Rabu, 17 Januari 2018 | 19.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>‘Dear BP Fadli Zon, Mohon Titip Bunga Disini Ya !!

‘Dear BP Fadli Zon, Mohon Titip Bunga Disini Ya !!

Reporter : Rakisa | Minggu, 30 April 2017 - 20:22 WIB

IMG-22323

Karangan bunga untuk Fadli Zon. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon rupanya mendapatkan kiriman karangan bunga yang diduga dikirim oleh pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok nampaknya masih terus mengirimkan karangan bunganya ke Balaikota DKI hingga, Sabtu (29/4).

Karangan bunga yang dikirimkan ke komplek DPR itu berisi pesan menitipkan bunga kepada Fadli Zon, karena di Balaikota karangan bunga sudah membludak.

“Dear BP Fadli Zon, Mohon Titip Bunga Disini Ya!! Karena Balai Kota Sudah Penuh “Tim Pencitraan,” begitulah bunyi pesan dalam karangan bunga yang dikirim ke DPR untuk Fadli Zon, Sabtu (29/4).

Mendapat kiriman karangan bunga, Fadli Zon menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada si pengirim.

“Kpd Tim Pencitraan, sy ucapkan terima kasih atas kiriman karangan bunganya utk sy ke DPR. Siapakah Tim Pencitraan?” ujar Fadli Zon lewat akun Twitter-nya, Sabtu (29/4).

Beberapa waktu sebelumnya Fadli Zon juga melontarkan sindiran pedasnya menanggapi fenomena ribuan bunga kepada Ahok-Djarot dari warga, sebagai bentuk simpati dan dukungan kepada keduanya, yang kalah di Pilkada DKI putaran kedua dari pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Fadli menilai karangan-karangan bunga untuk Ahok – Djarot hanyalah sebuah pencitraan murahan dan tidak membawa dampak positif.

Bahkan ia menyebut, jika karangan bunga tersebut diuangkan, maka dapat membantu anak yatim atau biaya pendidikan bagi mereka yang kurang mampu.

“Saya rasa masyarakat sudah tahulah. Itu bisa bukan efek positif yang didapat, tapi efek negatif, apalagi kalau ketahuan sumbernya itu-itu juga. Jadi pencitraan murahan,” sebut Fadli.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...