Selasa, 26 September 2017 | 18.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto

Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto

Reporter : Rakisa | Minggu, 30 April 2017 - 12:16 WIB

IMG-22312

Papan bunga di Balaikota DKI Jakarta. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Setelah menyindir soal ribuan karangan bunga yang diberikan warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat dengan sebutan jumlah orang bego di Jakarta dan sampah.

Lontaran pedas kembali disampaikan Kepala Bidang Advokasi DPP Gerindra, Habiburokhman.

Melalui akun twitternya, Habiburokman kembali melontarkan sindiranya dengan menyinggung soal sejuta KTP yang dikumpulkan oleh relawan ‘Teman Ahok’ saat mantan Bupati Belitung Timur itu ingin maju di Pilkada DKI 2017 lewat jalur independen.

“Habis sampah KTP terbitlah sampah karangan bunga, dasar kaum pembuat sampah !!!,” tulis Habiburokhman lewat akun Twitter-nya, Sabtu (29/4).

Tak hanya itu, ia juga menyindir soal ribuan warga yang antre untuk meminta foto bersama Ahok di Balaikota Jakarta.

“Monyet di kebun binatang juga banyak yg ngajak foto,” singkatnya.

Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini menyarankan agar Ahok – Djarot dan pendukungnya bisa ikhlas menerima kekalahan mereka di putaran kedua Pilkada DKI.

“Yang kalah sdh cukup waktu bersedih, jadikan kekalahan ini sbg momentum u sembuhkan penyakit hati , hilangkan iri, dengki dan kebencian,” ujarnya.

Seperti diketahui sejak Sabtu (22/4) lalu, karangan bunga untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat terus berdatangan. Hingga sepekan ini jumlah karangan bunga telah mencapai tiga ribu lebih.

Ribuan karangan bunga itu diberikan warga sebagai bentuk dukungan kepada Ahok – Djarot, yang kalah di Pilkada DKI putaran kedua dari pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan – Sandiaga Uno, berdasarkan real count (KPU) DKI.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...