Rabu, 26 Juli 2017 | 03.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Jurnalisme Tabayyun Jati Diri Jurnalis Indonesia

Jurnalisme Tabayyun Jati Diri Jurnalis Indonesia

Selasa, 2 Mei 2017 - 00:43 WIB

Jakarta, kini.co.id – Dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, seorang jurnalis harus mampu melakukan tabayyun, yakni mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya.

Demikian hal itu disampaikan Jaya Suprana dalam diskusi ‘Memerangi Hoax, Memperkuat Media Siber Nasional sekaligus acara World Press Freedom Day (WPFD) 2017 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (1/5).

Menurutnya tabayyun itu sangat penting karena salah satu jati diri dari jurnalisme Indonesia.

“Salah satu meminimalisir atau mencegah munculnya hoax atau informasi bohong dengan tabayyun. Selama itu dapat dijaga maka akan menjaga peradaban yang ada,” terangnya.

Ditambahkannya, dengan menerapkan jurnalisme tabayyun, para jurnalis siber pasti bisa memilah hoax. Mencari dan memperbaki kekeliruan diri sendiri. Saat manusia berhenti melakukan itu (tabbayun), peradaban akan berhenti, bahkan mundur.

“Dengan jurnalisme tabayyun, jurnalistik di Indonesia mampu menunjukkan pada dunia. Termasuk mampu menaklukkan hoax,” pungkasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 02:40 WIB

PP Pemuda Muhammadiyah, Kontras Akan Ungkap Keganjilan Kasus Novel Siang Ini

Memasuki 106 hari, Rabu (26/7) pihak Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan. Namun belum ...
KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:33 WIB

KPK Dalami Kasus Korupsi Korporasi PT DGI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal pengadaan dan proyek-proyek yang ditangani PT Duta Graha Indah, tersangka tindak pidana korporasi ...
Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji
Ekonomi - Rabu, 26 Juli 2017 - 01:25 WIB

Sri Mulyani: Presiden Minta Redenominasi Dikaji

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden Jokowi telah meminta adanya kajian dari sisi sosial, politik, dan ekonomi terhadap rencana ...
Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:49 WIB

Muchtar Mengaku Pernah Didatangi Orang Suruhan Johan Budi

Muchtar Efendi menyebutkan dirinya didatangi oleh pihak KPK yang mengaku utusan Johan Budi terkait harta yang disita tersebut. Menurutnya, oknum ...
Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK
Hukum - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:46 WIB

Muchtar Efendi Ungkap Ancaman Penyidik KPK

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang terpidana kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi untuk dimintai kesaksian.Dalam ...
RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan
Politik - Selasa, 25 Juli 2017 - 23:14 WIB

RUU Masyarakat Adat Masuki Fase Akhir Perumusan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat yang tengah digodok oleh DPR memasuki fase akhir. Perumusan draf RUU tersebut akan ditajamkan kembali ...