Jumat, 21 Juli 2017 | 15.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi Simpatik 55, Bachtiar: Jika Ada yang Anarkis Bukan Massa GNPF

Aksi Simpatik 55, Bachtiar: Jika Ada yang Anarkis Bukan Massa GNPF

Reporter : Rakisa | Selasa, 2 Mei 2017 - 19:23 WIB

IMG-22358

Aksi Bela Islam 55 (Dok GNPF)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Umum Gerakan Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, KH Bachtiar Nasir menegaskan aksi simpatik 55 yang digelar pada Jumat (5/5) bukan untuk menekan proses hukum, akan tetapi menuntut keadilan terhadap vonis Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

KH Bachtiar juga menjamin aksi simpatik 55 itu akan berjalan damai. Jika ada yang berbuat anarkis, maka, itu bukan bukan dari GNPF MUI. Karena GNPF tidak ada keinginan untuk anarkis ataupun menggulingkan kekuasaan siapa pun.

“Jika ada yang ingin melakukan anarkis, misalnya tiba-tiba jalan dari Mahkamah Agung ke Istana Presiden, berarti bukan massa GNPF,” tegas Kiai Bachtiar dalam keterangan persnya di AQL Islamic Center Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/5).

Dalam aksi itu, tambah Bachtiar, GNPF MUI hanya akan shalat berjamaah di Masjid Istiqlal kemudian long march ke Mahkamah Agung, setelah itu selesai bubar.

GNPF-MUI akan melakukan orasi dan menyampaikan pesan ke Mahkamah agung untuk memutuskan perkara penodaan agama dengan seadil-adilnya.

“Tanpa intevensi siapa pun, tanpa tekanan siapa pun, murni berdasarkan nurani hukum Mahkamah Agung,” tandasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...