Jumat, 24 November 2017 | 10.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Habib Rizieq Diincar Sniper, Ungsikan Keluarga ke Madinah

Habib Rizieq Diincar Sniper, Ungsikan Keluarga ke Madinah

Reporter : Rakisa | Jumat, 28 April 2017 - 16:47 WIB

IMG-22282

Habib Rizieq Shihab. (KiniNews/Dok)

JAKARTA, kini.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengungsikan keluarganya ke luar negeri pada Rabu (26/4) kemarin.

Langkah itu diambil bukan untuk menghindari kasus-kasus hukum yang dihadapinya, melainkan dengan alasan menghindari teror yang terjadi pada dirinya dimana beberapa hari lalu ada ancaman penembak jitu (sniper) yang membidik Habib.

“Ya ada 18 orang yang beliau bawa semua mulai dari anak, cucunya dia bawa. Karena ada sniper yang menembak ke arah kediaman Habib Rizieq,” kata Ustadz Ansufri Sambo di Kantor Komnas HAM, Jumat (28/4).

Soal kapan kejadian tersebut Ketua Presidium Alumni 212 itu bahwa peristiwa penembakan ke arah kediaman Habib Rizieq terjadi pada Selasa (25/4) pagi. Kemudian keesokan harinya, Rabu (26/4) langsung mengungsikan ke luar negeri.

“Kejadiannya selasa, selasa ini, tiga hari lalu, belum lama. Kejadian pagi, langsung siangnya ngurus paspor, dan besok subuhnya langsung berangkat ke umroh,” terangnya.

Menurutnya, dalam peristiwa tersebut tidak ada yang kena tembak, hanya kena pendoponya saja dan hanya ada satu tembakan.

Ia mengatakan bahwa pihak Habib Rizieq belum melapor. “Ada satu tembakan, tapi tidak lapor,” ujarnya.

Saat ditanya, apakah ditemukan proyektil, Sambo menyampaikan protektif sudah diamankan.

“Yang jelas sudah diamankan oleh tim di sana. Mungkin nanti akan kita blow up,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Habib Rizieq akan berada di luar negeri hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Sampai aman negeri ini, sampai aman (baru kembali-red), makanya kita bergerak sekarang ini, justru kita bergerak supaya ini aman. Habib bisa pulang dengan nyaman, tidak ada lagi intimidasi, teror dan tidak ada lagi kriminalisasi,” tukasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polisi Ungkap Penyebab Benjolnya Kepala Setnov Saat Insiden Tiang Listrik
Hukum - Jumat, 24 November 2017 - 09:54 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Benjolnya Kepala Setnov Saat Insiden Tiang Listrik

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR RI, Setya Novanto terkait kecelakaan menabrak tiang listrik beberapa waktu lalu.Dalam pemeriksaan ...
Kondisi Mulai Kondusif, 806 Pengungsi Papua Bakal Dipulangkan
Peristiwa - Jumat, 24 November 2017 - 09:21 WIB

Kondisi Mulai Kondusif, 806 Pengungsi Papua Bakal Dipulangkan

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menilai suasana setelah insiden Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sudah mulai kondusif.Untuk itu, 806 ...
Horas! 30 Raja Manortor di Horja Godang Kahiyang-Bobby
Peristiwa - Jumat, 24 November 2017 - 09:09 WIB

Horas! 30 Raja Manortor di Horja Godang Kahiyang-Bobby

Acara ngunduh mantu anak Presiden Jokowi digelar hari ini, Jumat (24/11/2017).Tabuhan gordang sambilan pun mulai terdengar tanda dimulainya prosesi manyantani ...
Dirjen Dukcapil: Daerah bisa beli printer sendiri jika ingin cepat cetak e-KTP
Peristiwa - Kamis, 23 November 2017 - 22:44 WIB

Dirjen Dukcapil: Daerah bisa beli printer sendiri jika ingin cepat cetak e-KTP

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan pihaknya fokus mengerjakan tiga hal ...
Setnov dicecar 21 pertanyaan terkait kecelakaan tabrak tiang listrik
Peristiwa - Kamis, 23 November 2017 - 22:16 WIB

Setnov dicecar 21 pertanyaan terkait kecelakaan tabrak tiang listrik

Penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya memeriksa Setya Novanto selama kurang lebih dua jam.Setya Novanto diperiksa sebagai saksi ...
Kemenperin perdalam struktur industri farmasi nasional
Ekonomi - Kamis, 23 November 2017 - 19:33 WIB

Kemenperin perdalam struktur industri farmasi nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya ...