Rabu, 26 Juli 2017 | 13.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>‘Pakdhe Jokowi Kami Masih Padamu’

‘Pakdhe Jokowi Kami Masih Padamu’

Rabu, 3 Mei 2017 - 14:17 WIB

IMG-22367

Karangan bunga di Istana Negara (kininews/wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Setelah menyasar Mabes Polri, kini kiriman karangan bunga juga menyambangi kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/5).

Sedikitnya ada tiga karangan bunga yang berjejer di pintu masuk Kompleks Istana Negara itu. Sebagaimana tercantum dalam tulisannya para pengirim berasal dari kalangan yang berbeda.

Namun demikian, isi dan pesannya hampir serupa berupa dukungan untuk Presiden Jokowi agar menjaga keutuhan NKRI.

“Pakdhe Jokowi kami masih padamu bersama menjaga NKRI,” isi karangan bunga yang dikirim oleh beberapa nama seperti Doni, Peter, Andreas dll.

“Selalu mendukung pak Jokowi untuk menjaga NKRI dari radikalisme agama apapun. Kekeuh selalu sama NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila,” isi karangan bunga yang dikirim oleh Smandel 91 yang cinta toleransi dan NKRI.

“Kepada bpk Jokowi mendukung penegakan NKRI dan Pancasila,” ucap pengirim yang tertera dari Warga Negara Indonesia.

Juru Bicara Presiden, Johan Budi mengaku belum melihat karangan bunga tersebut, namun menurutnya karangan bunga adalah bentuk ekspresi warga.

“Saya belum lihat, itu merupakan ekspresi dari beberapa orang yang mengirim bunga untuk Pak Jokowi. Kiriman itu sebagai bentuk ekspresi saja,” ucapnya saat dihubungi lewat pesan singkat.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...