Senin, 20 November 2017 | 22.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Reporter : Rakisa | Sabtu, 29 April 2017 - 20:28 WIB

IMG-22307

Balasan kicauan Fahira Idris. (twitter)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua Komite 3 DPD RI, Fahira Idris mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berhasil melaporkan Nathan ke Polisi. Bahkan dia bersedia memberikan hadiah ponsel.

Akun @fahiraidris berkicau ‘Ada sayembara u/sahabat2 di #Surabaya Bila ada yg berhasil melaporkan Nathan ke Polisi, maka akan ada hadiah HP Xiomi u/Pelapor Pertama’

Diketahui sebelumnya, Diketahui, kicauan @NathanSuwanto sekitar pukul 12.00 WIB siang, namun enam jam kemudian, 18.00 WIB memohon maaf kepada Buni Yani.

Dalam kicauan @NathanSuwanto tertulis sekitar pukul 12.36 WIB ‘If you know of a way to crowdfund assassins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani dan friens, lemme know’. Kemudian, @NathanSuwanto juga menyebutkan, ‘Buni Yani bangsat ini minta dikaplok banget. Udah salah masih berani marah dan ngatain orang lain goblok, padahal sendirinya IDIO, DUNGU’. Lalu, akun @NathanSuwanto juga menuliskan, ‘Gue doain balik supaya dia yang cepet binasa. Cepet mampus aja lah supaya nggak ngotorin dunia ini. Manusia banyak lagak banyak bacot’ dan ‘ I am so pissed off that im now willing to spend my live savings to hire assassins to kill those bastards dan bitches, if they’re available’.

Namun tak lama kemudian, akun @NathanSuwanto menyerah dan memohon maaf sekitar pukul 18.10 WIB.’Dengan ini saya secara pribadi, Nathan P Suwanto, ingin memohon maaf atas kata-kata saya yang tidak pantas dan bernada mengancam. Sunggung tidak ada keinginan dari saya untuk mencelakai Bapak. Jika diinginkan, saya ingin menelepon Bapak untuk meminta maaf secara langsung. Terima kasih jika Bapak berkenan untuk meluangkan sedikit waktu untuk saya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.’

Mengomentari hal itu, Buni Yani juga membalas, ‘Nathan P Suwanto meminta maaf setelah mengancam mau membunuh saya dan beberapa orang. Mengapa kebencian begitu masif terjadi skrg ini.’

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...