan untuk menghindari kasus-kasus hukum yang dihadapinya, melainkan dengan alasan menghindari teror yang terjadi pada dirinya dimana beberapa hari lalu ada ancaman penembak jitu (sniper) yang membidik Habib.

“Ya ada 18 orang yang beliau bawa semua mulai dari anak, cucunya dia bawa. Karena ada sniper yang menembak ke arah kediaman Habib Rizieq,” kata Ustadz Ansufri Sambo di Kantor Komnas HAM, Jumat (28/4).

Soal kapan kejadian tersebut Ketua Presidium Alumni 212 itu bahwa peristiwa penembakan ke arah kediaman Habib Rizieq terjadi pada Selasa (25/4) pagi. Kemudian keesokan harinya, Rabu (26/4) langsung mengungsikan ke luar negeri.

“Kejadiannya selasa, selasa ini, tiga hari lalu, belum lama. Kejadian pagi, langsung siangnya ngurus paspor, dan besok subuhnya langsung berangkat ke umroh,” terangnya.

Menurutnya, dalam peristiwa tersebut tidak ada yang kena tembak, hanya kena pendoponya saja dan hanya ada satu tembakan.

Ia mengatakan bahwa pihak Habib Rizieq belum melapor. “Ada satu tembakan, tapi tidak lapor,” ujarnya.

Saat ditanya, apakah ditemukan proyektil, Sambo menyampaikan protektif sudah diamankan.

“Yang jelas sudah diamankan oleh tim di sana. Mungkin nanti akan kita blow up,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Habib Rizieq akan berada di luar negeri hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Sampai aman negeri ini, sampai aman (baru kembali-red), makanya kita bergerak sekarang ini, justru kita bergerak supaya ini aman. Habib bisa pulang dengan nyaman, tidak ada lagi intimidasi, teror dan tidak ada lagi kriminalisasi,” tukasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...