Minggu, 22 April 2018 | 11.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Simpatik 55 akan Lebih Solid

Aksi Simpatik 55 akan Lebih Solid

Reporter : Rakisa | Selasa, 2 Mei 2017 - 17:30 WIB

IMG-22355

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), KH Bachtiar Nasir. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), KH Bachtiar Nasir memastikan, aksi simpatik 55 yang akan digelar pada Jumat (5/5) yang dimulai dzikir dan sholat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yang kemudian longmarch menuju Mahkamah Agung akan lebih kuat dan lebih solid dibanding aksi-aksi sebelumnya yang digelar oleh GNPF.

“Insya Allah aksi nanti akan lebih solid, lebih kuat dan akan dihadiri 3,5 juta massa,” ujarnya dalam keterangan persnya di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/5).

KH Bachtiar juga mengaku bersyukur lantaran aparat tak lagi menganggap GNPF sebagai gerakan anti Pancasila.

“Insya Allah, aparat sekarang sudah mulai paham, ternyata aksi ini tidak seperti mereka duga, seperti teroris, makar, kelompok radikal, anti Pancasila. saya kira itu sudah tidak terbuktilah,” tambahnya.

Menurut UBN sapaan akrab KH Bachtiar, dalam aksi yang disebut 505 itu meminta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai terdakwa kasus penistaan agama dihukum seberat-beratnya. Hukuman tersebut merujuk Pasal 156 a KUHP.

Juru Bicara GNPF-MUI, Kapitra Ampera, menambahkan pihaknya tidak pernah berhenti mengawal perkara tersebut meski gelaran Pilkada DKI telah berakhir.

“Apakah Pilkada DKI selesai, masalah BTP selesai? Tidak. Karena itu (Pilkada) bukan tujuan kami. Tujuan kami pasal penodaan agama itu harus diterapkan,” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...