Rabu, 17 Januari 2018 | 19.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>‘Pakdhe Jokowi Kami Masih Padamu’

‘Pakdhe Jokowi Kami Masih Padamu’

Rabu, 3 Mei 2017 - 14:17 WIB

IMG-22367

Karangan bunga di Istana Negara (kininews/wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Setelah menyasar Mabes Polri, kini kiriman karangan bunga juga menyambangi kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/5).

Sedikitnya ada tiga karangan bunga yang berjejer di pintu masuk Kompleks Istana Negara itu. Sebagaimana tercantum dalam tulisannya para pengirim berasal dari kalangan yang berbeda.

Namun demikian, isi dan pesannya hampir serupa berupa dukungan untuk Presiden Jokowi agar menjaga keutuhan NKRI.

“Pakdhe Jokowi kami masih padamu bersama menjaga NKRI,” isi karangan bunga yang dikirim oleh beberapa nama seperti Doni, Peter, Andreas dll.

“Selalu mendukung pak Jokowi untuk menjaga NKRI dari radikalisme agama apapun. Kekeuh selalu sama NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila,” isi karangan bunga yang dikirim oleh Smandel 91 yang cinta toleransi dan NKRI.

“Kepada bpk Jokowi mendukung penegakan NKRI dan Pancasila,” ucap pengirim yang tertera dari Warga Negara Indonesia.

Juru Bicara Presiden, Johan Budi mengaku belum melihat karangan bunga tersebut, namun menurutnya karangan bunga adalah bentuk ekspresi warga.

“Saya belum lihat, itu merupakan ekspresi dari beberapa orang yang mengirim bunga untuk Pak Jokowi. Kiriman itu sebagai bentuk ekspresi saja,” ucapnya saat dihubungi lewat pesan singkat.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...