Rabu, 26 Juli 2017 | 13.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Reporter : Rakisa | Sabtu, 29 April 2017 - 23:06 WIB

IMG-22310

Habib Rizieq Shihab umrah. (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – Saat ini Imam Besar FPI, Habib Rizieq beserta seluruh keluarganya tengah menjalankan ibadah umroh ke Saudi Arabiah.

Sejumlah kalangan menilai kepergian Habib Rizieq ke Saudi Arabi yang mendadak diduga menghindari panggilan polisi.

Namun pengacara Habib Rizieq, Sugito membantah hal itu. Menurutnya rencana umroh Habib beserta keluarga sudah jauh hari direncanakan hanya memang diakuinya kepergian Habib mendadak.

“Bukan menghindar panggilan polisi, Insya Allah kita kooperatif soal pemanggilan,” katanya, Sabtu (29/4).

Sementara itu berdasarkan video yang beredar keberadaan Habib Rizieq di Madiah juga memberikan ceramah kepada mahasiswa dan pelajar Indonesia.

Dihadapan mereka Habib Rizieq mengungkapkan sejumlah teror yang menimpa dirinya, tak hanya itu teror tersebut merembet ke keluarganya.

“Sudah tiga bulan ini teror saya hadapi, tetapi makin kesini teror itu mulai ke anak, ke keluarga. Maka dari itu sebagai kepala keluarga saya bertanggungjawab maka dari itu saya diam-diam kumpulkan semua keluarga dengan mengajak Umroh, karena Umroh ini jalan keluar terbaik. Kalau keluarga sudah aman saya akan berjuang lebih leluasa,” tegasnya dalam video tersebut.

Selain itu Habib Rizieq juga mengungkapkan soal aksi simpatik yang dilakukan Presidium Alumni 212 pada, Jumat (26/4) kemarin yang mendatangi PN Jakarta Utara dalam menuntut sikap Majelis Hakim agar tidak terpengaruh dengan tuntut JPU yang menuntut terdakwa Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dengan tuntutan 1 tahun penjara dan 2 tahun masa percobaan.

“Jadi intinya kawan-kawan di Jakarta bahkan seluruh daerah melakukan aksi yang sama begitu juga nanti 5 Mei akan dilakukan kembali, untuk apa meminta bahwa Hakim itu harus harus bersikap tidak boleh terpengaruh apapun, hakim harus mandiri dalam memutuskan,” tandasnya.

Tak lupa Habib Rizieq mengajak mahasiswa dan pelajar Indonesia di Madinah untuk mendoakan umat Islam di Indonesia serta memberikan supportnya melalui media sosail dan lainnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...