Rabu, 17 Januari 2018 | 19.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Reporter : Rakisa | Jumat, 28 April 2017 - 20:41 WIB

IMG-22288

Sirra Prayuna, kuasa hukum Ahok di serial malam sastra jl Guntur 49. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Biasanya kita melihat kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnma alias Ahok, Sirra Prayuna serius saat mendampingi kliennya dalam sidang dugaan penistaan agama.

Kali ini Sirra tampak berbeda dengan stelan jeans dan kemeja santainya saat menghadiri serial malam sastra dalam mengenang penyair Chairil Anwar, Jumat (28/4) malam di Jl Guntur 49, Jakarta Selatan.

Sirra yang didaulat membacakan puisi berjudul ‘Puting Beliung Tangis Anak Bangsa’ karyanya sendiri mengaku puisi tersebut ditulisnya hanya satu hari saat Agus, rekan aktivis dari Pro Demokrasi memintanya untuk membacakan puisi.

“Ga lama kok ya hanya satu hari aja, saya bikin sendiri terus disempurnakan sama Agus dan Isti (aktivis Pro Demokrasi),” tutur mantan aktivis Kontras ini kepada Kini.co.id.

Selain Sirra Prayuna pada acara pembacaan puisi karya-karya Chairil Anwar dan musikalisasi puisi karya lainnya itu tampak hadir artis peran Olivia Zalianty dan lainnya. Olivia juga membacakan satu puisi karya Chairil Anwar.

Bambang Isti Nugroho, aktivis Pro Demokrasi mengatakan, malam sastra ini diniatkan akan digelar setiap bulan dalam memperbanyak puisi di ruang publik yang mengimbangi berita-berita politik banal.

“Kalau politik kotor, maka puisilah yang akan membersihkannya, “ kata Isti Nugroho mengutip Kalimat John F.Kennedy.

Lebih jauh Isti menegaskan, akhir-akhir ini berita-berita politik yang menjurus pada perpecahan pasca Pilkada DKI Jakarta mesti harus direkatkan lagi lewat karya sastra.

Maka, Isti menambahkan, upaya mengadakan malam sastra oleh aktivis Pro Demokrasi ini seyogyanya mendapat banyak dukungan, bukan hanya oleh seniman, artis atau lainnya tetapi semua pihak.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...