Minggu, 19 November 2017 | 02.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Reporter : Rakisa | Jumat, 28 April 2017 - 20:41 WIB

IMG-22288

Sirra Prayuna, kuasa hukum Ahok di serial malam sastra jl Guntur 49. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Biasanya kita melihat kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnma alias Ahok, Sirra Prayuna serius saat mendampingi kliennya dalam sidang dugaan penistaan agama.

Kali ini Sirra tampak berbeda dengan stelan jeans dan kemeja santainya saat menghadiri serial malam sastra dalam mengenang penyair Chairil Anwar, Jumat (28/4) malam di Jl Guntur 49, Jakarta Selatan.

Sirra yang didaulat membacakan puisi berjudul ‘Puting Beliung Tangis Anak Bangsa’ karyanya sendiri mengaku puisi tersebut ditulisnya hanya satu hari saat Agus, rekan aktivis dari Pro Demokrasi memintanya untuk membacakan puisi.

“Ga lama kok ya hanya satu hari aja, saya bikin sendiri terus disempurnakan sama Agus dan Isti (aktivis Pro Demokrasi),” tutur mantan aktivis Kontras ini kepada Kini.co.id.

Selain Sirra Prayuna pada acara pembacaan puisi karya-karya Chairil Anwar dan musikalisasi puisi karya lainnya itu tampak hadir artis peran Olivia Zalianty dan lainnya. Olivia juga membacakan satu puisi karya Chairil Anwar.

Bambang Isti Nugroho, aktivis Pro Demokrasi mengatakan, malam sastra ini diniatkan akan digelar setiap bulan dalam memperbanyak puisi di ruang publik yang mengimbangi berita-berita politik banal.

“Kalau politik kotor, maka puisilah yang akan membersihkannya, “ kata Isti Nugroho mengutip Kalimat John F.Kennedy.

Lebih jauh Isti menegaskan, akhir-akhir ini berita-berita politik yang menjurus pada perpecahan pasca Pilkada DKI Jakarta mesti harus direkatkan lagi lewat karya sastra.

Maka, Isti menambahkan, upaya mengadakan malam sastra oleh aktivis Pro Demokrasi ini seyogyanya mendapat banyak dukungan, bukan hanya oleh seniman, artis atau lainnya tetapi semua pihak.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 22:46 WIB

Sayembara pencarian Setnov selesai, MAKI sumbangkan hadiah ke Anak Yatim

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan pemenang sayembara informasi valid keberadaan tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ...
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...