Selasa, 26 September 2017 | 18.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Simpatik 55 akan Lebih Solid

Aksi Simpatik 55 akan Lebih Solid

Reporter : Rakisa | Selasa, 2 Mei 2017 - 17:30 WIB

IMG-22355

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), KH Bachtiar Nasir. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), KH Bachtiar Nasir memastikan, aksi simpatik 55 yang akan digelar pada Jumat (5/5) yang dimulai dzikir dan sholat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yang kemudian longmarch menuju Mahkamah Agung akan lebih kuat dan lebih solid dibanding aksi-aksi sebelumnya yang digelar oleh GNPF.

“Insya Allah aksi nanti akan lebih solid, lebih kuat dan akan dihadiri 3,5 juta massa,” ujarnya dalam keterangan persnya di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/5).

KH Bachtiar juga mengaku bersyukur lantaran aparat tak lagi menganggap GNPF sebagai gerakan anti Pancasila.

“Insya Allah, aparat sekarang sudah mulai paham, ternyata aksi ini tidak seperti mereka duga, seperti teroris, makar, kelompok radikal, anti Pancasila. saya kira itu sudah tidak terbuktilah,” tambahnya.

Menurut UBN sapaan akrab KH Bachtiar, dalam aksi yang disebut 505 itu meminta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai terdakwa kasus penistaan agama dihukum seberat-beratnya. Hukuman tersebut merujuk Pasal 156 a KUHP.

Juru Bicara GNPF-MUI, Kapitra Ampera, menambahkan pihaknya tidak pernah berhenti mengawal perkara tersebut meski gelaran Pilkada DKI telah berakhir.

“Apakah Pilkada DKI selesai, masalah BTP selesai? Tidak. Karena itu (Pilkada) bukan tujuan kami. Tujuan kami pasal penodaan agama itu harus diterapkan,” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...
Kemenperin dorong regenerasi pembatik
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 17:14 WIB

Kemenperin dorong regenerasi pembatik

Dalam pengembangan industri batik nasional secara berkelanjutan, perlu adanya upaya yang harus dilakukan, salah satunya adalah meregenerasi perajin batik. Pasalnya, ...
Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 16:53 WIB

Semester I 2017, nilai ekspor batik capai USD 39 Juta

Nilai ekspor batik dan produk batik sampai dengan semester I tahun 2017 mencapai USD39,4 juta dengan tujuan pasar utamanya ke ...
Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:28 WIB

Agun Gunandjar: Ada Pengawasan Yang Kurang Baik di Tingkat Pimpinan

Ketua tim Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, KPK banyak melanggar prosedur hukum acara dan melanggar HAM. Prosedur ...
Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:21 WIB

Ini Daftar ‘Dosa’ KPK Menurut DPR

Pansus Hak Angket KPK mengaku menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dalam menjalankan tugas dan ...
Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Banyak OTT, Arteria Sebut KPK Hilang Arah

Kritikan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap KPK terus mengalir kepada lembaga antirasuah ini. Politikus PDIP Arteria Dahlan mengkritik tindakan OTT ...