Jumat, 21 Juli 2017 | 15.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Panggil Mantan Menko Perekonomian era Megawati

KPK Panggil Mantan Menko Perekonomian era Megawati

Reporter : Rakisa | Kamis, 4 Mei 2017 - 12:29 WIB

IMG-22407

Gedung KPK (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – Mantan Menko Perekonomian era Presiden Megawati, Dorojatun Kuntjoro Jakti akan diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/5).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami penyelidikan terkait pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada pemegang saham pengendali Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligator BLI kepada BPPN.

Kali ini untuk mendalami hal itu, KPK memanggil mantan Meko Perekonomian era Presiden Megawati, Dorojatun Kuntjoro Jakti untuk dimintai keterangan untuk saksi Syafruddin Arsjad Temenggung (SAT).

“Dorojatun diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (4/5).

Sebelumnya Guru Besar Emirtus FE- UI itu, juga pernah dipanggil KPK untuk diminta keterangannya terkait penyelidikan SKL ini.

Seperti diketahui Syafruddin merupakan tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp138,4 triliun ini. Sebelumnya Syafruddin menjabat sebagai Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Ia diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri dan orang lain, sehingga merugikan keuangan negara hingga Rp3,7 triliun.

Atas perbuatannya, ‎Syafruddin ‎disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...