Selasa, 16 Januari 2018 | 18.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Tanggapan Pemerintah Soal Kritikan Ekonomi Ketiga Dunia

Ini Tanggapan Pemerintah Soal Kritikan Ekonomi Ketiga Dunia

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 12:24 WIB

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menuding balik kritikan kritikan yang dilontarkan oleh analis ekonomi asing, Jake van der Kamp terhadap Presiden Jokowi soal klaim pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di dunia.

Sri Mulyani menerangkan, saat itu yang dimaksudkan oleh Presiden Jokowi bukanlah pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di dunia, melainkan tertinggi ketiga di tingkat negara anggota G20.

“Kan slide-nya juga disebutkan di dalam G20. Seharusnya membaca dulu, baru mengomentari, “ kata Sri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/5).

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki apa yang disampaikan Presiden bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan isi slide. Dalam slide tercantum pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di G20.

“Sebenarnya yang disampaikan Presiden termasuk di slidenya beliau itu adalah Indonesia menempati pertumbuhan ketiga setelah India dan Cina, Indonesia itu dalam negara-negara G20,” kata Teten.

“Jadi pidato itu tidak salah, bukan di seluruh dunia. Itu di G20. Saya enggak tahu apakah (jurnalis asing) yang salah mengkutip atau bagiaman,” tambahnya.

Sebelumnya juga Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Hongkong dan berbicara dihadapan para investor Hongkong menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dalam beberapa waktu terakhir masuk tiga tertinggi di dunia.

Pernyataan Jokowi itu membuat jurnalis sekaligus analis ekonomi Jake van der Kamp penasaran untuk mencari tahu karena pernyataan tersebut dianggap hoax.

Dari hasil penelitiannya, ternyata pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak sebaik seperti yang digembar gemborkan oleh Jokowi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia justru kalah jauh dari India, bahkan masih kalah dengan Mongolia, Timor Leste dan Papua Nugini untuk kawasan Asia.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan yang ketiga di dunia, setelah India dan China,” kata Presiden RI Jokowi.

Ketiga di dunia, benarkah itu? Dunia yang mana?” kata Van der Kamp.

Untuk wilayah Asia dia menghitung ada 13 negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dibandingkan Indonesia yang hanya 5,02 persen.

Sementara itu dianggap menyebarkan hoax, Presiden Jokowi mengatakan bahwa sudah semestinya bagi media dan seluruh pihak untuk bersama-sama meluruskan dan menjernihkan.

“Baik media mainstream maupun media online mestinya meluruskan kalau ada berita-berita yang tidak benar. Jangan malah kalau ada berita tidak benar malah tidak diluruskan, tapi diangkat atau diviralkan. Itu yang menurut saya perlu kita garap bersama-sama,” tutur Jokowi, Rabu (3/5) malam saat menghadiri Word Press Freedom Day (WPFD) 2017 di JCC.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...
Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti
Pendidikan - Selasa, 16 Januari 2018 - 14:49 WIB

Istri Melahirkan, PNS Bisa Ajukan Cuti

Cuti melahirkan kini tak hanya diperbolehkan untuk wanita. Para pegawai negeri sipil (PNS) pria di Indonesia kini juga bisa mengajukan ...
Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 13:39 WIB

Begini Kinerja Ketua DPR Baru Menurut Agus Hermanto

Telah dilantiknya Ketua DPR RI baru tentunya membawa suasana dan semangat baru di lingkungan Parlemen.Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto ...