Selasa, 26 September 2017 | 18.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Reporter : Rakisa | Sabtu, 29 April 2017 - 23:06 WIB

IMG-22310

Habib Rizieq Shihab umrah. (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – Saat ini Imam Besar FPI, Habib Rizieq beserta seluruh keluarganya tengah menjalankan ibadah umroh ke Saudi Arabiah.

Sejumlah kalangan menilai kepergian Habib Rizieq ke Saudi Arabi yang mendadak diduga menghindari panggilan polisi.

Namun pengacara Habib Rizieq, Sugito membantah hal itu. Menurutnya rencana umroh Habib beserta keluarga sudah jauh hari direncanakan hanya memang diakuinya kepergian Habib mendadak.

“Bukan menghindar panggilan polisi, Insya Allah kita kooperatif soal pemanggilan,” katanya, Sabtu (29/4).

Sementara itu berdasarkan video yang beredar keberadaan Habib Rizieq di Madiah juga memberikan ceramah kepada mahasiswa dan pelajar Indonesia.

Dihadapan mereka Habib Rizieq mengungkapkan sejumlah teror yang menimpa dirinya, tak hanya itu teror tersebut merembet ke keluarganya.

“Sudah tiga bulan ini teror saya hadapi, tetapi makin kesini teror itu mulai ke anak, ke keluarga. Maka dari itu sebagai kepala keluarga saya bertanggungjawab maka dari itu saya diam-diam kumpulkan semua keluarga dengan mengajak Umroh, karena Umroh ini jalan keluar terbaik. Kalau keluarga sudah aman saya akan berjuang lebih leluasa,” tegasnya dalam video tersebut.

Selain itu Habib Rizieq juga mengungkapkan soal aksi simpatik yang dilakukan Presidium Alumni 212 pada, Jumat (26/4) kemarin yang mendatangi PN Jakarta Utara dalam menuntut sikap Majelis Hakim agar tidak terpengaruh dengan tuntut JPU yang menuntut terdakwa Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dengan tuntutan 1 tahun penjara dan 2 tahun masa percobaan.

“Jadi intinya kawan-kawan di Jakarta bahkan seluruh daerah melakukan aksi yang sama begitu juga nanti 5 Mei akan dilakukan kembali, untuk apa meminta bahwa Hakim itu harus harus bersikap tidak boleh terpengaruh apapun, hakim harus mandiri dalam memutuskan,” tandasnya.

Tak lupa Habib Rizieq mengajak mahasiswa dan pelajar Indonesia di Madinah untuk mendoakan umat Islam di Indonesia serta memberikan supportnya melalui media sosail dan lainnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...