Jumat, 24 November 2017 | 10.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kuasa Hukum: Sudah Semestinya Ahok Bebas

Kuasa Hukum: Sudah Semestinya Ahok Bebas

Sabtu, 29 April 2017 - 13:19 WIB

Jakarta, kini.co.id – Tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Tommy Sihotang menilai kasus dugaan penistaan agama yang menjerat kliennya adalah proses hukum yang biasa-biasa saja, sejauh ini tidak ada masalah teknis yang luar biasa.

“Jadi sebenarnya ini sesuatu hukum yang biasa-biasa saja terdakwa dituntut satu tahun penjara dengan dua tahun masa percobaan, artinya kalau dalam tempo dua tahun terdakwa ada melakukan kejahatan atau kriminal maka dia harus menjalani satu tahun plus yang baru itu harus diusut lagi,” ujarnya di Cikini, Jakarta, Sabtu (29/8).

Menurutnya kasus penistaan agama yang saat ini menjerat kliennya menjadi tidak biasa dikarenakan ada urusan politik di dalamnya.

“Kasus Ahok kan menjadi tidak biasa karena ada politik di dalam nya,” tuturnya.

Terkait tuntutan JPU yang menuntut Basuki Tjahaja Purnama dengan tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

Kuasa hukum Ahok lainnya Sirra Prayuna menyebutkan, kliennya semestinya tak perlu dipenjara alias dibebaskan.

Menurutnya kenapa Ahok harus dibebaskan, karena dalam kasus tersebut tidak ada saksi yang berada ditempat pada saat Ahok diduga menistakan agama.

“Semestinya dong jaksa penuntut umum menuntut Ahok bebas, mengapa harus bebas, karena tidak ada bukti yang kuat dan tidak ada saksi fakta,” kata Sirra kepada kini.co.id, Jumat (28/4) malam di Jl Guntur 49, Jakarta Selatan.

Maka dari Sirra berharap Majelis hakim nanti dalam sidang vonis juga harus membebaskan Ahok.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polisi Ungkap Penyebab Benjolnya Kepala Setnov Saat Insiden Tiang Listrik
Hukum - Jumat, 24 November 2017 - 09:54 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Benjolnya Kepala Setnov Saat Insiden Tiang Listrik

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR RI, Setya Novanto terkait kecelakaan menabrak tiang listrik beberapa waktu lalu.Dalam pemeriksaan ...
Kondisi Mulai Kondusif, 806 Pengungsi Papua Bakal Dipulangkan
Peristiwa - Jumat, 24 November 2017 - 09:21 WIB

Kondisi Mulai Kondusif, 806 Pengungsi Papua Bakal Dipulangkan

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menilai suasana setelah insiden Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sudah mulai kondusif.Untuk itu, 806 ...
Horas! 30 Raja Manortor di Horja Godang Kahiyang-Bobby
Peristiwa - Jumat, 24 November 2017 - 09:09 WIB

Horas! 30 Raja Manortor di Horja Godang Kahiyang-Bobby

Acara ngunduh mantu anak Presiden Jokowi digelar hari ini, Jumat (24/11/2017).Tabuhan gordang sambilan pun mulai terdengar tanda dimulainya prosesi manyantani ...
Dirjen Dukcapil: Daerah bisa beli printer sendiri jika ingin cepat cetak e-KTP
Peristiwa - Kamis, 23 November 2017 - 22:44 WIB

Dirjen Dukcapil: Daerah bisa beli printer sendiri jika ingin cepat cetak e-KTP

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan pihaknya fokus mengerjakan tiga hal ...
Setnov dicecar 21 pertanyaan terkait kecelakaan tabrak tiang listrik
Peristiwa - Kamis, 23 November 2017 - 22:16 WIB

Setnov dicecar 21 pertanyaan terkait kecelakaan tabrak tiang listrik

Penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya memeriksa Setya Novanto selama kurang lebih dua jam.Setya Novanto diperiksa sebagai saksi ...
Kemenperin perdalam struktur industri farmasi nasional
Ekonomi - Kamis, 23 November 2017 - 19:33 WIB

Kemenperin perdalam struktur industri farmasi nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya ...