Selasa, 26 September 2017 | 01.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Simpatik 55, Bachtiar: Jika Ada yang Anarkis Bukan Massa GNPF

Aksi Simpatik 55, Bachtiar: Jika Ada yang Anarkis Bukan Massa GNPF

Reporter : Rakisa | Selasa, 2 Mei 2017 - 19:23 WIB

IMG-22358

Aksi Bela Islam 55 (Dok GNPF)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Umum Gerakan Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, KH Bachtiar Nasir menegaskan aksi simpatik 55 yang digelar pada Jumat (5/5) bukan untuk menekan proses hukum, akan tetapi menuntut keadilan terhadap vonis Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

KH Bachtiar juga menjamin aksi simpatik 55 itu akan berjalan damai. Jika ada yang berbuat anarkis, maka, itu bukan bukan dari GNPF MUI. Karena GNPF tidak ada keinginan untuk anarkis ataupun menggulingkan kekuasaan siapa pun.

“Jika ada yang ingin melakukan anarkis, misalnya tiba-tiba jalan dari Mahkamah Agung ke Istana Presiden, berarti bukan massa GNPF,” tegas Kiai Bachtiar dalam keterangan persnya di AQL Islamic Center Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/5).

Dalam aksi itu, tambah Bachtiar, GNPF MUI hanya akan shalat berjamaah di Masjid Istiqlal kemudian long march ke Mahkamah Agung, setelah itu selesai bubar.

GNPF-MUI akan melakukan orasi dan menyampaikan pesan ke Mahkamah agung untuk memutuskan perkara penodaan agama dengan seadil-adilnya.

“Tanpa intevensi siapa pun, tanpa tekanan siapa pun, murni berdasarkan nurani hukum Mahkamah Agung,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) ...
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...