Minggu, 22 April 2018 | 11.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Reporter : Rakisa | Sabtu, 29 April 2017 - 20:28 WIB

IMG-22307

Balasan kicauan Fahira Idris. (twitter)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Komite 3 DPD RI, Fahira Idris mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berhasil melaporkan Nathan ke Polisi. Bahkan dia bersedia memberikan hadiah ponsel.

Akun @fahiraidris berkicau ‘Ada sayembara u/sahabat2 di #Surabaya Bila ada yg berhasil melaporkan Nathan ke Polisi, maka akan ada hadiah HP Xiomi u/Pelapor Pertama’

Diketahui sebelumnya, Diketahui, kicauan @NathanSuwanto sekitar pukul 12.00 WIB siang, namun enam jam kemudian, 18.00 WIB memohon maaf kepada Buni Yani.

Dalam kicauan @NathanSuwanto tertulis sekitar pukul 12.36 WIB ‘If you know of a way to crowdfund assassins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani dan friens, lemme know’. Kemudian, @NathanSuwanto juga menyebutkan, ‘Buni Yani bangsat ini minta dikaplok banget. Udah salah masih berani marah dan ngatain orang lain goblok, padahal sendirinya IDIO, DUNGU’. Lalu, akun @NathanSuwanto juga menuliskan, ‘Gue doain balik supaya dia yang cepet binasa. Cepet mampus aja lah supaya nggak ngotorin dunia ini. Manusia banyak lagak banyak bacot’ dan ‘ I am so pissed off that im now willing to spend my live savings to hire assassins to kill those bastards dan bitches, if they’re available’.

Namun tak lama kemudian, akun @NathanSuwanto menyerah dan memohon maaf sekitar pukul 18.10 WIB.’Dengan ini saya secara pribadi, Nathan P Suwanto, ingin memohon maaf atas kata-kata saya yang tidak pantas dan bernada mengancam. Sunggung tidak ada keinginan dari saya untuk mencelakai Bapak. Jika diinginkan, saya ingin menelepon Bapak untuk meminta maaf secara langsung. Terima kasih jika Bapak berkenan untuk meluangkan sedikit waktu untuk saya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.’

Mengomentari hal itu, Buni Yani juga membalas, ‘Nathan P Suwanto meminta maaf setelah mengancam mau membunuh saya dan beberapa orang. Mengapa kebencian begitu masif terjadi skrg ini.’

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...