Sabtu, 27 Mei 2017 | 13.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Tanggapan Pemerintah Soal Kritikan Ekonomi Ketiga Dunia

Ini Tanggapan Pemerintah Soal Kritikan Ekonomi Ketiga Dunia

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 12:24 WIB

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menuding balik kritikan kritikan yang dilontarkan oleh analis ekonomi asing, Jake van der Kamp terhadap Presiden Jokowi soal klaim pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di dunia.

Sri Mulyani menerangkan, saat itu yang dimaksudkan oleh Presiden Jokowi bukanlah pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di dunia, melainkan tertinggi ketiga di tingkat negara anggota G20.

“Kan slide-nya juga disebutkan di dalam G20. Seharusnya membaca dulu, baru mengomentari, “ kata Sri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/5).

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki apa yang disampaikan Presiden bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan isi slide. Dalam slide tercantum pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di G20.

“Sebenarnya yang disampaikan Presiden termasuk di slidenya beliau itu adalah Indonesia menempati pertumbuhan ketiga setelah India dan Cina, Indonesia itu dalam negara-negara G20,” kata Teten.

“Jadi pidato itu tidak salah, bukan di seluruh dunia. Itu di G20. Saya enggak tahu apakah (jurnalis asing) yang salah mengkutip atau bagiaman,” tambahnya.

Sebelumnya juga Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Hongkong dan berbicara dihadapan para investor Hongkong menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dalam beberapa waktu terakhir masuk tiga tertinggi di dunia.

Pernyataan Jokowi itu membuat jurnalis sekaligus analis ekonomi Jake van der Kamp penasaran untuk mencari tahu karena pernyataan tersebut dianggap hoax.

Dari hasil penelitiannya, ternyata pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak sebaik seperti yang digembar gemborkan oleh Jokowi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia justru kalah jauh dari India, bahkan masih kalah dengan Mongolia, Timor Leste dan Papua Nugini untuk kawasan Asia.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan yang ketiga di dunia, setelah India dan China,” kata Presiden RI Jokowi.

Ketiga di dunia, benarkah itu? Dunia yang mana?” kata Van der Kamp.

Untuk wilayah Asia dia menghitung ada 13 negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dibandingkan Indonesia yang hanya 5,02 persen.

Sementara itu dianggap menyebarkan hoax, Presiden Jokowi mengatakan bahwa sudah semestinya bagi media dan seluruh pihak untuk bersama-sama meluruskan dan menjernihkan.

“Baik media mainstream maupun media online mestinya meluruskan kalau ada berita-berita yang tidak benar. Jangan malah kalau ada berita tidak benar malah tidak diluruskan, tapi diangkat atau diviralkan. Itu yang menurut saya perlu kita garap bersama-sama,” tutur Jokowi, Rabu (3/5) malam saat menghadiri Word Press Freedom Day (WPFD) 2017 di JCC.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:07 WIB

Tak Pulang Dua Hari, Eddy Tewas di Atas Rumah

Sungguh tragis nasib Sulaidawati, setelah mencari suaminya Eddy Suprianto (60) selama dua hari tidak ketemu, sejak Rabu (24/5/2017). Namun, suaminya ...
Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:04 WIB

Diduga Tersengat Aliran Listrik ACCU Mobol, Tawi Tewas

Seorang pekerja di CV Parma, Kampung Cikiwul RT 003 RW 001, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, tewas setelah jatuh tergeletak dan ...
KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:23 WIB

KPK OTT Tujuh Orang dari BPK dan Kementrian

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap tujuh orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pejabat Kementerian Desa, ...
Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 23:07 WIB

Ledakan Kampung Melayu Gunakan Serbuk Mother of Satan

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan jenis bahan peledak yang digunakan Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam dalam melakukan aksinya, Rabu ...
Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu
Peristiwa - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:57 WIB

Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam Pelaku Peledakan di Kampung Melayu

Identitas pelaku peledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5) malam lalu telah terindentifikasi berdasarkan hasil test DNA. ...
Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli
Hukum - Jumat, 26 Mei 2017 - 22:14 WIB

Panglima TNI Minta Media Awasi Kasus Korupsi Heli

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo berjanji akan terbuka soal penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW)-101."Jangan khawatir ...